Gila, Ozil Dihapus Dari Mesin Pencari di China Gara-Gara Mencuit Perlakuan Terhadap Uighur

0
781

Jakarta – Edan alias gila. China ternyata sangat marah dengan cuitan gelandang Arsenal Mezut Ozil terkait perlakukan Pemerintah China terhadap Muslim Uighur di Provinsi Xinjiang. Setelah sebelumnya stasiun televisi China membatalkan siaran langsung pertandingan Arsenal vs Manchester City, kini giliran nama Ozil dihapus dari mesin pencari di China.

Seperti diketahui, Ozil melalui akun Twitternya mengunggah tulisan tentang pengekangan dan penindasan terhadap Muslim Uighur di kamp-kamp konsentrasi. Ia bahkan mempertanyakan suara negara-negara Islam yang belum satu suara menyikapi nasib Muslim Uighur.

“[Di China] Quran dibakar, masjid ditutup, sekolah islam, madrasah dilarang, cendekiawan agama satu per satu dibunuh. Terlepas dari semua itu, muslim tetap diam. Suara mereka tak terdengar,” demikian bunyi tulisan dalam unggahan Oezil.

Cuitan itu langsung memicu reaksi di daratan China. Stasiun televisi CCTV dan layanan streaming PPTV membatalkan siaran langsung Arsenal vs Manchester City pada Minggu (15/12/2019) kemarin. Bahkan fans-fans Arsenal di China malah menyatakan rasa senangnya melihat Arsenal kalah telak 0-3 di kandang sendiri pada laga tersebut.

Sejumlah suporter Arsenal di Negeri Tirai Bambu juga membakar jersey bernomor punggung Oezil. Sementara sejumlah toko di situs penjualan top seperti Taobao, dimiliki oleh Alibaba, menarik penjualan kaus gelandang Jerman berdarah Turki itu.

Lebih jauh lagi, forum penggemar Oezil di platform komunikasi terbesar China, Baidu, ditutup. The Times juga melaporkan bahwa mesin-mesin pencari di China menghapus nama Oezil dari daftar hasil. Nama pemain 31 tahun itu nyaris tak ada lagi di hasil-hasil mesin pencari di China.

Meski demikian, Arsenal tak terlalu merasakan dampak dari penolakan publik China terhadap Oezil. Sebab The Gunners masih bisa berjualan seragam dan pernak-pernik klub hingga saat ini.

Baca Juga:  Dulu Anti-Islam, Mantan Politikus Belanda Sekarang Jadi Mualaf

“Kami tak menerima pesan apapun bahwa produk-produk yang bekerja sama dengan Arsenal harus disingkirkan dari etalase. Produk-produk ini merupakan hasil kolaborasi dengan seluruh tim Arsenal, bukan dengan Oezil saja,” ungkap salah seorang staf Adidas di Shanghai seperti dilansir Reuters via laman Detik.com.

Tinggalkan Balasan