Israel Protes Macron
Israel Protes Macron

Masyarakat Israel Pun Ikut Turun ke Jalan Kecam Macron

Tel Aviv — Ratusan orang melakukan unjuk rasa di luar kediaman duta besar Prancis untuk Israel pada Sabtu (24/10/2020) malam kemarin. Demonstrasi itu dilakukan sebagai reaksi atas komentar Presiden Emmanuel Macron menyoal kartun Nabi Muhammad SAW.

Dari pantauan, para pengunjuk rasa menerapkan protokol kesehatan Covid-19 saat berunjuk rasa. Mereka mengenakan masker selain membawa spanduk berbahasa Arab yang bertuliskan Nabi Muhammad.

Demonstrasi itu dilakukan selepas Isya di distrik Jaffa yang sebagian besar merupakan keturunan Arab di Tel Aviv. Salah satu demonstran, Amin Bukhari, menuduh Macron memainkan permainan “ekstrem kanan”.

“Nabi Muhammad adalah orang yang paling suci dalam Islam dan siapa pun yang menyerang kehormatannya, menyerang seluruh Muslim,’’ katanya kepada orang banyak dikutip dari Ynetnews, Senin (26/10/2020).

Berbicara di luar kediaman resmi duta besar Prancis Eric Danon, Bukhari berkata saling menghormati adalah pilihan utama.

“Kita harus menghormati Musa di antara orang-orang Yahudi, kita harus menghormati Yesus Kristus yang adalah nabi kita juga, dan kita harus menghormati Nabi Muhammad SAW,” katanya.

Demonstrasi itu berjalan lancar tanpa ada insiden. Tak hanya demonstrasi di negara-negara Arab dan Israel, seruan untuk memboikot barang-barang Prancis juga berkembang di dunia Arab dan sekitarnya sebagai tanggapan atas komentar Macron.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Mudik Saat Pandemi Corona Hukumnya Haram

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

buya syafii maarif

Mengenang Buya Syafii Maarif : Tokoh Sederhana yang Teguh Memegang Prinsip Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan

Sejatinya, teramat sulit untuk menuliskan judul tentang sosok inspiratif Buya Syafii Maarif. Bukan karena kekurangan …

Buya Syafi'i Ma'arif

Selamat Jalan Guru Bangsa, Selamat Jalan Buya Syafi’i Maarif Sang Teladan Umat

Jakarta – Buya Syafi’i Ma’arif kembali ke Haribaan Allah SWT dalam kesederhanaan, seorang guru bangsa …