Belajar Menghargai Perbedaan: Dari Tradisi Bermadzhab Hingga Pilpres

Orang Indonesia sudah biasa dengan keragaman Kerukunan dan saling menghargai menjadi bagian dari sejarah bangsa yang bertahan hingga saat ini Itulah prinsip yang menjadi modal bagi kita untuk terus maju menatap masa depan Dalam tradisi Islam menghargai perbedaan sudah menjadi bagian dari sikap keagamaan sejak dulu Nabi telah memberikan uswahnya para ulama juga memberikan keteladanannya Bahkan dalam tradisi bermadzhab para ulama juga mengedepankan sikap saling menghormati Tidak hanya antar madzhab tetapi juga dalam internal madzhab tertentu Madzhab fikih yang paling diminati masyarakat muslim Indonesia adalah madzhab Syafi iyah Madzhab ini telah diikuti para ulama negeri ini sejak beberapa abad sebelumnya Pelbagai kitab fikih dari madzhab ini sangat mudah dijumpai di berbagai pesantren Para kiai telah memperkenalkannya Santri santri mengkaji dan mengamalkannya Mereka tidak hanya mengamalkan pesan dan isinya namun juga cara menghargai perbedaan antar ulama dalam madzhab Kita mengenal pendapat shahih dan paling shahih ashah pendapat unggul dan paling unggul rajih arjah dan istilah lainnya Memahami istilah istilah tersebut bisa mengenalkan kita pada cara menghargai sebuah perbedaan dalam berpendapat termasuk perbedaan pilihan politik Seringkali kita abai terhadap norma kesantunan gara gara hanya beda pilihan politik Mari kita pelajari bagaimana para ulama menghargai perbedaan Shahih Ashah Istilah ashah dan shahih ini digunakan secara khusus untuk mengidentifikasi pendapat di kalangan para murid ashab imam Syafi i Term ashah untuk pendapat yang paling kuat kebalikannya disebut shahih Dalam mengeluarkan pendapat para murid tersebut menganalisis pelbagai pernyataan pendapat imam Syafi i qauli atau mendasarkan pada kaidah ushul yang dibangunnya Mereka tidak menggunakan istilah shahih dan dha if lemah untuk menjaga adab atau etika terhadap sang guru al Najm al Wahhaj 1 208 Dalam kontestasi pilpres 2019 ini pihak 01 atau 02 sama sama memiliki kekuatan argumen apalagi kedua pasangan juga mendapat dukungan dari kiai dan habaib Mereka adalah panutan kita panutan umat Mereka sama Yakini saja begitu Maka sebagai murid kita telah menentukan pilihan pada salah satunya yang kita yakini terbaik Pilihan kita bisa kita anggap sebagai yang terbaik ashah sementara pilihan mereka juga baik shahih tanpa menilai mereka salah atau lemah dha if apalagi mencela dan menganggap dungu atau tidak berakal sehat Ingat mereka juga mengikuti para kiai dan habaib Adab dan etika harus dikedepankan sebagaimana dicontohkan para imam dalam madzhab Syafi iyah Arjah Rajih Dalam madzhab Syafi iyah juga dikenal ada pendapat Arjah dan rajih Ketika disebut ada pendapat Arjah maka perbandingannya adalah rajih Keduanya sama sama memiliki keunggulan namun yang pertama arjah melebihi yang kedua rajih Nilai keunggulan dilihat dari berbagai aspek seperti kekuatan dalil argumen sesuai dengan perkembangan zaman atau lebih cocok dengan tradisi masyarakat Mushthalah al Mazahib 274 Dalam pemilihan Presiden kita mesti menilai bijak sebelum menentukan pilihan Kita juga harus akui semua paslon memiliki kelebihan dan keunggulan masing masing Namun akhirnya kita memilih mana paslon yang diyakini memiliki keunggulan lebih Untuk menentukannya pilihan kita tentu pada paslon yang memiliki visi dan misi yang lebih jelas berpikir untuk masyarakat bangsa dan negara dan menjunjung tinggi tradisi dan budaya lokal keindonesiaan Cara semacam ini mirip telah dicontohkan oleh para ulama kita Qaul Qadim Qaul Jadid Imam Syafi i adalah sosok ulama fikih terkemuka yang menyukai traveling berbeda dengan Imam Malik atau lainnya Karena itu wajar jika beliau bertemu dengan komunitas yang beragam Sebagai ulama yang sangat produktif beliau menyampaikan fatwa kepada setiap komunitas yang menyapanya Fatwa atau pendapatnya seringkali berbeda dari satu komunitas dengan komunitas yang lain Tempat yang paling lama didiami imam Syafi i adalah Irak dan Mesir sehingga beliau sangat dikenal memiliki dua pendapat qaul qadim pendapat lama ketika di Irak dan qaul jadid pendapat baru dikeluarkan saat beliau berdomisili di Mesir Qaul qadim imam Syafi i saat di Irak disampaikan kepada sahabat penerusnya seperti imam Za farani Karabisi Abu Tsaur dan Imam Ahmad bin Hanbal Adapun Qaul Jadid di Mesir diteruskan oleh murid muridnya seperti imam al Muzzanni al Buwaithi Muhammad bi Abd al Hakam Harmalah Dalam kitab al Najm al Wahhaj disebutkan jika terjadi perbedaan antara qaul qadim dan jadid maka yang dijadikan pedoman adalah qaul jadid Namun jika ternyata Imam Syafi i mengeluarkan lebih dari satu pendapat pada periode qaul jadid maka acuannya adalah pendapat yang paling terkahir disampaikan Kalau tidak diketahui mana pendapat yang terkini maka yang menjadi acuan adalah pilihan para murid atau sahabat sang Imam karena mereka lebih paham mana pendapat yang terakhir Namun jika diketahui ada dua pendapat Imam Syafi i yang disampaikan pada saat yang sama atau hampir bersamaan maka yang dipilih adalah pendapat yang diamalkan langsung oleh Imam Syafi i Pendapat yang tidak diamalkan beliau dengan demikian tidak bisa diikuti Jika masih musykil maka harus mauquf ditangguhkan dan bersabar sampai benar benar jelas mana yang harus menjadi pegangan Jadi tidak bisa sembarangan menentukan pilihan Demikian yang dijelaskan dalam kitab Dalam konteks hasil Pilpres ini hasil release Quick Count QC di hari pertama tidak bisa menjadi acuan kemenangan Atau hasil QC saat baru 50 qaul qadim tidak bisa dijadikan pijakan klaim kemenangan salah satu paslon Pilpres sebelum mencapai angka aman 90 bahkan harus menunggu hingga 100 qaul jadid Apa selesai sampai di situ Tidak Hasil QC berbagai lembaga survey tidak bisa dijadikan acuan untuk menyatakan kemenangan Kita wajib berpegang pada hasil akhir penghitungan suara manual atau real count Hasil QC adalah qaul qadim suara manual adalah qaul jadid Namun jika sesama qaul jadid penghitungan suara manual berdasarkan C1 masih terjadi perbedaan maka keputusan sah berada pada lembaga resmi KPU bukan yang lain Kalau ternyata lembaga resmi KPU masih dianggap bermasalah bahasa kitabnya musykil maka harus bersabar mauquf Tidak boleh ada pihak yang seenaknya memutuskan sendiri Masih ada lembaga Mahkamah Konstitusi MK yang bisa menyelesaikan MK bertugas untuk mentarjih dan memutuskan siapa yang berhak memenangkan kontestasi Pada akhir refleksi ini saya hanya ingin mengatakan dengan belajar dari para ulama salaf untuk selalu hati hati dalam memutuskan perkara Berakal sehat berarti mau berpikir bersabar dan menerima kenyataan Font Definitions font face font family Cambria Math panose 1 2 4 5 3 5 4 6 3 2 4 mso font charset 0 mso generic font family roman mso font pitch variable mso font signature 3 0 0 0 1 0 font face font family Calibri panose 1 2 15 5 2 2 2 4 3 2 4 mso font charset 0 mso generic font family swiss mso font pitch variable mso font signature 536859905 1073732485 9 0 511 0 Style Definitions p MsoNormal li MsoNormal div MsoNormal mso style unhide no mso style qformat yes mso style parent margin 0cm margin bottom 0001pt mso pagination widow orphan font size 12 0pt font family Calibri sans serif mso ascii font family Calibri mso ascii theme font minor latin mso fareast font family Calibri mso fareast theme font minor latin mso hansi font family Calibri mso hansi theme font minor latin mso bidi font family Arial mso bidi theme font minor bidi p mso style noshow yes mso style priority 99 mso margin top alt auto margin right 0cm mso margin bottom alt auto margin left 0cm mso pagination widow orphan font size 12 0pt font family Times New Roman serif mso fareast font family Times New Roman MsoChpDefault mso style type export only mso default props yes font family Calibri sans serif mso ascii font family Calibri mso ascii theme font minor latin mso fareast font family Calibri mso fareast theme font minor latin mso hansi font family Calibri mso hansi theme font minor latin mso bidi font family Arial mso bidi theme font minor bidi page WordSection1 size 612 0pt 792 0pt margin 72 0pt 72 0pt 72 0pt 72 0pt mso header margin 36 0pt mso footer margin 36 0pt mso paper source 0 div WordSection1 page WordSection1 Wallahul Musta an Kurdi Fadal Font Definitions font face font family Cambria Math panose 1 2 4 5 3 5 4 6 3 2 4 mso font charset 0 mso generic font family roman mso font pitch variable mso font signature 3 0 0 0 1 0 font face font family Calibri panose 1 2 15 5 2 2 2 4 3 2 4 mso font charset 0 mso generic font family swiss mso font pitch variable mso font signature 536859905 1073732485 9 0 511 0 Style Definitions p MsoNormal li MsoNormal div MsoNormal mso style unhide no mso style qformat yes mso style parent margin 0cm margin bottom 0001pt mso pagination widow orphan font size 12 0pt font family Calibri sans serif mso ascii font family Calibri mso ascii theme font minor latin mso fareast font family Calibri mso fareast theme font minor latin mso hansi font family Calibri mso hansi theme font minor latin mso bidi font family Arial mso bidi theme font minor bidi p mso style noshow yes mso style priority 99 mso margin top alt auto margin right 0cm mso margin bottom alt auto margin left 0cm mso pagination widow orphan font size 12 0pt font family Times New Roman serif mso fareast font family Times New Roman MsoChpDefault mso style type export only mso default props yes font family Calibri sans serif mso ascii font family Calibri mso ascii theme font minor latin mso fareast font family Calibri mso fareast theme font minor latin mso hansi font family Calibri mso hansi theme font minor latin mso bidi font family Arial mso bidi theme font minor bidi page WordSection1 size 612 0pt 792 0pt margin 72 0pt 72 0pt 72 0pt 72 0pt mso header margin 36 0pt mso footer margin 36 0pt mso paper source 0 div WordSection1 page WordSection1 Dosen IAIN Pekalongan dan Alumni Ma had Aly Situbondo

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Merayakan Hari Valentine: Latah, Salah Kaprah atau Tidak Masalah?

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …