Pondok Pesantren Nurul Hidayah Bengkalis
Pondok Pesantren Nurul Hidayah Bengkalis

Habis Cilacap, Giliran Pesantren di Bengkalis Jadi Klaster Covid-19

Bengkalis – Penyebaran virus Corona atau Covid-19 di lingkungan pondok pesantren (Ponpes) masih terus terjadi. Setelah beberapa pesantren di Pulau Jawa menjadi klaster Covid-19, kini giliran pesantren di Bengkalis, Riau, yang santrinya dinyatakan positif Covid-19.

Akibatnya, Ponpes modern Nurul Hidayah di Kecamatan Bantan Kabupaten Bengkalis, Provinsi Riau, ditutup sementara setelah sembilan santri dinyatakan positif terinfeksi virus corona. Kepastian itu didapat setelah dilakukan uji usap oleh Tim Satgas Covid-19.

“Langkah yang diambil sementara, aktivitas dari luar pesantren tersebut ditutup sementara selama 14 hari karena sembilan santri dinyatakan positif Covid-19,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bengkalis Ersan Saputra dikutip dari Republika.co.id, Selasa (19/1/2021)

Dia menjelaskan, untuk aktivitas di dalam pondok pesantren tersebut masih tetap berjalan setelah 60 santri yang dilakukan tes cepat antigen ditemukan tidak reaktif. Namun, hingga saat ini proses penelusuran masih berjalan untuk memastikan penyebaran Covid-19 di pesantren ini.

“Sembilan santri yang positif, satu orang melakukan isolasi mandiri dan delapan orang lagi dikarantina di Kantor Diklat Kabupaten Bengkalis,” kata Ersan.

Pimpinan Pondok Pesantren Nurul Hidayah Ahmad Pamuji membenarkan adanya santri asuhnya yang dinyatakan positif Covid-19. Bahkan mereka sudah melakukan isolasi terhadap santri yang dinyatakan positif ini di ruangan yang sebelumnya sudah disiapkan pihak pengelola pondok. Ruangan isolasi yang digunakan merupakan salah satu ruang pembelajaran.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 Kecamatan untuk penanganan ini. Serta secara mandiri juga kita memberikan vitamin kepada santri yang menjalani isolasi saat ini,” ujarnya.

Ia juga minta agar mereka yang positif ini lebih baik mengikuti karantina terpadu agar penanganannya lebih terkontrol. Rencananya hari ini mereka akan dibawa ke karantina terpadu.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Presiden Penghina Islam Dinyatakan Positif Covid-19

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

kisah nabi adam

Begini Kisah Wafatnya Nabi Adam dan Permintaan Terakhirnya

Jakarta – Nabi Adam AS merupakan manusia pertama yang diciptakan oleh Allah SWT. Nabi Adam …

Paham radikalisme pernah menyaru dengan pariwisata pantai di Garut selatan Salah satunya di Desa Mekarwangi Cibalong Yuk lihat keseharian warga Cibalong Pradita Utamadetikcom

Thogutkan Pancasila, Masuk Surga Cukup Bayar Rp 25 Ribu

Garut – Penyebaran paham radikal sudah seperti virus Covid- 19, menyebar dan menyusup ke berbagai …