Imbauan Mudik
Imbauan Mudik

Idul Adha 1442 H, Menag: Mudik Bahayakan Jiwa

Jakarta – Sebentar lagi umat Islam akan merayakan Hari Raya Idul Adha 1442 H yang jatuh pada hari Selasa (20/7/2021). Dipastikan, Idul Adha tahun ini akan dirayakan umat Islam dalam keprihatinan tinggi di tengah pandemi Covid-19 yang tengah memuncak.

Salat Idul Adha dan berbagai tradisi perayaan Idul Adha, termasuk penyembelihan hewan kurban harus digelar dalam protokol kesehatan (prokes) ketat. Bahkan umat diimbau untuk Salad Id di rumah untuk menghindari kerumunan bila salat di masjid atau tanah lapang. Pun saat penyembelihan kurban, selayaknya hanya dilakukan oleh panitia, tanpa kerumunan orang.

Selain itu, umat Islam juga diminta tidak mudik. Pasalnya mudik di masa pandemi Covid-19 dinilai dapat membahayakan jiwa dan menjadi sarana penyebaran Covid-19. Hal ini dikarenakan tingginya kasus covid-19 di Indonesia per tanggal 15 Juli 2021 sudah lebih 56.000 orang dan menyasar klaster keluarga.

“Kami minta masyarakat bersabar dan tidak mudik Iduladha tahun ini. Lindungi diri, keluarga dan orang di sekitar kita dari bahaya virus Covid-19,” kata Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas dikutip dalam rilis Kemenag, Jumat,(16/07/2021).

Menag menambahkan perlunya kesadaran dan partisipasi masyarakat untuk menjaga diri dan membatasi kegiatan sangat penting dalam mencegah penyebaran Covid-19, terlebih dengan adanya varian Delta ini.

Sebelumnya, Pemerintah telah menetapkan awal Dzulhijjah 1442 H bertepatan 11 Juli 2021, sehingga Hari Raya Iduladha jatuh pada 20 Juli 2021. Oleh karena itu, Menag juga meminta masyarakat untuk mematuhi surat edaran Menag No SE 17 tahun 2021 tentang Peniadaan Sementara Peribadatan di tempat Ibadah, Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Petunjuk Teknis Pelaksanaan Qurban 1442 H/2021 M di Wilayah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat.

Baca Juga:  Pastikan Protokol Kesehatan, Jamaah Haji Dapatkan Tukang cukur Profesional Selama di Makah

Serta surat edaran Menag No SE 16 tahun 2021 tentang Petunjuk Teknis Penyelenggaraan Malam Takbiran, Salat Iduladha, dan Pelaksanaan Qurban 1442 H di luar wilayah PPKM. Edaran ini terbit memiliki tujuan yang sama yakni memutus rantai penularan Covid dan memberi rasa aman kepada masyarakat.

“Tetap di wilayah masing-masing. Jaga kesehatan diri. Kurangi mobilitas, dan saya minta sekali lagi jangan mudik Iduladha 1442 H,”imbau Menag.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

kisah istri viral yang antar suami menikah lagi

Warganet Heboh, Viral Seorang Istri Antar Suami Menikah Lagi

Makassar – Poligami adalah sesuatu yang diperbolehkan dalam agama, meski demikian masih terdapat banyak perbedaan …

Pengeras suara di Masjid

DMI Koordinasi Dengan Kemenag Terkait Aturan Penggunaan Pengeras Suara Masjid

Jakarta – Dewan Masjid Indonesia (DMI) akan berkoordinasi dengan Kementerian Agama (Kemenag) dalam upaya mengatur …