Mempersiapkan Bulan Ramadan
Ramadhan

Bila Ramadan Pandemi Corona Belum Reda, Maksimalkan Ibadah di Rumah

Jakarta – Sebentar lagi bulan Ramadhan akan datang atau tepatnya 24 April mendatang. Biasanya di bulan penuh berkah ini, umat Islam selalu berlomba-lomba meraih pahala dengan melakukan berbagai ibadah di masjid-masjid seperti salat tarawih, tadarus, i’tikaf, dan lain-lain.

Namun, tahun ini, saat bulan Ramadhan sudah tinggal menunggu hari, seluruh bangsa Indonesia dihadapkan dengan masalah wabah virus Corona atau COVID-19. Jutaan orang sudah terpapar virus yang kali pertama muncul di kota Wuhan, China ini. Bahkan ribuan orang pun telah meninggal dunia akibat virus mematikan tersebut.

Kini seluruh dunia tengah fokus melawan pandemi Corona. Salah satu upaya untuk mencegah penyebaran Corona itu adalah menghindari kerumunan massa. Bagi umat Islam, larangan ini otomatis membuat ibadah keagamaan yang digelar secara bersama-sama seperti salat berjamaah, salat Jumat, dan pengajian akbar pun ditiadakan. Masjid-masjid pun terpaksa ditutup sementara.

Menyikapi kondisi itu, Ketua Ikatan Dai Indonesia (Ikadi) Prof. Dr. KH. Ahmad Satori Ismail, MA, mengatakan banyak hal yang dilakukan umat Islam dengan memaksimalkan beribadah di rumah. Seperti memperbanyak zikir, memperbanyak sedekah, memperbanyak tilawah Alquran, juga bisa mengkhatamankan Alquran tiga hari.

Selain itu, umat Islam pun masih bisa melakukan salat fardhu dan tarawih berjamaah di rumah serta bisa mendengarkan ceramah agama bersama keluarga di rumah secara online. Dia mengatakan, hal positif yang bisa diambil di tengah ujian wabah Corona ini adalah tutupnya seluruh tempat hiburan malam.

“Di sisi lain tempat maksiat juga tertutup betul, karaoke ditutup, perzinahan ditutup, nampaknya dengan virus kecil ini saja umat manusia takut. Jadi dari sisi lain, virus Corona ini menjadi satu senjata Allah menghentikan kemaksiatan,” ujarnya.

Ia menguraikan, Ramadhan merupakan bulan suci, bulan yang istimewa, bulan mendapatkan rahmat, bulan penuh ampunan dan bulan untuk melepaskan diri dari api neraka. Karenanya, di bulan ini umat Muslim berlomba-lomba untuk melipatgandakan amal kebaikan mereka dan meningkatkan keimanan mereka.

“Mari kita berpikir positif, mudah-mudahan Ramadhan akan datang ini umat Islam bisa melipatgandakan usaha setelah diuji oleh Allah untuk tidak banyak salat jamaah di masjid, tidak banyak mengikuti pengajian, maka Ramadhan yang insya Allah 24 April ini, (wabah Corona) sudah selesai seluruhnya sehingga umat Islam bisa menggapai keutamaan Ramadhan dengan sebaik mungkin,” tutur Ahmad Satori.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

selamat natal

Selamat Natal dan Ketakutan Iman yang Tertukar

Seperti sudah menjadi ritual di akhir tahun, warga di Indonesia sepertinya punya kesibukan baru dengan …

Rakernas FKUB di Palu

Tingkatkan Kerukunan dan Harmonisasi Umat, Moderasi Beragama Direkomendasikan Masuk Kurikulum Pendidikan Nasional

Palu –  Moderasi beragama perlu dimasukkan dalam kurikulum pendidikan nasional untuk diajarkan di semua satuan …