mencintai negeri
mencintai negeri

Refleksi Peringatan Maulid Nabi : Mencintai Negeri bagian Meneladani Rasulullah

Peringatan Maulid Nabi sejatinya adalah mempelajari sirah, akhlak dan ekspresi cinta kepada Rasulullah. Semua ini dilakukan untuk selalu menjadikan Rasulullah sebagai idola dan panutan. Generasi muda muslim seolah krisis idola sehingga sulit mencari teladan terbaik dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

Miris sekali, melihat anak muda yang teriak militan yang mengharamkan segala hal. Demokrasi diharamkan, nasionalisme diharamkan hingga terkadang perjanjian bersama falsafah negara kadang dianggap thagut. Dengan dasar agama mereka berbusa-busa dengan semangat membara.

Kenapa hal itu terjadi? Salah memilih idola. Mereka anggap ustadz dan mentornya adalah benar dari segala hal. Mereka menduga cara beragamanya sudah sesuai tuntunan Nabi. Padahal, sejatinya mereka hanya fanatic terhadap satu tokoh dengan mengabaikan sumber yang lain.

Lihatlah bagaimana mereka mengharamkan nasionalisme atau istilah lain cinta tanah air. Tidakkah mereka melihat bagaimana Rasulullah bahkan para Nabi sebelumnya mencintai tanah kelahirannya. Mencintai tanah air adalah sunnah para nabi-nabi.

Qur’an merekam doa Nabi Ibrahim kepada sebuah negeri: Nabi Ibrahim as yang difirmankan Allah SWT dalam Qur’an Surat Al-Baqarah ayat 126: Artinya: “Ya Tuhanku, jadikanlah negeri ini negeri yang aman sentosa, dan berikanlah rezeki dari buah-buahan kepada penduduknya yang beriman di antara mereka kepada Allah dan hari kemudian.”(QS. Al-Baqarah [2]: 126).

Tidak ada sedikitpun yang meragukan bahwa pembelaan dan keicntaan terhadap negara atau tanah air bagian dari kewajiban seorang muslim. Dalam fikih menjaga negara adalah bagian dari menjaga terpenuhinya maqasid asy syari’ah (tujuan syariat). Dengan menjaga negara kita menjamin terjaganya agama, harta, nyawa, keturunan dan kehormatan. Dalam Islam menjaga tanah air adalah menjaga lima pilar ini.

Cinta tanah air bagian pula dari sunnah Nabi. Kenapa kita tidak pernah menjadikannya sebagai bagian dari sunnah. Salah satu bukti Rasulullah mencintai sebuah negeri adalah berikut ini :

Baca Juga:  Hati-Hati Menggunakan Aplikasi Islami ! Berikut Beberapa Aplikasi Milik Salafi Wahabi

ﺛﻢ ﻗﺎﻝ ﺭﺳﻮﻝ اﻟﻠﻪ ﺻﻠﻰ اﻟﻠﻪ ﻋﻠﻴﻪ ﻭﺳﻠﻢ: «اﻟﻠﻬﻢ ﺣﺒﺐ ﺇﻟﻴﻨﺎ اﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻛﺤﺒﻨﺎ ﻣﻜﺔ ﺃﻭ ﺃﺷﺪ، اﻟﻠﻬﻢ ﺑﺎﺭﻙ ﻟﻨﺎ ﻓﻲ ﺻﺎﻋﻨﺎ ﻭﻓﻲ ﻣﺪﻧﺎ، ﻭﺻﺤﺤﻬﺎ ﻟﻨﺎ، ﻭاﻧﻘﻞ ﺣﻤﺎﻫﺎ ﺇﻟﻰ اﻟﺠﺤﻔﺔ»، ﻗﺎﻟﺖ: ﻭﻗﺪﻣﻨﺎ اﻟﻤﺪﻳﻨﺔ ﻭﻫﻲ ﺃﻭﺑﺄ ﺃﺭﺽ اﻟﻠﻪ

Kemudian Nabi shalallahu alaihi wasallam berdoa: “Ya Allah Jadikan kami mencintai Madinah, seperti cinta kami kepada Makkah. Atau lebihkan cinta pada Madinah. Ya Allah berkahilah timbangan dan ukuran kami. Sehatkanlah Madinah untuk kami. Pindahkanlah wabah penyakit ini ke kota Juhfah.” Kata Aisyah: Madinah adalah bumi Allah yang paling banyak wabah penyakitnya (HR Bukhari)

Dalam sebuah hadist lain :

عَنْ أَنَسٍ أَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَانَ إِذَا قَدِمَ مِنْ سَفَرٍ فَنَظَرَ إِلَى جُدُرَاتِ الْمَدِينَةِ أَوْضَعَ نَاقَتَهُ وَإِنْ كَانَ عَلَى دَابَّةٍ حَرَّكَهَا مِنْ حُبِّهَا ……. وَفِي الْحَدِيثِ دَلَالَةٌ عَلَى فَضْلِ الْمَدِينَةِ وَعَلَى مَشْرُوعِيَّة حُبِّ الوَطَنِ والحَنِينِ إِلَيْهِ .

Artinya: “Diriwayatkan dari sahabat Anas; bahwa Nabi SAW ketika kembali dari bepergian, dan melihat dinding-dinding Madinah beliau mempercepat laju untanya. Apabila beliau menunggangi unta maka beliau menggerakkanya (untuk mempercepat) karena kecintaan beliau pada Madinah. (HR. Bukhari, Ibnu Hibban, dan Tirmidzi).

Hadist ini secara terang benderang menggambarkan sikap Nabi dalam mencintai negerinya. Di manapun beliau hidup, baik di Makkah atau Madinah selalu cinta pada negeri di mana beliau tinggal. Ini menjadi bukti, bahwa cinta tanah air adalah bagian sunnah Nabi.

Cinta terhadap negeri adalah fitrah manusia yang tidak bisa dinafikan sebagaimana Rasulullah mencintai tanah kelahiran dan masyarakat Madinah yang dibangun bersama. Mencintai negeri yang kita tinggali bukan bagian dari hal buruk bahkan tidak bertentangan dengan syariat. Justru mencintai negeri dan tanah kelahiran adalah bagian dari sunnah Nabi.

Bagikan Artikel ini:

About Islam Kaffah

Check Also

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …

amarah

Amarah yang Merusak dan Tips Menyembuhkan

Marah merupakan salah satu perbuatan yang merugikan diri sendiri dan orang lain. Orang yang tak …