Paus Franciskus dan Imam Besar Al Azhar
Paus Franciskus dan Imam Besar Al Azhar

Imam Besar Al Azhar Ajak Dunia Gabung Kesepakatan Perdamaian Manusia Antar Agama dan Budaya

Abu Dhabi – Penandatanganan Dokumen Persaudaraan Manusia untuk Perdamaian Dunia dan Hidup Bersama dilakukan Imam Besar Al Azhar Syekh Ahmed El-Tayyeb dan oleh Paus Franciskus di Abu Dhabi, Uni Emirat Arab, Kamis (4/2/2021). Penandatangan itu dilakukan pada momentum peringatan Hari Persaudaraan Manusia Internasional .

Dalam kesempatan itu Syekh Ahmed El Tayyeb yang merupakan tokoh ulama Sunni bertemu secara virtual dengan Paus Fransiskus yang berada di Gereja Katolik yang sama-sama memperingati Hari Persaudaraan Manusia Internasional. 

Pada pernyataannya, Syekh Ahmed El Tayyeb meminta dunia untuk bergabung dalam sebuah kesepakatan Dokumen Persaudaraan Manusia antar umat agama dan budaya untuk mewujudkan persaudaraan, kebebasan, kesetaraan dan keadilan.

Syekh Ahmed El Tayyeb mengatakan acara yang dideklarasikan pada sidang ke-75 Sidang Umum PBB pada Desember 2020 itu merupakan pesan perdamaian bagi seluruh umat manusia untuk mempererat persaudaraan, kerja sama, mengakhiri perang, menyebarkan toleransi, dan menolak kebencian.

Resolusi PBB mendeklarasikan 4 Februari sebagai Hari Persaudaraan Manusia Internasional bertujuan untuk mendukung semua upaya untuk mengarusutamakan budaya hidup berdampingan dan untuk memerangi diskriminasi, rasisme, dan kebencian.

“Ini adalah kemenangan bagi martabat manusia, terlepas dari agama, jenis kelamin, warna kulit atau lokasinya,” kata El-Tayeb seperti dilansir Ahram dikutip dari laman Republika.co.id, Jumat (5/2/2021).

Syekh El Tayyeb  menambahkan bahwa penerapan dokumen tersebut membutuhkan kemauan yang tulus dan tekad yang kuat dari setiap umat beragama.

“Saya berkomitmen untuk terus bekerja dengan saudara saya Paus Fransiskus dan dengan saudara saya para sarjana dan tokoh agama, serta dengan semua orang yang mencintai kebaikan dan perdamaian, untuk mewujudkan prinsip dan tujuan persaudaraan manusia menjadi kenyataan yang nyata,” katanya

Selama pertemuan virtual, kedua pemimpin agama itu juga memberikan penghargaan persaudaraan kepada Sekretaris Jenderal PBB, Antonio Guterres, dan Latifah Ibn Ziaten Maroko, yang putranya dibunuh di Prancis. Mereka juga  meluncurkan kampanye untuk mengakhiri ekstremisme agama.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

malam nisfu sya'ban

Sya’ban: Bulan yang Dilupakan, Padahal Penentu Kualitas Ramadan

anpa banyak disadari, kita kembali berjumpa dengan bulan Sya’ban—bulan kedelapan dalam kalender Hijriah—yang menandai bahwa …

alissa wahid 1768960248350

Alissa Wahid : Petugas Haji Indonesia Salah Satu yang Terbaik

Jakarta – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid menilai petugas haji Indonesia selama ini dikenal …