anggota selamati meletakkan bunga tanda berduka di lokasi penabrakan 210608061310 314
anggota selamati meletakkan bunga tanda berduka di lokasi penabrakan 210608061310 314

Pusat Kebudayaan Islam Quebec Kecam Serangan Islamofobia ‘Kebencian Itu Masih Ada dan Itu Bencana’

ONTARIO – Islamofobia masih kerap melanda masyarakat minoritas muslim dibeberapa negara, gangguan yang diterima oleh minoritas muslim bukan hanya hinaan namun telah mengarah kepada tindakan terorisme, seperti yang dilakukan oleh seorang pemuda berusia 20 tahun bernama Nathaniel Veltman yang menabrakkan truk kepada keluarga muslim sehingga menyebabkan wafatnya 4 anggota keluarga dan 1 orang mengalami luka serius.

Kecaman terhadap tindakan terorisme yang dilatarbelakangi sikap islamofobia di Kanada dilontarkan oleh banyak tokoh dan negara, bahkan didalam negeri Kanada sendiri kecaman terhadap tindakan tidak berperikemanusiaan tersebut mengalir deras.

Pendiri Pusat Kebudayaan Islam kota Quebec (ICCQC), Boufeldja Benabdallah merasa sedih dan berempati terhadap keluarga lima Muslim yang menjadi korban serangan pengemudi truk di London, Ontario, Kanada pada Ahad lalu. Ia mengatakan insiden itu mengingatkan bahwa Muslim sebagai minoritas di Kanada itu harus tetap waspada. “Ini menunjukkan bahwa kebencian masih ada dan itu adalah bencana,” kata Benabdallah seperti dilansir Global News dan ihram.co.id pada Rabu (9/6).

Diketahui seorang pria Kanada yaitu Nathaniel Veltman (20 tahun) dengan sengaja menabrak lima keluarga Muslim dengan sebuah truk. Empat orang meninggal dan satu orang selamat namun mengalami luka serius. Veltman pun ditangkap dengan  tuduhan pembunuhan tingkat pertama.

“Saya bisa merasakan apa yang keluarga korban rasakan. Saya merinding karena saya telah melihat tragedi dan kematian yang sangat kejam,” kat Benabdallah.

Ia pun mengecam tindakan itu dan menegaskan kepada orang-orang yang mempunyai niat buruk terhadap Islam agar lebih baik berupaya mengenal lebih dekat dengan berkomunikasi.

“Pada yang masih memiliki kepahitan terhadap minoritas. Datang dan temui. Anda akan didengarkan dan mengetahui bahwa apa yang Anda yakini tentang kami adalah salah. Mereka adalah orang-orang seperti Anda,” katanya.

Baca Juga:  Lakukan Pengobatan ala Rasulullah, Benzema: Alhamdulillah

Sementara itu Kepala Kepolisian London, Steve Williams mengatakan kerabat korban tidak berkenan merilis nama anggota keluarga yang meninggal karena insiden itu. Namun teridentifikasi yang meninggal adalah seorang wanita berusia 74 tahun, pria 46 tahun, wanita 44 tahun, dan gadis 15 tahun. Sedang yang selamat seorang anak laki-laki berusia 9 tahun yang kini dirawat di rumah sakit tengah dalam kondisi serius.

Serangan terhadap Muslim di Kanada pernah terjadi empat tahun lalu ketika seorang  pria bersenjata menyerang masjid Quebec pada 29 Januari 2017. Pria itu menembak mati enam Muslim dan melukai 19 orang lainnya. Insiden itu membuat pemerintah Kanada mendedikasikan 29 Januari sebagai hari untuk menghormati para korban serangan mematikan itu. Secara resmi dikenal sebagai Hari Peringatan Nasional Serangan Masjid Quebec dan Aksi Melawan Islamofobia.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

AC Milan ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad

AC Milan Ucapkan Selamat Maulid Nabi Muhammad Kepada Fans Beragama Islam

Milan – Klub sepakbola AC Milan memberi ucapan selamat Maulid Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wassallam. …

Ken Setiawan di UM Metro

Ken Setiawan: Ribuan Kelompok Radikal yang Mengatasnamakan Agama di Lampung Masih Gentayangan

Lampung – Pendiri Negara Islam Indonesia (NII) Crisis Center Ken Setiawan mengaku prihatin terhadap fenomena …