game higgs domino
game higgs domino

Game Higgs Domino Island Menjamur, Ingat! Hidup Bukan Untuk Main-main

Game online telah mengkonstruksi kehidupan menjadi nihil manfaat, khususnya kaum muda. Game online telah menjadi makanan remaja masa kini. Kelompok remaja cenderung lebih banyak menghabiskan waktunya hanya untuk bermain game online. Sungguh suatu ironi.

Salah satu game online yang banyak digandrungi masyarakat Indonesia adalah Higgs Domino Island. Bukan hanya soal waktu yang terbuang percuma, game ini juga menjadi ajang adu nasib mendapatkan uang. Pasalnya, koin game ini bisa dinominalkan ditukar dengan uang. Sampai-sampai ada agen yang menjual chip/koin dengan nominal cukup tinggi.

Apa pandangan fikih terhadap segala bentuk aktifitas permainan game online? Lalu, bagaimana hukumnya ketika game online tersebut dijadikan lahan bisnis?

Al Qur’an menyebut permainan dengan kata “la’ibu dan lahw”.

“Dan tiadalah kehidupan dunia ini, selain dari main-main dan senda gurau belaka. (Al An’am: 32)

Kata “La’ibun” dan “Lahwun” pada ayat ini sama-sama memiliki arti permainan. Namun, peruntukan dua kata tersebut tidaklah sama.

Sebagaimana dijelaskan dalam Al Furuq al Lughawiyah, kata La’ibun diperuntukkan untuk permainan yang bermanfaat dan Lahwun untuk sebaliknya, yakni permainan yang tidak bermanfaat.

Dalam kitab Fatawa wa Istisyaratu al Islam al Yaumi dijelaskan, pada masa Nabi permainan untuk menghilangkan rasa jenuh dan kebosanan telah ada. Seperti perlombaan pacuan kuda, memanah, dan lain-lain. Nabi membolehkan segala bentuk permainan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan seseorang. Beliau menganjurkan beberapa permainan, seperti lomba menunggang kuda dan memanah karena memiliki manfaat meningkatkan kemampuan berperang serta penopang dakwah karena alat transportasi unggulan saat itu adalah kuda.

Akan tetapi, ada pula bentuk permainan yang dilarang oleh Nabi, seperti permainan dadu. Dalam Sunan Abu Daud dimuat satu hadits yang mengatakan pemain dadu sebagai orang yang melakukan maksiat dan telah durhaka kepada Allah. Pada hadits lain riwayat Imam Muslim beliau menyatakan bahwa dosa bermain dadu sama dengan dosa memakan daging babi.

Baca Juga:  Hal Utama yang Harus Dilakukan Agar Memperoleh Keutamaan Puasa Sunnah Syawal

Dalam kitab Syarh al Nawawi ‘ala Muslim dan Al Fiqh al Islami wa Adillatuhu, Imam Syafi’i dan Jumhur Ulama berpendapat permainan menggunakan dadu hukumnya haram. Persaksian orang yang bermain dadu tidak diterima atau ditolak karena tergolong orang fasik.

Nabi, dalam haditsnya tentang larangan bermain dadu tidak menyebutkan alasan dari larangannya tersebut. Menurut para ulama, seperti termaktub dalam kitab al Mughni, Fatawa al Kubra dan al Fiqh al Islami wa Adillatuhu, alasan pelarangan tersebut karena ada unsur mengadu nasib. Walaupun begitu, tidak berarti permainan dadu yang tidak menggunakan uang adalah boleh. Para ulama sepakat bahwa permainan dadu baik menggunakan uang atau tidak tetap haram.

Keharaman permainan dadu ini oleh Imam Malik dan Imam Ahmad seperti termaktub dalam Al Bahru al Muhith dan Fatawa al Syabkah, kemudian dijadikan dasar qiyas keharaman permainan lain yang tidak bermanfaat. Seperti catur. Namun menurut Imam Syafi’i, seperti tertulis dalam kitab A’lam al Muwaqqi’in al Rabbi, permainan catur tidak haram, hanya makruh karena serupa dengan kebatilan.

Namun, ulama sepakat bahwa setiap permainan yang mengandung unsur judi hukumnya haram. Karenanya, setiap permainan yang tidak disebutkan secara sharih (jelas) dalam al Qur’an dan hadits hukumnya bisa haram dan bisa makruh. Kalau mengandung unsur judi jelas haram, tapi kalau tidak hukumnya makruh karena buang-buang waktu dan kalau sampai melalaikan kewajiban hukumnya haram.

Disebutkan dalam kitab Syarh al Muwaththa’, Majmu’ Fatawa Ibnu Taimiyah dan Fatawa al Islam Sual wa Jawab, setiap permainan meskipun tidak ada unsur perjudian menjadi haram karena dua sebab; melalaikan kewajiban dan menyia-nyiakan waktu.

Lalu, bagaimana dengan transaksi keuangan dalam jual beli chip/koin dalam Higgs Domino Island?

Baca Juga:  Pentingnya Niat dalam Ibadah

Jawabannya ada dalam kitab Raudhah al Thalibin, Mausu’ah al Fiqhiyyah al Islami dan Hasyiyah al Qalyubi. Semua permainan yang diharamkan, maka semua transaksi yang berhubungan dengan permainan tersebut juga haram. Sebab, tidak boleh melakukan transaksi dengan barang haram, begitu pula menyewakannya. Uang hasil transaksi tersebut juga haram.

Dalam permainan Higgs Domino Island unsur judinya sangat jelas, yaitu semangat untuk memperoleh koin yang dapat diperjual belikan. Andaipun hanya bermain untuk kesenangan belaka, tanpa bermaksud meraup rupiah, kalau sampai melalaikan kewajiban dan membuang-buang waktu hukumnya juga haram.

Bagikan Artikel ini:

About Faizatul Ummah

Alumni Pondok Pesantren Salafiyah Syafi'iyah Sukorejo

Check Also

merayakan kemerdekaan

Memaknai dan Merayakan Hari Kemerdekaan Sesuai Tuntunan Islam

Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), pada 17 Agustus 2022 mendatang telah berumur 77 tahun setelah …

perempuan adzan

Apa Kata Fikih Ketika Perempuan Mengumandangkan Azan?

Sebagian ulama fikih seperti Wahbah al Zuhaili mengatakan perempuan haram memperdengarkan suaranya dengan cara dinyanyikan …