bendera arab saudi
bendera arab saudi

Abrar Shaker Jadi, Perempuan Saudi Pertama Pimpin Klub Sepak Bola

RIYADH – Arab Saudi kini tidak lagi menjadi negara yang kaku terhadap isu-isu gender, Saudi Arabia modern telah memberikan banyak peluang bagi wanita untuk berkarier dan menggapai cita-cita yang telah diidamkan.

Pasca Pangeran Mohammed bin Salman Al Saud masuk dalam struktur pemerintahan, calon Raja Saudi Arabia tersebut mereformasi banyak bidang, salah satu diantaranya memperbolehkan wanita untuk memimpin sebuah lembaga. Kebijakan MBS tersebut langsung berdampak positif dengan banyaknya sektor yang mulai memberikan kesempatan bagi wanita Saudi untuk menjadi pimpinan.

Seperti yang dialami oleh Abrar Shaker yang ditunjuk sebagai Ketua Klub Sepak Bola FLIG. Ia menjadi wanita pertama Arab Saudi yang memimpin klub sepak bola.

Dalam pertemuan Komite Konstituante ia mengatakan telah banyak rekomendasi yang disetujui. “Insya Allah, kita akan mulai melihat hasil yang lebih baik dalam waktu dekat. Ini melayani orang-orang Hafr Al Batin, melayani sepak bola Saudi dan melayani baik wanita maupun pria,” ujar Shaker pada pertemuan pertama klub, dilansir di Al Arabiya dan republika.co.id Jumat (16/7).

Sebagai bagian dari upaya memperluas jumlah pertandingan di masa depan, klub sepak bola yang berbasis di provinsi Hafar Al Batin di Saudi timur ini memasukkan tim untuk pria dan wanita. Selain Shaker, beberapa wanita Saudi lainnya mulai menempati posisi penting.

Pada Selasa, tentara wanita Abeer al-Rashed melakukan pengarahan pasukan keamanan yang dipimpin wanita pertama di negara itu untuk haji. Al-Rashed menyusun strategi keamanan dan manajemen lalu lintas untuk musim haji mendatang yang akan berlangsung dari 17 hingga 22 Juli.

Kapasitasnya terbatas 60 ribu orang dalam upaya untuk menahan penyebaran Covid-19. Peran Al-Rashed disambut dengan banyak komentar positif di media sosial dari pengguna di Arab Saudi dan di seluruh wilayah.

Baca Juga:  Ulama Harus Bersikap, Berperilaku, dan Berdakwah yang Baik

Kementerian pertahanan membuka rekrutmen militer untuk wanita awal tahun ini memungkinkan mereka mendaftar di Angkatan Darat Arab Saudi, Pertahanan Udara Kerajaan Saudi, Angkatan Laut Kerajaan Saudi, Pasukan Rudal Strategis Kerajaan Saudi, dan Layanan Medis Angkatan Bersenjata.

Banyak petugas polisi wanita juga terlihat mengawasi jamaah umrah selama bulan suci Ramadhan di Makkah. Hal ini menyoroti kemajuan yang telah dibuat wanita di Kerajaan di banyak bidang dalam program Visi 2030. 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Gus Muwafiq bermain gitar dan musik

Gus Muwafiq: Musik Akan Jadi Alat Setan Bila Dipegang Orang-orang Yang Lalai

Jakarta – Pernyataan Uki Eks Noah bahwa musik itu haram berbuntut kontroversi. Raja Dangdut H. …

Khotbah Jumat

Wacana Khotbah 15 Menit, Muhammadiyah: Singkat Bukan Untuk Cegah Ngantuk, Tapi Sunah Nabi

Jakarta – Wadah Silaturrahmi Khatib Indonesia (Wasathi) mewacanakan usulan khotbah di masjid-masjid di seluruh Indonesia …