cheikhou kouyate
cheikhou kouyate

Bek Timnas Senegal Termotivasi Iman dan Islamnya Tampil di Piala Dunia 2022

Jakarta – Sempat terpuruk bersama Tim Nasional (Timnas) Senegal, bek Cheikhou Kouyate kini mengaku termotivasi oleh iman dan Islamnya saat memperkuat negaranya di Piala Dunia 2022 di Qatar. Kouyate mengaitkan pencapaian negaranya dalam sepak bola sejauh ini dengan keyakinan Islamnya, serta cinta dan dukungan orang-orang.

“Saya dan seluruh pemain Timnas Senegal sangat bersemangat untuk meraih prestasi terbaik di Qatar. Keyakinan sebagai seorang Muslim, membuat saya optimistis,” ujar Kouyate dikutip dari aboutislam.net, Rabu (23/11/2022).

Cheikhou Kouyate yang bermain di Nottingham Forrest ini menghadapi banyak kemunduran di tingkat nasional selama satu dekade terakhir. Dengan capaian Senegal tampil di Piala Dunia 2022 membuat ia berbuat lebih baik lagi.

“Saya telah berada di tim yang luar biasa ini selama 10 tahun, tim nasional kami yang kami cintai, yang membuat kami ingin mati untuk itu di lapangan,” kata dia.

Kouyate menceritakan banyak kemunduran yang dia alami bersama timnas Senegal di beberapa turnamen, termasuk Olimpiade London 2012, Piala Dunia FIFA 2018, dan tiga turnamen Piala Afrika lainnya. Tetapi pada bulan Februari tahun ini, sesuatu yang telah ditunggu Kouyate selama satu dekade akhirnya terjadi. Yakni saat Senegal mengalahkan Mesir untuk memenangkan Piala Afrika (AFCON).

Kouyate mengatakan keyakinannya yang kuat kepada Allah lah yang membantunya mengatasi kekecewaan yang berulang kali dan kemudian lolos ke Piala Dunia Qatar 2022.

“Bagi saya, itu adalah keyakinan saya, karena saya selalu mengatakan hal yang sama kepada teman-teman yang mengenal saya. (Saya akan mengatakan) jika kami tidak menang, kami telah mencoba, tetapi itu adalah takdir.’ Ini bukan waktunya, bukan waktunya bagi kami untuk memegang piala itu di tangan kami. Nasib seseorang tidak terletak di tangan mereka. Tidak seorangpun. Takdir seseorang ada di tangan Allah, Anda tidak pernah tahu apa yang mungkin terjadi besok. Tapi kamu harus percaya dengan usaha dan dirimu sendiri, sisanya serahkan dan berpasrah ke Allah,” kata dia.

Sebagai anggota dari 26 pemain timnas Senegal untuk Piala Dunia 2022, Kouyate bermimpi menjadi negara Afrika pertama yang mengangkat trofi terbesar dunia.

“Semuanya mungkin, dan insya Allah kami akan siap,” kata dia.

Senegal adalah salah satu dari enam negara mayoritas Muslim yang berpartisipasi dalam Piala Dunia Qatar 2022. Negara Muslim lainnya adalah Qatar, Tunisia, Maroko, Iran, dan Arab Saudi. Populasi negara Afrika Barat sebagian besar adalah Muslim, mencapai 97,2 persen dari total populasi.

Sayang di laga awal Piala Dunia FIFA, Senegal ditekuk Belanda 0-2, Senin Kemarin. Ironisnya kekalahan Senegal terjadi di babak akhir. Hingga menit ke-84 masing-masing tim mengincar gol pertamanya. Sepasang gol telat dari Cody Gakpo dan Davy Klaassen membantu Belanda mengamankan kemenangan 2-0 atas lawan Grup A.

Sayangnya, Kouyate ditandu keluar karena cedera di Piala Dunia setelah dia tampak terkena serangan Frenkie de Jong saat dia melompat ke udara untuk memenangkan sundulan dengan 20 menit tersisa.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Rakernas FKUB di Palu

Tingkatkan Kerukunan dan Harmonisasi Umat, Moderasi Beragama Direkomendasikan Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

Palu –  Moderasi beragama perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan nasional untuk diajarkan di semua satuan …

icmi akan terus berperan sebagai pelopor aksi transformasi bangsa

Ketua ICMI: ICMI Akan Bekerja Atas Nafas Keislaman dan KeIndonesiaan

JAKARTA – Ikatan Cendikiawan Muslim Indonesia (ICMI) akan terus menjadi salah satu organisasi yang menginspirasi …