Riyadh Dengan pengalaman yang cukup banyak dalam mengatasi ancaman ekstremisme dan terorisme di berbagai tempat Indonesia dinilai sebagai mitra strategis bagi negara negara Islam dalam memerangi terorisme Hal itulah yang membuat Koalisi Militer Islam untuk Pemberantasan Terorisme IMCTC berharap peran Indonesia dalam memerangi terorisme Pernyataan itu Ketua Koalisi Militer Islam untuk Pemberantasan Terorisme IMCTC Jenderal Rahid Syarif saat bertemu dengan mantan Wakil Menteri Pertahanan RI Sjafrie Sjamsoeddin di Arab Saudi Rabu 19 12 2018 Menurutnya kejahatan terorisme selama ini telah melampaui batas batas negara dan Islam turut menjadi korban dari kejahatan yang luar biasa Itu sebabnya dunia Islam harus membangun kerjasama dalam memberantas kejahatan luar biasa ini Baca juga Jaga NKRI dari Radikalisme dan Terorisme Adalah Fardhu A in Warga NURahid berharap peran serta Indonesia dalam IMCTC Mengingat Indonesia sangat berpengalaman dalam menangani terorisme Terkait harapan Ketua IMCTC tersebut secara diplomatis Sjafrie menyatakan bahwa Indonesia memiliki semangat yang sama dengan ICTC walau tanpa harus bergabung dengan aliansi militer Semangatnya sama yaitu bagaimana dunia bersama sama memerangi terorisme ujar Sjafrie Ia menegaskan Indonesia juga memiliki pemahaman yang sama dengan IMCTC dalam menghadapi terorisme yang merupakan masalah besar di manapun termasuk di negara negara yang mayoritas penduduknya umat Muslim Namun sesuai dengan Konstitusi Indonesia tidak boleh bergabung ke aliansi militer mana pun karena statusnya sebagai negara non blok Oleh karena itu menurut Sjafrie Indonesia menerapkan bentuk kerjasama yang lain dalam bersama sama memerangi terorisme Diketahui sejak dibentuk setahun yang lalu IMCTC beranggotakan 41 negara mulai dari kawasan Timur Tengah Asia Tenggara Asia Selatan dan Afrika Beberapa yang sudah bergabung di antaranya adalah Pakistan Malaysia Brunei Darussalam Arab Saudi Qatar dan lain lain

Tinggalkan Balasan