ferdinand hutahaean penuli panggilan bareskrim adhyasta detikcom
ferdinand hutahaean penuli panggilan bareskrim adhyasta detikcom

Bareskrim Periksa Ferdinand Hutahaean Terkait Kasus Cuitan ‘Allahmu Lemah’

Jakarta – Polemik cuitan Ferdinand Hutahean masih terus menggema di media berita dan media sosial, pelaporan terhadapnya pun langsung direspon oleh Bareskrim Polri dengan melayangkan surat penggilan untuk dimintai keterangan. Polemik berawal dari cuitan Ferdinand Hutahean yang mengatakan ‘Allahmu ternyata lemah’. Cuitan tersebut ternyata langsung mendapatkan reaksi dari netizen dan para tokoh sehingga akhirnya dilaporkan ke pihak Kepolisian.

Hari ini, Senin (10/01) Bareskrim dijadwalkan memeriksa Ferdinand Hutahean terkait dengan cuitanya di twitter. Dilansir dari laman detik.com Ferdinand tiba di gedung Bareskrim Polri, Jakarta Selatan, pada pukul 10.17 WIB. Ferdinand tampak mengenakan kemeja berwarna putih dan topi merah. Ferdinand datang dengan ditemani tiga orang pengacara. Ferdinand menyebut ketiganya merupakan kawannya sejak lama.

Lebih lanjut, Ferdinand menyebut kehadirannya akan membantu Bareskrim untuk menuntaskan permasalahan tersebut. Dia ingin segalanya menjadi terang benderang karena cuitannya hanya kesalahpahaman.

“Saya Ferdinand Hutahaean datang memenuhi panggilan dari teman-teman penyidik Bareskrim tim Siber untuk membantu teman-teman kepolisian untuk segera menuntaskan masalah ini supaya menjadi terang benderang, menjadi jernih dan tidak ada kesalahpahaman,” ujar Ferdinand.

“Jadi saya berharap bahwa kehadiran saya ini justru adalah momen yang sangat penting untuk menjelaskan bahwa semua ini hanya kesalahpahaman. Salah paham karena orang berbicara dengan persepsi tanpa mengetahui fakta-fakta yang sesungguhnya,” sambungnya.

Setelah itu, Ferdinand Hutahaean masuk ke gedung Bareskrim Polri. Dia turut melepas topi merahnya.

Sebelumnya, Bareskrim Polri memanggil Ferdinand Hutahaean untuk diperiksa dalam kasus cuitan ‘Allahmu ternyata lemah’ yang kini sudah naik ke penyidikan. Ferdinand Hutahaean dipanggil ke Bareskrim pada Senin (10/1).

“Ya betul, infonya Senin diperiksa,” ujar Kadiv Humas Polri Irjen Dedi Prasetyo saat dimintai konfirmasi, Jumat (7/1).

Baca Juga:  Bareskrim Polri Tangkap Pelaku Seruan Awal Azan ‘Hayya Alal Jihad’

Ferdinand Hutahaean sendiri telah meminta maaf di tengah penyidikan kasus cuitan ‘Allahmu ternyata lemah’. Meski begitu, Polri memastikan proses hukum kasus cuitan Ferdinand Hutahaean tetap berjalan.

“Kasus sedang dalam proses, dan sesuai rencana, penyidik akan mengambil keterangan kepada terlapor (Ferdinand),” kata Karopenmas Divisi Humas Polri Brigjen Ahmad Ramadhan kepada wartawan, Jumat (7/1).

Ferdinand Hutahaean Pastikan Tak Akan Kabur
Ferdinand Hutahaean memastikan akan memenuhi panggilan pemeriksaan di Mabes Polri terkait penyidikan kasus ‘Allahmu ternyata lemah’. Dia mengaku tidak akan kabur dari pemanggilan tersebut.

“Saya dijadwalkan jam 10 pagi dan saya akan upayakan hadir tepat waktu di sana. Saya besok akan memenuhi, saya tidak akan mencari-cari alasan untuk tidak kooperatif atau menghindar atau bahkan kabur,” kata Ferdinand saat dihubungi, Minggu (9/1).

Pemeriksaan kepada Ferdinand bakal digelar pada Senin (10/1) di Bareskrim Mabes Polri. Ferdinand diperiksa sebagai saksi.

Menurut Ferdinand, dia bakal bersikap kooperatif terhadap proses penyidikan yang kini tengah berjalan. Sambil berseloroh, dia menyebut hanya kondisi darurat di Jakarta yang membuatnya tidak memenuhi panggilan tersebut.

“Jadi saya pastikan besok akan hadir di Bareskrim Polri menghadap tim Siber sana. Kecuali ya ada hal-hal di luar kuasa saya misalnya ini Jakarta tiba-tiba meledak hancur berantakan nggak mungkin saya bisa hadir. Tapi kalau situasi normal saya pasti hadir besok,” jelas Ferdinand.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

buya syafii maarif

Mengenang Buya Syafii Maarif : Tokoh Sederhana yang Teguh Memegang Prinsip Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan

Sejatinya, teramat sulit untuk menuliskan judul tentang sosok inspiratif Buya Syafii Maarif. Bukan karena kekurangan …

akhlak karimah

Khutbah Jumat – Menyelamatkan Generasi Muda Dari Virus Radikalisme

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …