098403200 1627023767 830 556

Kabar Yang Dinanti, Saudi Izinkan Pemegang Visa Turis Tunaikan Umroh

RIYADH – Ibadah Umrah telah begitu lama dinantikan oleh umat muslim Indonesia, sejak pandemi Covid- 19 hanya dibuka sekali untuk jamaah asal Indonesia setelah itu ditutup kembali karena pandemi yang masih belum dapat dijinakkan.

Setelah pandemi berlangsung 2 ibadah umrah akan kembali dibuka dan diperbolehkan bagi yang mempunyai visa turis untuk melaksanakan ibadah.

Kementerian Haji dan Umroh Arab Saudi mengumumkan orang asing yang datang ke Kerajaan dengan visa turis dapat melakukan umroh. Tentunya, pemegang visa turis bisa melakukan umroh setelah mendapatkan izin dengan menyelesaikan prosedur pada aplikasi Eatmarna dan Tawakkalna.

Kementerian mengatakan pemegang visa kunjungan juga dapat memperoleh izin umroh dengan menyelesaikan proses pendaftaran pada aplikasi Eatmarna. Pembukaan akun di Eatmarna hanya dapat dilakukan setelah memperbarui status kesehatan imun (kekebalan tubuh) pengunjung di aplikasi Tawakkalna.

Kelompok pertama umat muslim melakukan ibadah umroh dengan penerapan protokol kesehatan yang ketat di Masjidil Haram, Mekah, Arab Saudi.

“Hanya mereka yang kebal dengan mengambil dua dosis vaksin virus corona atau menyelesaikan 14 hari setelah mengambil dosis pertama vaksin atau sembuh setelah terinfeksi virus corona yang berhak mendapatkan visa umroh,” kata Kementerian Haji dan Umroh Saudi, dilansir di Saudi Gazette dan republika.co.id Jumat (10/9).

Setidaknya, sekitar 500 perusahaan dan lembaga layanan umroh dan lebih dari 6.000 agen umroh asing telah mulai menerima jamaah luar negeri yang telah divaksinasi efektif mulai 9 Agustus 2021 (1 Muharram 1443 H). Calon jamaah dapat memesan paket umroh dan melakukan semua pembayaran melalui sekitar 30 situs dan platform elektronik yang tersedia untuk pemesanan slot di seluruh dunia.

Kementerian Haji dan Umroh Saudi baru-baru ini mengungkap rencana meluncurkan mekanisme baru untuk mengeluarkan visa umroh tunggal secara daring. Kementerian tersebut menegaskan kesiapannya menerima jamaah umroh sebanyak mungkin sesuai kuota yang telah disepakati dengan berbagai negara Islam sebelum merebaknya pandemi virus corona.

Baca Juga:  Pemerintah Arab Saudi Sanggah Sebaran Hoaks Terkait Jamaah Sudah Divaksinasi Bebas Masuk Masjidil Haram

 

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Menko PMK Muhadjir Effendy

Organisasi Keagamaan Dapat Berperan Sebagai Pusat Pengembangan Narasi Moderasi Beragama

Surabaya – Moderasi beragama adalah jalan terbaik untuk mewujudkan Indonesia yang damai dan kuat ditengah …

Brigjen Ahmad Nurwakhid pada Tabligh Akbar JATMAN DIY dan Jawa Tengah

JATMAN Mitra Strategis BNPT Jalankan Kebijakan Pentahelix

Sleman – Badan Nasional Pdnanggulangan Terorisme (BNPT) terus berupaya menjalankan program kebijakan Pentahelix dalam penanggulangan …