republika
republika

Komunitas Muslim Kanada Sambut Ramadhan Dengan Ikuti Aturan Social Distancing

OTTAWA – Di Kanada, masjid biasanya selalu penuh oleh jamaah untuk mendengarkan khutbah jumat dari khatib. Namun, pasca serangan virus corona, masjid-masjid menjadi sepi dari aktifitas ibadah mengikuti himbaun pemerintah.

Setelah pembatalan shalat jumat, Komunitas Muslim di New Brunswick, Kanada kemungkinan akan menjalani bulan Ramadhan dan Idul Fitri di rumah saja tanpa melakukan sholat berjamaah dan silaturrahim.

Untuk mencegah penyebaran virus corona, pekan ini di New Brunswick kembali memperpanjang keadaan darurat selama dua minggu. Aturan membuat jarak antar individu, melarang pertemuan dalam bentuk apapun, termasuk untuk alasan agama, terus disuarakan.

Jumlah kasus di negara ini mengalami peningkatan setiap hari. Total, 91 kasus terkonfirmasi Kamis (2/4) kemarin. Perubahan angka secara signifikan diprediksi tidak terjadi dalam waktu dekat.

Bulan suci Ramadhan diperkirakan akan dimulai pada akhir April. Itu berarti warga Moncton harus melakukan shalat malam hari, atau tarawih, sendirian di rumah.

“Dalam beberapa tahun terakhir, dengan peningkatan populasi yang signifikan di Moncton, ini merupakan masalah yang cukup besar. Ada banyak orang yang muncul untuk shalat ini di masjid,” kata salah satu warga Moncton, Riaz Akhtar, dikutip di CBC, Selasa (7/4).

Akhtar mengatakan pada hari Jumat biasanya, 200 hingga 250 orang akan berpartisipasi dalam shalat Jumat berjamaah. Masjid penuh sesak dengan umat Muslim. Jumlah yang sama terlihat di wilayah Saint John dan Fredericton. Tapi kini segalanya berbeda.

“Kami sangat bergantung pada diri kami sendiri. Dan karena itu Anda merasa sedikit terisolasi,” kata Akhtar.

Presiden Asosiasi Islam Saint John, Abdul Rahimi mengatakan, pertemuan besar untuk merayakan Idul Fitri di akhir Ramadhan memiliki kemungkinan dibatalkan. Biasanya saat shalat ied, Masjid Saint John mampu menampung lebih dari seribu orang.

“Kami berharap untuk (berita) bagus. Jika semuanya berjalan dengan baik, kita akan melakukan sholat Ied, tetapi kita harus mematuhi hukum,” ucapnya.

Dia mengatakan masjidnya biasanya mengundang seorang imam untuk berkunjung dari Ontario dan memberikan khotbah Idul Fitri. Pembatasan perjalanan dan mandat isolasi 14 hari setelah melintasi perbatasan provinsi akan menyulitkan rencana tersebut.

Asosiasi Islam Fredericton, Mohamed El-Bayoumi mengatakan, shalat Jum’at memegang tempat khusus bagi orang-orang. Dia mengatakan beberapa orang mengikuti khutbah Jumat secara daring atau melalui radio, tetapi itu bukan pengalaman yang sama.

Dan kini, cara tersebut sudah tidak mungkin dilakukan. Dia mengatakan shalat Jumat di seluruh dunia telah dibatalkan. “Ketika saya masih terlalu muda untuk pergi ke mana pun, saya tahu kami biasa menyalakan radio pada hari Jumat dan mendengarkannya,” ucapnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

sekjen mui anwar abbas  200108191407 353

MUI: Hiburan Biduan Usai Isra Mi’raj di Banyuwangi Tak Hormati Nilai-Nilai Keagamaan

Jakarta — Aksi hiburan biduan yang digelar di panggung peringatan Isra Mi’raj di Banyuwangi, Jawa …

keutamaan bulan sya'ban

Bulan Sya’ban Segera Tiba: Bulan yang Sering Dilupakan, Tapi Dicintai Rasulullah

Tanpa terasa, umat Islam akan segera memasuki bulan Sya’ban pada 20 Januari 2026. Bulan ini …