Keraton Agung Sejagat
Keraton Agung Sejagat

Ini Kata Ketum PP Muhammadiyah Terkait Munculnya Fenomena Halu Kerajaan Fiktif

Ponorogo – Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir ikut geram terkait munculnya fenomena halu di tengah masyarakat berupa Kerajaan dan Kekaisaran Fiktif. Keraton Agung Sejagat, Sunda Empire, Kesultanan Selecau, dinilai akanmembawa kebodohan ke masyarakat, setelah mereka menisbahkan dirinya dengan kesultanan atau kerajaan tertentu.

“Ini bisa membawa kebodohan ke masyarakat, nantinya bisa menjadi pembodohan,” tutur Haedar dikutip dari laman detikcom, Rabu (29/1/2020).

Haedar menambahkan, fenomena ini bisa membuka peluang kerugian yang tidak diinginkan oleh masyarakat maupun pemerintah. Karena ada orang atau kelompok yang teraliansi, dari perubahan yang aneh-aneh maupun berita buruk menjadi berita bagus yang laku dijual.

“Ini sangat memprihatinkan,” tukas Haedar.

Menurutnya, dari segi spiritualitas, kerajaan-kerajaan fiktif tersebut tidak menunjukkan spiritualitas positif. Hanya akan membuat orang menjadi milenari, seseorang dihibur dengan adanya kerajaan yang menjamin masa depan yang baik serta gemah ripah loh jinawi.

“Padahal itu semua hanya kamuflase supaya mendapat tempat di masyarakat,” tandas Haedar Nasir.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Harlah ke-95 NU, Kiai Said: Tingkatkan Soliditas Organisasi Agar NU Tetap Jadi Besar dan Berwibawa

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

buya syafii maarif

Mengenang Buya Syafii Maarif : Tokoh Sederhana yang Teguh Memegang Prinsip Keislaman, Kebangsaan dan Kemanusiaan

Sejatinya, teramat sulit untuk menuliskan judul tentang sosok inspiratif Buya Syafii Maarif. Bukan karena kekurangan …

akhlak karimah

Khutbah Jumat – Menyelamatkan Generasi Muda Dari Virus Radikalisme

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …