Adama Traore
Adama Traore

Ikuti Liverpool dan Chelsea, Klub Liga Inggris Ini Hormati Hak Pemain dan Penonton

Wolverhampton – Keberadaan pemain dan penonton Muslim di Liga Inggris sering mendapat perlakukan diskriminatif dan terkesan Islamofobia. Namun seiring dengan berkibarnya para pemain Muslim, serta semakin banyaknya penonton Muslim, klub-klub Liga Inggris pun sudah banyak yang menghormati hak-hak pemain dan penonton Muslim, terutama dengan menyediakan tempat ibadah di stadion.

Liverpool adalah salah satu klub yang menjadi pioner dengan membangun musola di Anfield. Hal itu tidak lepas dengan kecerlangan pemain Muslim mereka seperti Mohamed Salah, Sadio Mane, Naby Keita dan Xherdan Shaqiri. Kemudian di Chelsea ada Antonio Rudiger, Kurt Zouma, N’Golo Kanté, Arsenal juga punya Granit Xhaka, Skodran Mustaphi, dan Sead Kolosinac, dan Paul Pogba di Manchester United.

Selain itu masih banyak lagi pemain Muslim yang tersebar di klub seperti Leicester City, Crystal Palace. Terbaru klub Liga Primer Wolverhampton juga menandatangani kesepakatan dengan Nujum (organisasi nirlaba olahragawan Muslim Inggris-red). Wolves menjadi klub Liga Primer Inggris keempat yang menandatangani nota tersebut.

Sikap ini ditunjukkan Wolves untuk lebih memerhatikan atlet muslim yang berada di stadion Molineux dan para pendukung klub.  Saat ini, ada tiga pemain Wolves yang beragama Islam. Mereka adalah Adama Traore, Rayan Ait-Nouri, dan Romain Saiss.

Dalam pakta itu, terdapat 10 poin yang wajib diperjuangkan oleh klub. Dua contoh yang paling menonjol adalah tidak mengonsumsi minuman beralkohol saat selebrasi dan menyediakan makanan halal di stadion dan di perjalanan tim dalam laga tandang.

“Di masa depan, para atlet musim akan mendapat konsultasi khusus sesuai dengan kepercayaannya saat bergabung dengan Wolves. Selain itu, mereka akan disediakan tempat ibadah di Compton Park, Molineux dan ketika bepergian di laga tandang,” bunyi pernyataan di laman resmi Wolves, Kamis (30/9/2021).

Baca Juga:  Ribuan Pendemo Inggris Tuntut Kemerdekaan Bagi Palestina

Kemudian saat bulan Ramadan, pihak klub akan memberi kebebasan kepada seluruh pemain muslim untuk menjalankan ibadah tanpa penghakiman apapun.

“Kami antusias mengembangkan kerjasama dengan Nujum. Jumlah pemain muslim di Liga Primer Inggris terus meningkat dan ini menjadi hal penting bagi kami,” kata General Manager of Football Wolves, Matt Wild.

Wild mengatakan, pihaknya juga akan terbuka dengan seluruh staf muslim di lingkungan klub untuk menjalankan seluruh ibadah dengan rasa aman.

Dengan penandatanganan pakta ini, Wolves meyakinkan kepada publik bahwa klub akan memboikot segala sikap kebencian terhadap satu kepercayaan sekaligus diskriminasi terhadap atlet muslim.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

raker penyelenggaraan ibadah haji

Menteri Agama Yaqut Cholil Quomas Minta Santri Semangat Menuntut Ilmu Dan Lawan Kebencian Terhadap Santri Dengan Prestasi

Jakarta – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas meminta kepada para santri untuk terus menuntut ilmu secara sungguh-sungguh, …

Sarasehan Penguatan Moderasi Beragama BNPT dan UMY

Cegah Virus Radikal Terorisme di Sekolah, BNPT Perkuat Moderasi Beragama Guru SMA/SMK se-DIY

Yogyakarta – Generasi Z dan generasi milenial antara usia 14-39 tahun menjadi generasi yang paling …