Hagia Sophia3
Hagia Sophia3

Terkait Hagia Sophia, Malaysi: Negara Yang Masih Islamophobia Tak Boleh Protes

Kualalumpur – Malaysia ikut bereaksi dengan perubahan fungsi Hagia Sophia yang dijadikan masjid oleh Pemerintah Turki. Malaysia dengan tegas meminta negara-negara yang masih memiliki Islamophobia tak boleh protes terkait perubahan tersebut. Hal itu diungkapkan oleh Perwakilan Khusus Malaysia untuk Timur Tengah, Abdul Hadi Awang yang juga pimpinan Partai Islam Malaysia (PAS).

“Negara-negara ini tetap diam saat Israel ingin menghancurkan Masjid Al-Aqsa di Yerusalem. Kini mereka protes saat Hagia Sophia difungsikan jadi masjid,” ujar Awang dikutip dari Daily Sabah, Sabtu (19/7/2020).

Seperti diketahui pekan lalu, Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengeluarkan dekrit tentang perubahan Hagia Sophia dari museum menjadi masjid. Keputusan itu diprotes keras oleh negara-negara yang selama ini masih Islamophobia seperti Amerika Serikat, Yunani, dan Siprus.

Sejumlah organisasi Kristen juga mengecam perubahan tersebut. Mereka menilai karena Hagia Sophia pertama kali berdiri sebagai gereja. Oleh sebab itu status sebagai museum menjadi yang terbaik bagi kedua belah pihak. Namun, di era Kesultanan Ottoman, Hagia Sophia sempat digunakan masjid.

Sejak 2018, Erdogan memang berencana untuk kembali memfungsikan Hagia Sophia sebagai masjid.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

radikalisme di era digital copy

Lingkungan Digital Jadi Ruang Baru Infiltrasi Paham Radikal

Jakarta – Upaya  serius sangat penting untuk menekan paparan radikalisme di ruang digital. Merujuk data …

Zohran Mamdani 1

Mushaf Ottoman di Balik Sumpah Zohran Mamdani, Jejak Panjang Islam di New York

New York — Pelantikan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York City mencatatkan sejarah baru, …