Gambaran Wajah Rasulullah
Gambaran Wajah Rasulullah

Gambaran Wajah Rasulullah Menurut Hadist

Insan kamil, manusia paling sempurna dan manusia super. Tak ada satupun manusia yang lahir ke bumi sedari Nabi Adam sampai manusia terakhir nanti yang menyamai Nabi Muhammad. Julukan ini bukan hanya cerita tutur bukan pula sebab fanatisme buta sehingga menggambarkan Nabi begitu rupa. Bukan gambaran yang dibuat-buat, tetapi knyataannya memang demikian.

Lalu, bagaimana gambaran manusia mulia ini? Umat Islam mungkin hanya bisa membayangkan betapa agung dan mulianya akhlak Rasulullah karena memang tidak pernah bertemu langsung secara fisik dengan Rasulullah. Lalu, seperti apa wajah Rasulullah?

Al Hafidz al ‘Iraqi berkata, “Siapa saja yang menggambarkan sosok Nabi, pasti ia akan berkata, “Belum pernah aku melihat sosok yang sempurna seperti Nabi”. Sementara, Al Bara’ ibnu Adzib dalam sebuah hadis yang diriwayatkan oleh Bukhari, Muslim, Turmudzi, Ibnu Majah dan lain-lain mengatakan, ia belum melihat orang setampan Nabi.

Bara’ Ibnu Adzib menuturkan, “Rasulullah adalah sosok manusia yang paling tampan wajahnya dan paling bagus perawakannya”. (HR. Bukhari).

Pada hadis yang lain Al Bara’ mengilustrasikan wajah Nabi bagai bagai rembulan. Jabir bin Samurah berkata, “bulan purnama sekalipun tidak mampu menandingi wajah Rasulullah.

Adapun detail wajah Nabi ditulis oleh Imam Turmudzi dalam Syamail al Muhammadiyah. Kulit Nabi putih kemerah-merahan, tidak terlalu putih tidak juga terlalu gelap. Rambutnya tidak terlalu keriting, tidak pula terlalu lurus. Berwarna hitam pekat, lebat dan panjang hingga ujung rambutnya sampai menyentuh daun telinga bagian bawah. Panjang rambut Nabi tidak pernah melebihi batas daun telinga bagian bawah dan selalu dirawat sehingga rapi dan indah dipandang.

Besar kepala Nabi ideal dengan bentuk tubuhnya, wajahnya tidak terlalu bulat, dahi lebar dan rata, mata putih bersih dan bola mata sangat hitam, bulu mata lentik dan hitam, pinggiran mata juga sangat hitam sehingga rupanya seperti orang yang memakai celak.

Baca Juga:  Surga Bagi Orang yang Menahan Marah

Alis panjang melengkung dan kedua alisnya hampir bertemu. Hidung mancung, tapi tidak semancung hidung orang Arab pada umumnya, sehingga sangat serasi dengan bentuk wajahnya. Pangkal hidungnya bercahaya, sehingga bila tak cermat mengamati orang akan mengira hidung beliau bengkok.

Pipi datar, cambang dan jenggot tebal (bukan panjang), besar mulut ideal dengan bentuk wajah, gigi tertata rapi dan agak jarang serta selalu bersih berkilau. Gigi depan sedikit renggang sehingga ketika berbicara gigi tersebut tampak berkilau. Nabi rutin bersiwak.

Inilah gambaran wajah Nabi dalam beberapa riwayat hadis. Meskipun gambaran ini tidak mampu sepenuhnya untuk menggambarkan wajah Nabi yang asli. Tapi paling tidak kita akan tahu kesempurnaan wajah beliau. Semoga kita bisa bertemu beliau meski hanya dalam mimpi. Dan, diakhirat kelak mendapatkan syafaatnua.

Bagikan Artikel
Best Automated Bot Traffic

About Faizatul Ummah

Faizatul Ummah
Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo