Jika Berjanji, Ucapkan Insya Allah

Dalam aktivitas keseharian seringkali kita berjanji kepada seseorang untuk perkara tertentu yang seolah olah kita akan pasti menepatinya Padahal ada banyak rahasia Allah Swt yang kita sendiri tidak bisa menjamin janji itu terpenuhi misalnya ternyata waktu yang telah dijadwalkan tidak bisa kondisi sakit atau bahkan tutup usia meninggal Islam mengajarkan agar kita saat berjanji menyertai dengan kata insya Allah jika Allah menghendaki Sekilas ini perkara sepele tetapi dalam sejarah kenabian lantaran tidak menyebutkan insya Allah Nabi Muhammad Saw ditegur oleh Allah Swt lewat malaikat Jibril Dan jangan sekali kali kamu mengatakan tentang sesuatu Sesungguhnya aku akan mengerjakan ini besok pagi kecuali dengan menyebut insya Allah QS al Kahfi 23 24 Karena itu ayat tersebut memiliki latarbelakang mengapa ia diturunkan asbab al nuzul Berdasarkan penjelasan Q Shaleh dkk dalam buku Asbabun Nuzul 1995 yang dikutip pula oleh Hasan Basri tanjung 2011 menerangkan bahwa suatu hari kaum Quraisy mengutus an Nadlr bin al Harts dan Uqbah bin Abi Mu ith menemui seorang pendeta Yahudi di Madinah untuk menanyakan kenabian Muhammad Lalu kedua utusan itu menceritakan segala hal yang berkaitan dengan sikap perkataan dan perbuatan Muhammad Lalu pendeta Yahudi berkata Tanyakanlah kepada Muhammad akan tiga hal Jika dapat menjawabnya ia Nabi yang diutus Akan tetapi jika tak dapat menjawabnya ia hanyalah orang yang mengaku sebagai Nabi Pertama tanyakan tentang pemuda pemuda pada zaman dahulu yang bepergian dan apa yang terjadi kepada mereka Kedua tanyakan juga tentang seorang pengembara yang sampai ke Masyriq dan Maghrib dan apa yang terjadi padanya Ketiga tanyakan pula kepadanya tentang roh Baca Juga Surga Bagi Orang yang Menahan Marah Pulanglah utusan itu kepada kaum Quraisy Mereka berangkat menemui Rasulullah Saw dan menanyakan ketiga persoalan tersebut di atas Rasulullah Saw bersabda Aku akan menjawab pertanyaan kalian besok Rasul menyatakan itu tanpa disertai kalimat insya Allah Rasulullah Saw menunggu nunggu wahyu sampai 15 malam namun Jibril tak kunjung datang Orang orang Mekkah mulai mencemooh dan Rasulullah sendiri sangat sedih gundah gulana dan malu karena tidak tahu apa yang harus dikatakan kepada kaum Quraisy Kemudian datanglah Jibril membawa wahyu yang menegur Nabi Saw karena memastikan sesuatu pada esok hari tanpa mengucapkan insya Allah Dalam kesempatan ini Jibril juga menyampaikan tentang pemuda pemuda yang bepergian yakni Ashabul Kahfi Q S al Kahfi 9 26 seorang pengembara yakni Dzulqarnain Q S al Kahfi 83 101 dan perkara roh Q S al Isra 85 Mufassir Ibnu Jarir ath Thabari dalam Kitab Jami al Bayan menjelaskan Inilah pengajaran Allah kepada Rasulullah Saw agar jangan memastikan suatu perkara akan terjadi tanpa halangan apa pun kecuali menghubungkannya dengan kehendak Allah Swt Sungguh agung makna kata insya Allah itu Di dalamnya dikandung makna paling tidak empat hal Pertama manusia memiliki ketergantungan yang tinggi atas rencana dan ketentuan Allah tauhid Kedua menghindari kesombongan karena kesuksesan yang dicapai politik kekayaan keilmuan dan status sosial Ketiga menunjukkan ketawaduan keterbatasan diri untuk melakukan sesuatu di hadapan manusia dan Allah Swt Keempat bermakna optimisme akan hari esok yang lebih baik Bagaimana jika kata insya Allah dijadikan tameng untuk memerdaya manusia atau dalih untuk melepaskan diri dari tanggung jawab Sesungguhnya tulis Hasan Basri Tanjung 2011 kita telah melakukan dua dosa Pertama menipu karena menggunakan zat Nya Kedua kita telah menipu diri kita sendiri karena sesungguhnya kita enggan menepatinya kecuali sekadar menjaga hubungan baik semata dengan rekan kawan atau relasi Dari penjelasan di atas maka penting disadari bahwa jika selama ini kita berjanji dan lupa tidak menyertai insya Allah maka segera disiplinkan mulai sekarang setiap kali berjanji ikuti dengan ucapan insya Allah Semoga Ali Usman aktivis sosial pengurus Lakpesdam PWNU DIY

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Kurangnya Pendidikan Agama dan Krisis Moralitas Bangsa

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …