Salat jamaah ala pandemi Covid
Salat jamaah ala pandemi Covid

Covid-19 Terus Melandai, MUI Silakan Umat Rapatkan Shaf Salat Berjamaah, Asal …

Jakarta – Pandemi Covid-19 di Indonesia terus melandai. Di akhir September ini, tingkat keterpaparan masyarakat cukup rendah dan hunian rumah sakit pun juga sudah turun drastis dibandingkan dengan saat puncak pandemi pertengahan Juli lalu.

Kondisi itu disambut gembira oleh seluruh bangsa Indonesia. Khusus umat Islam, melandainya Covid-19 ini membuat pelaksanaan ibadah berjamaah pun mulai marak digelar kembali. Begitu juga dengan pengetatan tata cara berjamaah pun mulai dikendurkan. Salah satunya aturan shaf salat berjamaah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Bidang Dakwah dan Ukhuwah KH Cholil Nafis mempersilakan umat merapatkan shaf salat berjamaah di masjid untuk daerah yang kasus covid-19 sudah dapat dikendalikan. Namun, ia tetap mengimbau jamaah selalu menerapkan protokol kesehatan secara ketat.

“Silakan rapatkan shafnya tapi tetap memakai masker dan jaga protokol kesehatan, khususnya di daerah level 1,” ungkap KH Cholil Nafis, seperti dikutip dari unggahan di akun Twitter-nya @cholilnafis, Rabu (29/9/2021).

Kiai Cholil menambahkan, setelah menunaikan salat berjamaah, jamaah yang berzikir bisa menerapkan jaga jarak lagi. “Seusai shalat saat dzikir bisa renggang jaga jarak,” jelasnya.

Kiai Cholil menerangkan, dipersilakannya umat merapatkan lagi shaf salat berjamaah sesuai fatwa MUI. Dijelaskan bahwa tata cara beribadah selama masa pandemi covid-19 menyesuaikan kondisi wilayah tersebut.

“Sebab dalam fatwa MUI sudah dijelaskan bahwa perubahan cara ibadah itu tergantung situasi covid-19 setempat,” paparnya.

Kendati demikian, ia mengimbau umat jangan lupa memakai masker dan menjaga prokes secara ketat di mana pun berada, tanpa terkecuali. Kemudian bisa juga selalu berkonsultasi dengan Satuan Tugas Penanganan Covid-19 di daerah masing-masing.

“Jangan lupa pakai masker dan jaga prokes. Itu untuk daerah hijau atau level 1. Jangan lupa pula berkansultasi dengan Satgas Covid-19 setempat ya,” pungkasnya.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Pegawai Kimia Farma Terduga Teroris Hingga Kini Belum Dipecat

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

raker penyelenggaraan ibadah haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas Minta Santri Semangat Menuntut Ilmu Dan Lawan Kebencian Terhadap Santri Dengan Prestasi

Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada para santri untuk terus menuntut ilmu secara sungguh-sungguh, …

Sarasehan Penguatan Moderasi Beragama BNPT dan UMY

Cegah Virus Radikal Terorisme di Sekolah, BNPT Perkuat Moderasi Beragama Guru SMA/SMK se-DIY

Yogyakarta – Generasi Z dan generasi milenial antara usia 14-39 tahun menjadi generasi yang paling …