Masjid Istiqlal di sterlisasi
Masjid Istiqlal di sterlisasi

Cegah Corona, Presiden Jokowi Tinjau Langsung Sterilisasi Masjid Istiqlal

Jakarta – Pemerintah Indonesia tengah bergerak mencegah penyebaran virus Corona. Salah satunya adalah sterlisasi rumah ibadah. Seperti yang dilakukan di masjid terbesar di Asia Tenggara, Masjid Istiqlal, Jakarta.

Bahkan Presiden Joko Widodo (Jokowi) meninjau langsung proses sterilisasi Masjid Istiqlal dengan menggunakan cairan disinfektan, Jumat (13/3/2020). Presiden didampingi Imam Masjid Istiqlal Nasaruddin Umar, Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto, Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, Menteri BUMN Erick Thohir, dan Menteri Agama Fachrul Razi.

Sementara petugas penyemprot disinfektan terlihat menggunakan hazardous materials (hazmat) atau pakaian dekontaminasi. Mereka menyemprotkan cairan kimia tersebut secara terarah di marmer dan setiap sudut ruang utama Masjid Istiqlal.

Petugas penyemprot disinfektan berjumlah 35 orang. Mereka terdiri dari anggota Palang Merah Indonesia (PMI) 15 orang, Kesdam Jaya 6 orang, Gegana 6 orang, Kodim Jakarta Pusat 6 orang, dan KAI Daop 1 sebanyak 2 orang.

Seperti diketahui, sebanyak 34 orang di Indonesia positif terjangkit virus korona. Mereka telah diisolasi di beberapa rumah sakit. Dari jumlah itu terdapat beberapa warga negara asing (WNA).

Beberapa pasien yang sempat positif virus korona sudah ada yang negatif atau sembuh. Mereka sudah diizinkan pulang ke kediamannya masing-masing. Sedangkan ada seorang pasien positif virus korona yang meninggal dunia.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Ini Cara Gus Miftah Melawan Penyebaran Paham Radikal Terorisme

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Pengumuman Muktamar ke NU kembali digelar ke jadwal awal Desember

PPKM Level 3 Nataru Batal, Muktamar ke-34 NU Digelar Sesuai Jadwal Semula

Jakarta – Muktamar ke-34 Nahdlatul Ulama (NU) akhirnya akan digelar sesuai jadwal semula, 23-25 Desember …

3 1

Mualaf Koh Asen, Hidayah Hadir Melalui Buku Seputar Alam Gaib

Jakarta — Allah SWT memberikan hidayah berupa Islam kepada siapa saja yang dikehendaki, karena Allah …