Habib Luthfi bin Yahya
Habib Luthfi bin Yahya

Habib Luthfi: Indonesia Mereka Bukan Hadiah, Tapi Perjuangan Berdarah-darah

Jakarta – Habib Luthfi bin Yahya kembali mengingatkan generasi penerus untuk  lebih mencintai Ibu Pertiwi dan Tanah Air. Sebab, Indonesia merdeka bukan karena hadiah, tapi perjuangan berdarah-darah.

“Untuk menegakkan Sang Merah Putih kembali tidak mudah. Perlu diingat, Indonesia merdeka bukan karena hadiah tapi berdarah,” kata Habib Luthfi dalam haul akbar Syekh Ahmad Nahrowi Muhtarom al-Banyumasi dikutip dari laman NU Online, Senin (27/6/2022).

Menurut Habib Luthfi, kebanggaan kepada para ulama semakin hilang karena tidak adanya rasa memiliki. Sehingga banyak manakib atau sejarah khususnya bangsa Indonesia pelan-pelan mulai hilang.

“Akibatnya regenerasi kita tidak tahu bagaimana keluasan Indonesia ini. Hanya tahunya Sabang dan Merauke,” ungkap Rais ‘Aam Jam’iyyah Ahlitthariqah al-Mu’tabarah an-Nahdliyah itu.

Habib Luthfi mengungkapkan, saat ini sudah mulai luntur kecintaan kepada negara Indonesia, lupa pendiri bangsa, tokoh ulama, tokoh bangsa yang ikut andil besar dalam memerdekakan bangsa ini.

“Padahal kalau punya fanatisme tinggi terhadap hasil karya bumi pertiwi maka tidak lama ekonomi Indonesia akan bangkit luar biasa. Kenapa ekonomi kita menurun, karena kita kurang merasa memiliki apa yang tumbuh di bumi pertiwi ini,” ucap Habib Luthfi.

Anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI itu menjelaskan bahwa ulama terdahulu sangat luar biasa dalam menanamkan kecintaan kepada Tanah Air, termasuk adanya sedekah bumi, sedekah laut, dan memasang bendera saat membangun rumah agar tidak begitu terlihat oleh Belanda.

“Perlu diingat bahwa bendera merah putih mengandung makna kehormatan bangsa, harga diri bangsa, dan jati diri bangsa,” tegas Habib Luthfi.

Habib Luthfi menerangkan pentingnya memahami pengertian lagu Indonesia Raya agar tidak hanya menaati peraturan untuk ikut menyanyi saja. Dengan kebanggaan dan kebesaran kita dapat menyanyikan lagu Indonesia Raya.

Baca Juga:  Ini Taggapan TGB Soal Kepulangan Habib Rizieq Shihab: Yang Mengikuti Silahkan, yang Tidak Juga Silahkan

“Sejauh mana kita memahami makna Indonesia Raya dan di mana letak rahasia lagu ini, jawabannya ada di dalam ikrar. Karena di awal lirik lagu menggambarkan pengakuan, bahwa pengakuan adalah syukur. Nah, tandanya syukur yaitu dengan mengalunkan lagu Indonesia tanah airku tanah tumpah darahku,” terangnya.

Habib Luthfi menambahkan, ikrar pengakuan Indonesia tanah airku ada sepanjang masa Indonesia. Karena itu sudah ditanamkan oleh para sesepuh dahulu.

“Kalau sudah bisa membawa keindonesiaan ke mana saja dan tidak hanya sekedar lagu atau menyanyikannya, maka bisa menunjukkan jati diri dan bangga menjadi bangsa Indonesia. Karena kita tidak bisa terlepas dan selalu mengalunkan lagu Indonesia raya,” pungkasnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Kepala BNPT di UIN Serang

Perguruan Tinggi Islam Berperan Penting Sebarkan Moderasi Beragama Kepada Mahasiswa

Serang – Perguruan Tinggi Islam berperan penting dalam menyebarkan moderasi beragama kepada para mahasiswa. Hal …

menko polhukam mahfud md memberikan keterangan kepada wartawan terkait

Buka Kongres IPNU dan IPPNU, Menko Mahfud MD: Minta Jaga Wasthiyah Islam

JAKARTA – Islam wasathiyah (moderat) menjadi salah satu jalan untuk menjaga kebersamaan setiap elemen bangsa, …