Almarhum Kyai Hasyim mantan ketua PBNU pernah dalam satu tausyiahnya mengatakan mengetahui Islam saja tidak cukup tetapi umat Islam harus paham cara ber Islam Kebanyakan umat Islam saat ini hanya tahu Islam tetapi tidak mampu memahami dan menjalani cara ber islam dengan baik Islam berbeda dengan umat Islam Begitu pula Islam berbeda dengan pemikiran Islam al afkar Islamy Cara berislam mencerminkan bagaimana umat Islam berlaku bertindak dan bersikap sesuai dengan cara Islam yang benar sementara pemikiran Islam merupaka hasil ijtihad para ulama dalam mengkaji ajaran Islam Islam berada pada posisi idealitas sementara umat Islam adalah realitas dari cermin idealitas tersebut Prakteknya banyak umat Islam tetapi tidak bertindak Islami Banyak orang mengaku Islam tetapi tidak sadar ia justru mengotori dan merusak Islam Seolah olah membela Islam tetapi sejatinya ia mempraktekkan tindakan yang bertentangan dengan ajaran Islam itu sendiri Banyak di antara kita seolah sangat mengedepankan seolah sangat Islami baik cara berpakaian cara makan maupun cara tidur tetapi dalam lingkungan sosial ia lupa etika Islam yang santun ramah dan menghargai perbedaan Akhirnya ia terjebak pada cara Islam yang menurutnya kaffah secara fisik tetapi secara subtansi ajaran ia lalai Praketk ber iIslam seperti itu misalnya kita temukan pada sebagian kecil umat Islam yang memperagakan ke Islamannya dengan cara kasar dan keras Islam dibawa sebagai tameng memproduksi wacana dan tindakan kekerasan di tengah masyarakat Islam dihadirkan ke tengah masyarakat bukan sebagai ajaran yang menyejukkan tetapi sebagai ajaran yang menakutkan Akhirnya yang tampak bukan Islam yang ramah tetapi berislam yang mudah marah bukan Islam yang teduh tetapi berislam yang gampang menuduh dan bukan Islam yang merangkul tetapi berislam yang gemar memukul Mari Berislam secara Kaffah Bagaimana cara ber Islam secara kaffah Mempelajari cara berislam mewajibkan kita mengetahui dan memahami secara benar sirah nabawy perjalanan dakwah nabi Dalam sejarah Nabi tidak satu pun melakukan kekerasan dan peperangan kecuali kelompok musyrik Makkah terlebih dahulu menyakiti Umat Islam Karena itulah dalam daftar peperangan masa Rasul tidak ada satupun peperangan yang berlokasi di dekat Makkah tetapi justru di lokasi yang dekat Madinah Itu artinya seluruh peperangan Nabi adalah dijalankan hanya untuk membela diri bukan melakukan agresi Kembali pada tausiyah Alm Kyai Hasyim perbedaan pendakwah Islam zaman dulu dengan sebagian pendakwah hari ini Dulu para penyebar Islam di nusantara ini menyebar syiar Islam untuk mengislamkan orang kafir Hari ini mereka yang katanya Islam itu malah mengkafirkan orang Islam Sangat ironis dari mana ajaran dan pemikiran yang mereka dapatkan Dari sanad mana ia telah meneladani nabi yang ditampakkan dengan wajah Islam yang garang seperti itu Inilah perbedaan mendasar menurut Kyai Hasyim bahwa Islam yang disebarkan dengan mendahulukan kekuasaan apalagi kekerasan tidak akan pernah langgeng Sebaliknya Islam yang ditanamkan melalui pendekatan kultural masyarakat akan tertanam subur sampai kapanpun Salah satu contoh ekspansi Islam ke beberapa negara Eropa justru gagal menyisakan peradaban sampai detik ini Andalusia yang ditegakkan dengan pendekatan kekuasaan tidak mampu bertahan lama Ketika negara Islam itu runtuh perlahan ke Islam an itu pudar Sebaliknya apabila Islam ditanamkan langsung ke masyarakat ia tetap subur tanpa pernah tergantung pada perubahan kekuasaan politik Demikian pelajaran penting yang harus kita refleksikan bersama saat ini Mari hadirkan Islam rahmatan lil alamin bukan Islam fitnatan lil alamin berIslam secara kaffah merupakan berIslam yang mempraktekkan ajaran Islam yang menjadi rahmat bagi semesta alam bukan hanya bagi umat Islam saja tetapi seluruh umat bukan manusia saja tetapi seluruh alam semesta

Tinggalkan Balasan