Ustadz Abdul Somad
Ustadz Abdul Somad

Selain UAS, Singapura Pernah Larang Masuk Pastor Asal AS Karena Jelekkan Islam

Singapura – Berita tentang penolakan pemerintah Singapura terhadap Ustadz Abdul Somad (UAS) masih diperbincangkan, bahkan ada yang mengaitkan dengan sikap Islamofobia. Namun sebenarnya pemerintah Singapura diketahui pernah menolak seorang Pastor dari Amerika Serikat (AS) karena diketahui menjelekkan agama Islam.

Pastor asal Amerika Serikat itu diketahui bernama Lou Engle. Lou ditolak masuk ke Singapura pada tahun 2019 silam. Lou ditolak masuk karena pernah berkomentar miring terhadap umat Islam saat berbicara di sebuah acara setahun sebelumnya, tepatnya di bulan Maret 2018.

Saat itu, Lou menyampaikan khotbah di depan jamaah Singapore Christian Church. Menurut kesaksian jamaah, saat itu Lou berbicara menjelek-jelekkan agama Islam. Selama ini, Lou memang dikenal sebagai pastor yang ‘Anti Islam’.

Dikutip dari mothership.sg dan detik.com Rabu (18/5/2022), karena ceramah ‘Anti Islam’ itu, Lou pun dilarang berceramah lagi di Singapura. Sebelum keputusan cekal itu keluar, Lou sempat dipanggil oleh Kepolisian Singapura untuk diinterogasi, namun dia tidak memenuhi panggilan itu.

Sebagai informasi, penceramah agama, baik Kristen maupun agama lainnya wajib untuk melamar visa khusus yang disebut Misscelaneous Work Pass (MWP). MWP ini bisa didapatkan dengan bantuan sponsor yang mengajukan berkas ke Kementerian Dalam Negeri Singapura (MHA).

Nah, karena ulah Lou, MHA pun memperingatkan kepada pastor-pastor lokal yang membantu pastor asal AS itu untuk memperoleh MWP, agar lebih berhati-hati lagi dalam memilih penceramah.

Pihak MHA melarang Lou Engle untuk masuk ke Singapura selama satu tahun sejak keputusan itu ditetapkan. Sementara itu, pastor-pastor lokal Singapura telah memohon maaf kepada umat Muslim Singapura atas komentar Engle yang ofensif itu.

Setahun sebelumnya, tepatnya bulan September 2017, pemerintah Singapura juga menolak masuk dua orang penceramah Kristen dari luar negeri yang hendak menghadiri acara di Singapura. Kedua penceramah Kristen itu ditolak masuk karena mereka membuat komentar yang merendahkan dan menyerang agama lain.

Baca Juga:  Ini Tips dari Eks Bek Arsenal dan Liverpool Agar Puasa Tak Halangi Jadi Pemain Profesional

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Wanita Arab Saudi dengan model rambut baru

Tak Lagi Wajib Pakai Jilbab, Wanita Arab Saudi Eforia Rambut Bondol

Riyadh – Para wanita di Arab Saudi kini tak lagi wajib memakai jilbab. Kerajaan Arab …

cc f c b bcbd

Siapa Sangka Ka’bah Pernah Ditutup, Berikut 5 Peristiwa Bersejarah yang Bikin Ka’bah Ditutup

Jakarta – Ka’bah merupakan kiblat umat muslim seluruh dunia, setiap tahunya jutaan umat muslim berdatangan …