Tips Enteng Mencari Jodoh: Sangat Simpel dan Mudah Dilakukan

0
139

Jodoh adalah satu hal paling misterius dalam kehidupan umat manusia. Setiap orang tentunya berharap dapat menemukan pasangan hidupnya dan hidup bahagia hingga maut memisahkan.

Nyatanya, menemukan sang jodoh tak semudah membalik tangan. Sebagian harus menanti hingga bertahun lamanya. Tak sedikit yang mengakhiri masa lajang di usia menjelang senja. Itulah mengapa urusan jodoh menjadi rahasia Allah yang sulit ditebak dan diprediksi.

Meski demikian, susah ditebak bukan berarti susah dicari. Bagi yang tak kunjung menemukan jodohnya, tips berikut semoga bisa membantu mendekatkan diri bertemu sang pujaan hati.

Jodoh merupakan bagian dari rizki Allah yang untuk mendapatkannya, manusia perlu berupaya. Ada beberapa tips mudah dan sederhana untuk mencari jodoh.

Tips yang pertama tentunya dengan memperbaiki kualitas diri baik secara jasmani maupun rohani. Sebab, jodoh adalah cerminan diri seorang muslim. Muslim yang baik akan berjodoh dengan Muslimah yang baik, dan berlaku pula sebaliknya.

Agar dipertemukan dengan jodoh yang memiliki kepribadian mulia terlebih dahulu pantaskan diri dengan senantiasa meningkatkan kualitas karakter  dengan akal dan budi yang luhur. Hal ini sejalan dengan Firman Alloh dalam Al-Qur’an Surat An – Nur ayat 26 :

Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji, dan laki-laki yang keji adalah buat wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula). Mereka (yang dituduh) itu bersih dari apa yang dituduhkan oleh mereka (yang menuduh itu). Bagi mereka ampunan dan rezeki yang mulia (surga).”

Tips kedua yakni dengan rajin membaca istighfar. Rajin beristighfar dan meminta ampun akan segala salah dan dosa kepada Allah dapat mendekatkan seorang muslim dengan apapun yang menjadi hajat hidup.

Baca Juga:  Mengamalkan Ajaran Agama Harus sesuai Ukuran

Sebagaimana Al ‘Aliim wal ‘Allaamah Hasan Al – Bashri menasihatkan kepada para jama’ahnya untuk memperbanyak istighfar atas segala permasalahan yang dikeluhkan. Hasan Al – Bashri menyampaikan “Aku tidak mengatakan hal tersebut dari diriku sendiri, tetapi sungguh Allah berfirman dalam surat Nuh: ‘Mohonlah ampun kepada Tuhanmu. Sungguh, Dia Maha Pengampun, niscaya Dia akan menurunkan hujan yang lebat dari langit kepadamu,’ (Q.S. Nuh [71]: 10-11) . (Al-Qurthubi, Al-Jami’ li Ahkam Al-Qur`an, Kairo, Darul-Hadits, juz, IX, h. 504).

Tips ketiga, di samping memperbanyak membaca istighfar dan mengharap maghfiroh dari Alloh SWT, memperbanyak sedekah juga bisa menjadi amalan untuk mendekatkan jodoh. Bersedekah dengan mengharapkan keuntungan akhirat maupun dunia itu diperbolehkan.

Sebagaimana bersedekah dengan harapan dijauhkan dari penyakit maupun bala bahaya, maka bersedekah dengan harapan untuk segera bertemu jodoh pun juga diperbolehkan. Sebagaimana disampaikan dalam hadits berikut :

“Minta datangkan rejekimu (dari Allah) dengan mengeluarkan sedekah” (HR Al-Baihaqi)

Tips yang terakhir adalah dengan melakukan amalan yang diijazahkan oleh KH. Chusein Ilyas sebagaimana berikut : rutin melakukan shalat wajib lima waktu. Selanjutnya setiap usai shalat fardu, setelah salam dilanjutkan membaca doa sapu jagat sebanyak 15 kali secara  istiqamah.

Adapun yang dimaksud dengan doa sapu jagad adalah doa “Robbanaa aatina fiddun-ya haasanah. Wa fil aakhiroti haasanah. Wa qina ‘adzaabannaar”. Amalan ini cukup mudah dan sederhana serta bisa dilakukan oleh seorang muslim maupun Muslimah di manapun berada. Asal ada kemauan dan itikad yang sungguh sungguh, Insyaallah segala maksud dan tujuan akan dikabulkan oleh Alloh SWT.

Setelah segala upaya dan doa dilambungkan, maka tugas terakhir adalah berpasrah diri dan menyerahkan segalanya pada Dzat yang Maha Menjodohkan. Jika masih belum ada tanda jodoh mendekat setelah penantian yang cukup panjang, hendaknya untuk tidak berputus harap dan tetap berbaik sangka pada Alloh SWT. Insyaallah, rencanaNya tidak pernah salah bagi hamba yang beriman. 


Tinggalkan Balasan