Sukidi Mulyadi PhD
Sukidi Mulyadi PhD

Doktor Harvard: Jadikan Momentum Ramadan Jadikan Umat yang Makin Toleran

Jakarta – Agama Islam mempunyai kecenderungan menjadi agama yang lebih toleran dengan spirit tenggang rasa kepada sesama untuk menjadi umat yang baik. Karena itu, momentum bulan Ramadan ini harus dijadikan umat agar semakin toleran lagi. Itu penting untuk menjaga kesucian bulan Ramadan sekaligus mewujudkan kehidupan yang damai di bumi NKRI.

Hal itu dikatakan Cendekiawan muslim Sukidi Mulyadi PhD disampaikannya dalam diskusi daring Inspirasi Ramadhan yang diadakan oleh BKN PDIP, Senin (11/4/2022). Dokter jebolan Harvard ini memandang memandang momentum Ramadan ini menjadikan umat semakin toleran. Pasalnya, dia melihat agama Islam mempunyai kecenderungan menjadi agama yang toleran.

“Islam punya kecenderungan menjadi agama yang toleran, spirit tenggang rasa kepada sesama untuk menjadi umat yang baik, warga negara yang baik, Jangan sampai kita beragama malah menjadikan kita umat yang intoleran, umat yang tidak mau pada hal-hal yang bersifat kemajuan,” kata Sukidi dalam keterangan yang diterima, Senin (11/4/2022).

Sukidi menjelaskan bahwa umat Islam harus inklusif, harus membuka diri terhadap modernisme jaman, jangan anti pati terhadap perubahan, karena sejatinya perubahan itu suatu keniscayaan.

Hal ini didukung oleh keberagaman bangsa Indonesia, terlebih Kebinekaan bangsa Indonesia merupakan pondasi untuk masyarakat Indonesia bersikap toleran, untuk menerima setiap perubahan.

“Umat muslim Indonesia jangan tertutup, jangan anti pati terhadap perubahan apalagi perkembangan ilmu pengetahuan. Kita harus menjadi muslim yang baik di tengah kemajuan teknologi apalagi di era disrupsi di tengah pandemi ini, kita harus think global but act local,” jelas Sukidi.

Ia menjelaskan bahwa kemajuan suatu bangsa dapat ditopang dari agama dan tradisi msyarakatnya. Oleh karena itu, sebagai bangsa yang memiliki keragaman suku, agama, ras, dan adat, harus mengembangkan etika keislaman yang toleran kepada apapun, mau bekerja keras, yang memiliki orientasi kepada kemajuan karena agama Islam adalah agama yang mendepankan akal sehat.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Tidur Merupakan Miniatur Kematian

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

raker penyelenggaraan ibadah haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas Minta Santri Semangat Menuntut Ilmu Dan Lawan Kebencian Terhadap Santri Dengan Prestasi

Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada para santri untuk terus menuntut ilmu secara sungguh-sungguh, …

Sarasehan Penguatan Moderasi Beragama BNPT dan UMY

Cegah Virus Radikal Terorisme di Sekolah, BNPT Perkuat Moderasi Beragama Guru SMA/SMK se-DIY

Yogyakarta – Generasi Z dan generasi milenial antara usia 14-39 tahun menjadi generasi yang paling …