Tafsir Jumat

Dzikir dan Do’a Khusus Hari Jum’at Siang dan Keutamaannya

Dalam Islam, hari Jum’at memiliki arti yang luar biasa. Karena, sebagaimana disebutan dalam sabda Nabi: “Sesungguhnya hari Jum’at penghulu hari dan yang paling besarnya dan paling agung di sisi Allh daripada Hari Fitri dan Adha.” (HR. Ahmad). Ibnu Hibban juga menshahihkan kabar, “Tiada terbit matahari dan tiada terbenan pada hari yang lebih baik daripada hari Jum’at.

Lebih jauh lagi, al-Ghazali menegaskan: “Mestilah nda pada hari ini (Jum’at-red) selalu melanggengkan amalan yang shalih dan rutinitas agama. Janganlah dijadikan padanya kesibukan yang lain kecuali kesibukan darurat yang tidak boleh. Karena hari ini khusus untuk akhirat. Cukuplah kesibukan pada hari-hari yang lain dengan perkara duniawi sebagai kerugian sia-sia.”

Dengan demikian, sungguh merugi serugi-runginya orang yang pada malam dan siang hari Jum’at lalai dan lengah, tidak mengisi hari Jum’at dengan amalan-amalan positif. Ada bermacam-macam amal ibadah yang berbentuk dzikir dan do’a yang dianjurkan sebagai amalan sunnah pada hari Jum’at siang.

Dalam kitab Irsyadul Ibad (hlm. 27), disebutkan beberapa amalan (dzikir dan do’a) yang mempunyai kelebihan tertentu yang dilakukan pada siang hari pada hari Jum’at:

Pertama, membaca istighfar.

Dari Anas, rasulullah bersabda: “Siapa yang membaca pada subuh hari Jum’at sebelum shalat wajib tiga kali, niscaya Allah akan mengampuni dosanya walau seperti buih lautan.

Kedua, bershalawat.

Rasulullah bersabda: “Barangsiapa bershalawat kepadaku di hari Jum’at sebanyak delapan puluh kali, niscaya Allah ampuni dosanya delapan puluh tahun.” Lalu ada sahabat bertanya kepada Rasulullah, “Ya Rasulullah, bagaimana shalawat kepadamu? Beliau menjawab: “baca olehmu:

اَللَّــهُمَّ صَلِّ عَـلـٰى سَـيِّـدِنَـا مُحَمَّدٍ عَبْدِكَ وَنَـبِـيِّكَ وَرَسُوْلِكَ نَبِى الْأُمِّـى وَعَــلـٰى أَلِـهِ وَصَحْبِهِ وَسِلِّـمْ

Baca Juga:  Memasuki Musim Hujan, Begini Doa saat Turun Hujan

Ya Allah berilah rahmat kepada Muhammad hamba-Mu, Nabi-Mu dan Rasul-Mu yang nabi lagi ummi (tidak bisa membaca dan menulis).

Ada beberapa manfaat membaca shalawat selain yang disebutkan di atas, diantaranya adalah diangkat derajatnya. Hal ini sebagaimana sabda Rasulullah: “Barang siapa di antara umatmu yang bershalawat kepadamu sekali, maka Allah menuliskan baginya sepuluh kebaikan, menghapuskan dari dirinya sepuluh keburukan, meninggikannya sebanyak sepuluh derajat, dan mengembalikan kepadanya sepuluh derajat pula.” (HR Ahmad).

Ketiga, berdoa sesudah memberi makan.

Berkata sebagian ulama salaf: “Barangsiapa memberi makan kepada seorang miskin pada hari Jum’at kemudian ia bersegera ke majlis shalat Jum’at pagi-pagi dan tidak menyakiti seorangpun kemudian usai imam mengucapkan salam, ia membaca:

بسم  الله الرحمن الرحيم ، اسألك أن تغفر لي وتر حمني وتعافيني من النارِ.

“Dengan nama Allah yang maha pengasih maha penyayang maha hidup lagi maha mengurus, aku memohon pada-Mu bahwa Engkau ampuni dosaku, Engkau kasihi aku dan Engkau selamatkan aku dari neraka.” (Ianatut Thalibin juz 2, hlm. 91).

Keempat, membaca surat-surat Alquran.

Diriwayatkan dari Amsak binti Abu Bakar, “Siapa yang membaca setelah shalat Jum’at akan Fatihah Kitab, Al-Ikhlas, Al-Falaq, An-Nas masing-masing tujuh kali, niscaya dipeliharanya (dari kejahatan) antara waktu itu dan jumat yang lain (mendatang).”

Kelima, membaca tasbih seratus kali.

Dari Abu Abbas, Rasulullah bersabda: “Barangsiapa setelah shalat Jum’at membaca:

سبحا ن الله العضيم وبحمدهِ

Sebanyak seratus kali, niscaya Allah mengampuni baginya seratus ribu dosa dan bagi orang tuanya dua puluh empat ribu dosa. (Irsyadul Ibad, hlm. 27).

Demikianlah beberapa amalan dzikir dan do’a berdasarkan riwayat-riwayat yang shahih yang bisa dijalankan setiap hari Jum’at. Semoga kita termasuk ke dalam golongan orang-orang yang pandai memanfaatan istimewanya hari Jum’at dengan dzikir dan doa kepada Allah dan Rasul-Nya dengan istiqomah sehingga kelak akan mendapat syafaat Nabi Muhammad dan dimasukan oleh Allah SWT ke dalam surga.

Bagikan Artikel
Best Automated Bot Traffic

About Fauziyatus Syarifah

Avatar
Mahasiswi magister program PAI UIN Walisongo Semarang