Habiburrokhman
Habiburrokhman

Anggota Komisi III DPR RI Minta Pria Penginjak Alquran Dihukum Maksimal

Jakarta – Video viral menampilkan seorang pria di Sukabumi menginjak Alquran dan menantang seluruh umat Islam. Polres Sukabumi Kota puns udah berhasil menangkap pria tersebut dan sang istri yang bertugas meng-upload video itu ke media sosial (medsos) Facebook.

Anggota Komis III DPR Habiburokhman mengapresiasi langkah cepat kepolisian menangkap pelaku penginjakan Alquran di Sukabumi, Jawa Barat. Dia minta pelaku dihukum maksimal.

“Kami mengapresiasi Polri yang dengan cepat menangkap pelaku penginjakan Alquran di Sukabumi. Kami minta agar pengusutan kasus tersebut bisa berjalan dengan cepat. Jika terbukti, pelaku harus dihukum maksimal sesuai dengan ketentuan Pasal 156a KUHP, yakni 5 tahun penjara karena jelas-jelas dia bilang melakukannya dengan sadar,” kata Habiburokhman kepada wartawan, Jumat (6/5/2022).

Habiburokhman mengatakan proses hukum cepat penting untuk diterapkan agar menjadi edukasi kepada masyarakat bahwa tidak ada toleransi bagi siapa pun yang menghina agama. Dia tidak ingin perbuatan menghina agama terulang kembali karena sanksi yang diberikan tidak tegas.

“Proses hukum yang cepat dan gradasi hukuman maksimal kepada pelaku penting untuk diterapkan agar menjadi edukasi bagi masyarakat bahwa kita tidak memberikan toleransi sekecil apa pun kepada mereka yang menghina agama. Negara kita berdasarkan Ketuhanan Esa. Jangan sampai perbuatan menghina agama diulangi oleh orang lain karena melihat penerapan sanksi hukum yang kurang tegas,” ujarnya.

Ia mengatakan akan melakukan evaluasi ancaman hukuman maksimal bagi pelaku penghinaan agama. Menurutnya, jika hukuman penjara maksimal lima tahun tidak efektif, perlu dipertimbangkan ancaman hukuman yang lebih berat.

“Dalam pembahasan RKUHP baru, kami juga akan mengevaluasi apakah ancaman hukuman maksimal dalam kasus penghinaan agama, yakni 5 tahun, masih efektif. Jika ancaman maksimal 5 tahun tersebut tidak efektif, perlu dipertimbangkan ancaman hukuman yang lebih berat. Hal ini penting demi mencegah terciptanya konflik di masyarakat akibat perbuatan satu dua orang yang menghina agama,” imbuhnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

Najib Azca

Muktamar Internasional Fikih Peradaban Bahas Kedudukan Piagam PBB di Mata Syariat Islam

Jakarta- Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menggelar Muktamar Internasional Fikih Peradaban di Hotel Shangri-La Surabaya, …

Muhammad Irfan Danyal bin Mohamad Nor remaja Singapura rencanakan aksi teror dan dirikan Kekhalifahan Islam

Terinspirasi Zakir Naik dan Video ISIS, Remaja Singapura Rencanakan Aksi Teror dan Diriikan Kekhalifahan Islam

Singapura – Propaganda terorisme di media digital terbukti ampuh menyasar generasi muda. Ratusan bahkan ribuan …

escortescort