Tasawuf Relevan Dengan Kehidupan Bermasyarakat dan Beragama di Indonesia

Jakarta Tasawuf adalah ilmu untuk mengetahui bagaimana cara menyucikan jiwa menjernihan akhlaq membangun dhahir dan batin serta untuk memperoleh kebahagian yang abadi Pemahaman makna tasawuf ini sangat relevan dengan kehidupan bermasyarakat dan beragama di Indonesia Pasalnya dalam pencarian terhadap kasih dan anugerah Tuhan yang mahakuasa manusia harus menerapkan kepedulian dan kecintaan kepada semua penghuni bumi Ilmu tasawuf mengumpamakan manusia sebagai burung Untuk bisa terbang dibutuhkan dua sayap yang satu adalah cinta dan yang lain ilmu ujar Guru Besar Filsafat Islam Universitas Paramadina Abdul Hadi WM dalam diskusi Kajian Etika dan Peradaban ke 6 di Universitas Paramadina Jakarta Rabu 27 2 2019 dikutip dari laman kompas id Tema diskusi itu adalah Batas batas Pengetahuan Subyektif Tasawuf Spekulatif dan Tasawuf Syariah Al Ghazali yang membahas pandangan keislaman dan spiritualitas berdasar pemikiran Abu Hamid Muhammad Al Ghazali 1058 1111 yang biasa dikenal dengan gelar Imam Ghazali Tasawuf merupakan proses mencari ketenangan batin dan kecintaan kepada Tuhan Yang Mahakuasa Tujuan dari tasawuf adalah mencapai makrifat atau pengetahuan mengenai Tuhan Tasawuf menjadi salah satu disiplin ilmu pada abad ketujuh melalui ulama Ibn Arabi yang menyusun ilmu tasawuf sistematis dengan menggabungkan wahyu kalbu dan akal Selanjutnya studi tasawuf dikembangkan oleh Imam Ghazali Baca juga Masjid Cikal Harapan Buah Pengabdian 9 Aktivis KohatiHadi menjelaskan prinsip tasawuf banyak dipahami dengan keliru dan dianggap hanya mementingkan batin dan mengesampingkan ilmu maupun hukum Padahal di dalam pencarian terhadap Tuhan manusia harus bisa mengintegrasikan ilmu hukum adab dan spiritualitas di dalam kehidupan sehari hari Semuanya adalah sebuah kesatuan Terdapat beberapa ulama Nusantara yang mendalami tasawuf sekaligus juga filsafat tafsir dan fikih antara lain Maulana Malik Ibrahim Sunan Bonang dan Hamzah Fansuri Mereka menekankan bahwa dalam mencari pencerahan hal terpenting adalah tujuan Jenis jalan yang diambil atau tarekat tidak masalah tuturnya Ia mengemukakan bahwa Tuhan memiliki dua jenis cinta yaitu kepada seluruh ciptaannya dan kepada orang orang tertentu Konsep pertama disebut rahman dan harus diterapkan kepada umat manusia dan alam tanpa terkecuali Setelah cinta yang universal itu baru masuk konsep rahim yakni cinta yang spesifik ditujukan kepada orang orang tertentu seperti cinta ibu kepada anaknya Berpegang pada prinsip ini keimanan dan ketakwaan seseorang tidak akan luntur meskipun ia berada di tengah masyarakat yang majemuk karena ia meyakini cinta kepada Tuhan tercermin kepada perbuatannya sehari hari dan cara ia memperlakukan umat manusia secara baik jelas Hadi Hadi menuturkan perkembangan Islam di Nusantara melalui jalur perdagangan merupakan salah satu ciri dari penerapan tasawuf Berdagang merupakan tindakan yang mengutamakan pertemuan dengan berbagai golongan yang berbeda dan membangun relasi Di dalamnya tidak ada niat untuk menguasai orang lain seperti penjajahan justru mengedepankan kemandirian dan kerja sama Praktik ini merupakan bentuk ibadah dalam adab bermasyarakat Direktur Institut Rumi Muhammad Nur Jabir mengatakan bahwa di dalam konsep tasawuf syariat atau hukum merupakan jalan menuju pencerahan Permasalahannya pada masyarakat sekarang banyak anggapan bahwa syariat merupakan tujuan Hal ini melunturkan konsep Islam sejuk yang diterapkan di Nusantara selama berabad abad Ibadah kini hanya untuk mengejar surga bukan karena ikhlas Akibatnya muncul intoleransi terhadap penerapan ritual yang dianggap tidak sejalan dengan aliran tertentu ucapnya Ia mengatakan narasi tasawuf yang holistik perlu digaungkan kembali Studi studi keagamaan yang kritis membahas berbagai teks keagamaan beserta konteksnya dalam kehidupan berbangsa bernegara dan di dalam globalisasi Pada dasarnya kata Jabir aliran keagamaan garis keras berkembang karena mempromosikan teks agama yang tidak ditelaah berdasarkan konteks sosial Oleh sebab itu kelompok moderat juga harus bisa mengedepankan kembali teks yang dibahas dari sisi tafsir kontekstual

Bagikan Artikel ini:

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …

escortescort