067954500 1710830915 830 556

Kompetisi Hafalan Alquran untuk Disabilitas Netral Pertama Akan di Gelar di Jakarta

JAKARTA — Kompetisi penghafal Al-Quran bagi tunanetra akan dihelat di Jakarta, Liga Muslim Dunia (Muslim World League/MWL) sebagai penyelengara menyebutkan lomba tersebut akan dihadiri oleh perserta dari berbagai negara.

“Kompetisi bagi disabilitas netra ini bertujuan meningkatkan kepercayaan diri mereka, menonjolkan peran aktif mereka, menginvestasikan kemampuan mental mereka dalam menguasai kitabullah ta‘ala, dan menghormati para jenius di antara mereka dalam menghafal Alquran,” kata Direktur Jenderal Urusan Al-Iqra MWL Khalid bin Hasan Abdul Kafi melalui keterangan, seperti dilansir dari laman republika.co.id Selasa (9/12/2025).

Khalid menjelaskan terdapat lima kategori yang dilombakan pada acara yang digelar di Jakarta, 3-7 Desember 2025 itu, antara lain hafalan 30 juz beserta matan al-Jazariyyah, hafalan 30 juz kategori putra dan putri, hafalan 20 juz, serta hafalan 10 juz.

Para peserta terbaik dalam kegiatan tersebut, menerima penghargaan atas kemampuan luar biasa mereka dalam hafalan, pembacaan Alquran, dan tajwid.

“Sebagai bentuk dukungan terhadap aksesibilitas, MWL juga membagikan 300 mushaf Braille elektronik generasi terbaru kepada para peserta dan lembaga terkait. Teknologi ini diharapkan dapat memperluas akses tunanetra terhadap pembelajaran Alquran di seluruh dunia,” ujar Khalid.

Khalid mengapresiasi Pemerintah Indonesia atas kemitraan strategis dalam penyelenggaraan ajang internasional ini. “Kami menyampaikan rasa terima kasih dan penghargaan yang sebesar-besarnya kepada Republik Indonesia dan Kementerian Agama di dalamnya,” ucapnya.

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat (Bimas) Islam Abu Rokhmad menekankan penyelenggaraan kompetisi hafalan Alquran untuk disabilitas internasional pada waktu itu bertepatan dengan Hari Disabilitas Internasional, sehingga memiliki makna khusus.

“Inisiatif ini menjadi momentum penting dalam membangun sinergi global untuk memperluas ruang partisipasi inklusif bagi penyandang disabilitas netra dalam pengembangan keilmuan Alquran di tingkat dunia, sekaligus meneguhkan kontribusi Indonesia dalam memajukan syiar Islam yang rahmatan lil ‘alamin,” kata Abu Rokhmad.

Acara ini turut dihadiri oleh Sekretaris Jenderal MWL sekaligus Ketua Organisasi Ulama Muslim, Syekh Mohammed bin Abdulkarim Al-Issa; Ketua MPR RI Ahmad Muzani; serta Menteri Agama RI Nasaruddin Umar.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

radikalisme di era digital copy

Lingkungan Digital Jadi Ruang Baru Infiltrasi Paham Radikal

Jakarta – Upaya  serius sangat penting untuk menekan paparan radikalisme di ruang digital. Merujuk data …

Zohran Mamdani 1

Mushaf Ottoman di Balik Sumpah Zohran Mamdani, Jejak Panjang Islam di New York

New York — Pelantikan Zohran Mamdani sebagai Wali Kota New York City mencatatkan sejarah baru, …