Maulid Akbar
Maulid Akbar

PBNU Gelar Maulid Akbar dan Doa Untuk Keselamatan Bangsa di Masjid Istiqlal

Jakarta – Lembaga Dakwah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (LD PBNU) akan menggelar Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan Bangsa pada Selasa (19/10/2021) atau 13 Rabiul Awal 1443 Hijriah di Masjid Istiqlal, Jakarta Pusat. Kegiatan ini juga disiarkan langsung melalui virtual, baik Zoom maupun via media soaial resmi NU.

Rencananya, Maulid Nabi ini akan dihadiri oleh Rais Aam PBNU KH Miftachul Akhyar, Ketua Umum PBNU Profesor Dr KH Said Aqil Siradj MA, Ketua Lembaga Dakwah PBNU KH Agus Salim, Imam Besar Masjid Istiqlal Prof. Dr. KH.  Nazarudin Umar.

Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Wakil Presiden KH Ma’ruf Amin juga akan hadir dalam gelaran Maulid Akbar dan Doa untuk Keselamatan ini.

Ketua LD PBNU KH Agus Salim mengatakan kegiatan akbar ini diselenggarakan dalam rangka tetap menghidupkan momentum kelahiran Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam pada tanggal 12 Rabiul Awal.

Ia menambahkan, melalui kegiatan ini berharap umat Islam, khususnya warga Nahdliyyin, makin meneladani Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. Terlebih lagi mengharapkan covid-19 di Indonesia segera berakhir, dan negeri pun menjadi pulih lagi.

“Serta Indonesia selalu diberi keselamatan dan diberi kemudahan serta wabah pendemi covid-19 semoga segera berakhir,” katanya dalam keterangan resminya dikutip dari laman okezone.com Portal, Senin (18/10/2021)

Lebih lanjut dengan barokah Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam, Muktamar Ke-34 NU yang rencananya dilaksanakan di Lampung pada 23–25 Desember 2021 juga berharap diberikan kelancaran dan kesuksesan serta menghasilkan keputusan-keputusan yang bermanfaat bagi bangsa Indonesia.

Ketua Panitia Maulid Akbar yang diselenggarakan LD PBNU KH Misbahul Munir menjelaskan seluruh rangkaian acara yang digelar di Masjid Istiqlal secara luring akan menerapkan protokol kesehatan secara ketat. Untuk undangan khusus yakni berjumlah 100 orang dan pembicara hadir di Panggung Utama Masjid Istiqlal.

Baca Juga:  Ini Komentar PBNU Terkait Banser Yang Dicap Kafir

“Semua yang hadir di Masjid Istiqlal sudah divaksin dengan menunjukkan sertifikat melalui aplikasi PeduliLindungi dan akan di-swab antigen sebelum memasuki Masjid Istiqlal,” terangnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Dr KH Adnan Anwar

Membangun Kebanggaan Nasional untuk Lawan Intoleransi, Radikalisme dan Terorisme

Jakarta – Semangat nasionalisme pada Hari Kebangkitan Nasional (Harkitnas) menandakan rumusan identitas kebangsaan yang tidak …

uas ditolak masuk singapura berikut hal yang diketahui sejauh ini

Ormas Perisai Pendukung UAS Demo Kedubes Singapura Siang Ini

Jakarta – Penolakan Pemerintah Singapura terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) yang hendak memasuki wilayah Singapura …