Minnesota – Tindakan Islamofobia terbukti masih tinggi, khususnya di Negeri Paman Sam, Amerika Serikat (Amrik). Terbukti di sebuh warung kopi (warkop) ternama, seorang karyawan warkop tersebut melabeli cangkir seorang Muslimah sebagai ‘ISIS’.
Dikutip dari laman Sahan Journal, Senin (6/7/2020), seorang wanita muslim memesan minuman di warung kopi kenamaan tersebut yang berlokasi di Midway Target, di St. Paul, pada 1 Juli lalu. Seperti biasa, pelanggan dipersilakan untuk memberi tahu namanya kepada karyawan, yang kemudian akan dituliskan pada gelas minum berbahan plastik bening itu.
Wanita tersebut terkejut setelah mendapati dirinya mengalami aksi diskriminasi, saat ia menerima minumannya dan menemukan tulisan ISIS sebagaimana tertulis pada gelas plastik tersebut. ISIS adalah singkatan dari Islamic State of Iraq and Syria, yang merupakan sebuah kelompok ekstremis yang telah melakukan banyak aksi teror di Irak dan Suriah.
Ketika ditanya mengenai alasan karyawan tersebut menuliskan ISIS, karyawan berdalih bahwa ia tak bisa mendengar dengan pasti nama yang disebutkan oleh pelanggan wanita itu.
Seruan pemecatan pun dialamatkan ke karyawan warkop tersebut. Dewan Hubungan Islam Amerika di Minnesota terus melakukan pembelaan terhadap aksi pasca-aksi diskriminasi tersebut.
“Karyawan itu mengklaim bahwa ia tak mendengar namanya dengan jelas. Lebih lanjut dikatakan oleh supervisor kedai tersebut, bahwa ini adalah murni sebuah kesalahan. Ia mengatakan bahwa memang seringkali karyawan salah dalam menuliskan nama pelanggan. Hal ini diakuinya bukanlah kali pertama di mana pelanggan merasa dijadikan lelucon atau dilecehkan oleh karyawan ketika mereka melihat pesanan yang mereka terima,” sebut Dewan Hubungan Islam Amerika di Minnesota dalam sebuah siaran pers.
Dewan Hubungan Islam Amerika di Minnesota itu tetap menuntut adanya aksi pemecatan terhadap karyawan yang bersangkutan. Pihak kedai memilih bungkam atas kasus ini.
Lebih lanjut, pelanggan wanita, yang belum diidentifikasi oleh Dewan Hubungan Islam Amerika di Minnesota bakal dihadirkan dalam konferensi pers bersamaan dengan organisasi tersebut pada Senin pekan depan.
Islam Kaffah Media Pembelajaran Islam Secara Kaffah