Tiga siswa terpaksa belajar di luar kelas akibat mengenakan hijab
Tiga siswa terpaksa belajar di luar kelas akibat mengenakan hijab

Ogah Lepas Hijab, 2 Siswa di India Harus Belajar di Luar Kelas

Jakarta – Diskriminasi terhadap umat Muslim terus saja terjadi di India. Ketidakberpihakan pemerintah India dalam hal ini dibawah kendali Perdana Menteri Narendra Modi, membuat banyak kejadian dimana umat Muslim diperlakukan tidak adil mayoritas umat Hindu.

Tidak hanya di arena politik dan sosial kemasyarakatan, bahkan di lingkungan sekolah, siswa dan siswi Muslim pun juga mendapat perlakuan yang tidak adil. Seperti yang dialami oleh seorang siswi bernama AH Almas (18 tahun) dan dua orang temannya yang harus belajar di luar kelas karena mereka bersikeras tetap mengenakan hijab, sementara sang guru melarangnya.

Dikutip dari Al Jazeera, peristiwa itu terjadi pada Desember 2021 lalu. Almas dan dua rekannya kaget saat dilarang masuk kelas. Bahkan sang guru sambil berteriak menyuruh mereka untuk keluar kelas. Almas dan dua rekannya itu adalah siswi di Perguruan Tinggi Pra-Universitas Negeri (Goverment PU College) khusus wanita di distrik Udupi, kota di negara bagian Karnataka, India,

“Ketika kami tiba di pintu kelas, guru mengatakan kami tidak bisa masuk kelas dengan hijab. Guru meminta kami untuk melepaskannya,” kata Almas.

Ketiga siswi tersebut merasa bingung dan harus membuka hijab jika ingin masuk ke ruangan kelas. Sejak saat itu, bukan hanya tiga siswi tersebut yang tidak bisa masuk kelas karena berhijab, tiga siswi muslim lainnya yang memakai hijab mengalami nasib serupa. Mereka harus duduk di luar kelas.

Administrasi sekolah menyebut keenam siswi tersebut melanggar aturan karena mengenakan hijab, yang bukan bagian dari seragam. Tetapi para siswa mengatakan kepada Al Jazeera bahwa hijab adalah bagian dari iman mereka. Dan memakainya adalah hak yang dijamin oleh hukum.

Baca Juga:  KH Miftachul Akhyar Terpilih Menjadi Rais Aam PBNU

A H Almas dan siswi lainnya yang berhijab dinyatakan absen dari kelas sejak 31 Desember 2021. Padahal mereka datang ke sekolah setiap hari.

“Kami tidak akan mengalah, tidak mungkin,” ucap Aliya Assadi, siswa berhijab lainnya yang tidak diizinkan masuk kelas.

Kisah para siswi di India dilarang masuk kelas karena berhijab ini viral setelah foto mereka duduk di tangga, di luar kelas mereka. Foto ini menarik perhatian netizen yang ikut memprotes tindakan sekolah pada para siswi berhijab tersebut.

“Karena foto inilah masalah kami disorot di media,” kata Aliya Assadi.

Pihak sekolah memaksa siswi untuk menuliskan surat pernyataan jika mereka sengaja tidak masuk kelas.  Al Jazeera melaporkan aksi para siswi yang memilih tetap memakai hijab ini membuat pihak administrasi sekolah melakukan tindakan tegas. Pihak sekolah memaksa para siswi tersebut untuk menulis surat yang mengakui bahwa mereka melewatkan kelas dengan sengaja.

“Kami mencoba menolak tetapi kepala sekolah dan guru mengancam bahwa kami merusak karier mereka,” ucap Zainab, siswi lainnya.

Zainab kini lega karena apa yang terjadi di sekolahnya mendapat perhatian dari seluruh dunia. Namun, para siswa juga menghadapi penghinaan dan diskriminasi atas pembangkangan yang mereka lakukan.

Sementara itu dalam konfirmasinya, kepala sekolah yang bernama Rudre Gowda menuturkan bahwa mereka tidak dapat mengizinkan para siswi mengenakan hijab di ruang kelas. Rudre menegaskan hijab bukan bagian dari seragam. Dia mengaku hanya mematuhi arahan dari Kementerian Pendidikan India.

Gowda melanjutkan ini adalah pertama kalinya masalah siswi berhijab muncul di sekolah. Namun alumni sekolah tersebut mengatakan hal serupa pernah terjadi sebelumnya.

“Begitu seorang guru membuat seorang siswi yang mengenakan hijab duduk di lantai di tengah kelas dan menanggalkan hijabnya, kami menghadapi banyak penghinaan karena memilih untuk mengenakan hijab. Tetapi pada saat itu, mereka mengizinkan kami di dalam kelas,” Athiya salah satu alumni yang saat ini belajar di Universitas Manipal di Karnataka, India.

Baca Juga:  MUI Minta India Hentikan Kekerasan, Pengusiran, dan Penganiayaan Terhadap Muslim DIhentikan

Larangan siswi memakai hijab di sekolah karena bukan bagian dari seragam ini memicu kemarahan di India. Kelompok mahasiswa dan hak asasi manusia menuduh pihak sekolah bias terhadap minoritas Muslim.

“Kami berdiri teguh dengan mereka dalam solidaritas dan dukungan mutlak. Kami menuntut agar mereka yang berada di pemerintahan menghentikan skors untuk para siswi muslim yang berhijab. Dan para siswi ini harus diizinkan memasuki ruang kelas dengan hijab, harga diri dan martabat mereka,” ucap aktivis Afreen Fatima, sekretaris Gerakan Persaudaraan di New Delhi.

“Ini adalah Islamofobia. Ini adalah apartheid,” katanya lagi.

Dukungan lainnya untuk para siswi muslim yang dilarang masuk kelas karena berhijab itu datang dari asosiasi pengacara lokal. Mereka menulis surat kepada pemerintah negara bagian, menuntut penyelidikan terhadap pihak sekolah dan guru karena melecehkan para siswa.

“Penolakan pendidikan kepada siswa Muslim dan memaksa mereka untuk memilih antara mendapatkan pendidikan dan iman mereka adalah masalah hak asasi manusia,” tulis asosiasi itu dalam suratnya.

Campus Front of India (CFI), sebuah organisasi mahasiswa Muslim yang aktif di negara-negara bagian India Selatan, juga mendesak pihak sekolah untuk membatalkan aturannya tentang hijab.

“Para siswi menuntut hak-hak dasar mereka. Kami berdiri bersama mereka dalam perjuangan ini,” kata Aseel Akram, anggota CFI di Udupi kepada Al Jazeera.

Akram menambahkan para siswi tersebut sudah bertemu dengan pihak sekolah untuk menyelesaikan masalah ini. Tetapi setelah pertemuan itu belum ada tindakan yang diambil. Dia menuduh pihak sekolah berada di bawah tekanan dari pemerintah negara bagian untuk menolak hak-hak siswi itu.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

akhlak rasulullah

Khutbah Jumat – Pentingnya Akhlaq Dalam Bermasyarakat

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …

Ars Vita Alamsyah

Hebat, Muslimah Indonesia Ini Menjadi Salah Satu Ilmuwan di Space-X Milik Elon Musk

Jakarta – Space-X adalah perusahaan multi raksasa milik orang terkaya di dunia, Elon Musk, yang …