Gamila
Gamila

Mantan Supermodel Lepas dari Jerat Narkoba dan Merasakan Hidup Lebih Indah Setelah Jadi Mualaf

Jakarta – Perjalanan hidup dan nasib seseorang merupakan rahasia ilahi. Namun dibalik itu, banyak cerita yang terjalin mewarnai kehidupan seseorang.

Seperti yang dialami mantan supermodel top bernama Gamila. Wanita cantik yang dulunya sangat anggun berlenggak-lenggok di atas catwalk ini, karirnya sempat akan hancur, saat ia terjerat narkoba. Beruntung, sebelum kehancuran datang, cahaya Islam berhasil membawa Gamila keluar dari jerat narkoba setelah ia memutuskan menjadi mualaf.

Gamila adalah seorang mantan supermodel yang terlahir dari keluarga pemuka agama. Tentu saja keluarganya taat beragama. Namun, Gamila berbeda dengan anggota keluarga lainnya. Dia tak pernah percaya dengan konsep Trinitas.

“Saat kecil hingga dewasa saya sangat kesulitan memahami doktrin yaitu perihal Trinitas. Tidak pernah bisa masuk akal saya,” tegas Gamila, seperti dikutip dari kanal YouTube Barat Bersyahadat, Selasa (25/1/2022).

Saat beranjak dewasa, Gamila makin meragukan agamanya dulu. Banyak sekali pertanyaan yang muncul di benaknya. Apalagi ketika melihat kedua orangtuanya begitu rajin beribadah. Bukannya tertarik menjadi taat, Gamila justru berubah menjadi pemberontak.

Pada usia 17 tahun, dia mulai menganiaya dirinya sendiri. Bahkan di usianya yang masih 20 tahun, Gamila mulai kecanduan narkoba. Alhasil, hidupnya pun berantakan selama lima tahun.

Awalnya dia menganggap semua hal tersebut sangat lumrah di kalangan supermodel sukses. Tapi nyatanya, pemikiran tersebut salah besar. Dia hanya merasa putus asa dan melampiaskannya ke hal-hal negatif.

“Pada dasarnya jika hidup kita sudah jatuh seperti itu kita akan dibawa pada kondisi putus asa,” ujarnya.

Gamila
Gamila

Gamila sudah berusaha sekuat tenaga untuk mendalami agamanya dulu. Namun, hati dan jiwanya seolah menolak ajaran tersebut. Hingga akhirnya peristiwa serangan terooris 9 September di Amerika Serikat. Anehnya, jumlah orang yang masuk Islam justru makin meningkat. Gamila pun turut penasaran dengan agama tersebut.

Baca Juga:  PM Pakistan Berikan Dukungan dan Pujian Atas Pernyataan Putin yang Bela Nabi Muhammad

Setelah membaca banyak buku tentang agama Islam dan mengamati umat Islam, Gamila merasa sangat terhubung dengan ajarannya. Dia yakin bahwa Islam tak seburuk sebagaimana yang diberitakan media.

“Orang anggap Islam agama yang didasarkan pada penindasan, permusuhan pada agama lain, padahal itu semua sangat keliru,” kata Gamila.

Gamila sadar akan adanya kaum ekstremis yang membuat agama Islam memiliki citra buruk. Menurutnya, ini hanya kesalahpahaman yang disengaja agar orang-orang menganggap Muslim adalah sekumpulan orang jahat dan pemarah.

Namun sayangnya, hal tersebut justru membuat orang-orang makin penasaran dengan agama Islam, termasuk Gamila. Mereka akan mencari tahu tentang agama Islam dan mulai mempelajari agama Islam lebih dalam.

“Akhirnya orang perlahan memahami sisi lain dari Islam yang berlandaskan rasa damai dan cinta serta kepedulian terhadap sesama,” ucap Gamila.

Gamila mengaku masih ada nilai-nilai agama terdahulu di dalam dirinya. Menurutnya, nilai tersebut hampir mirip dengan agama Islam. Hanya saja, banyak orang non-Muslim yang tidak menyadarinya.

“Semisal, mengasihi tetangga kita dan juga menolong dan mengasihi orang lain, punya tata krama. Jadi, sangat serupa sekali,” terangnya.

Gamila mengaku tidak sedikit pun ragu dengan agama Islam. Dia yakin bahwa Tuhan hanya satu. Islam adalah agama penuh kebenaran.

Kini hidupnya berubah drastis semenjak masuk Islam. Meski tidak bergelimang harta seperti saat berprofesi sebagai supermodel, hatinya lebih tenang dan damai sebagai seorang Muslimah. Dia rela meninggalkan gaya hidup itu tanpa rasa takut akan mengalami hidup yang sulit. Islam berhasil mengubah pandangan hidup Gamila.

Dia pun merasa sangat bersyukur kepada Allah Subhanahu wa ta’ala karena sudah memberikan hidayah Islam kepadanya. Jika tidak, Gamila yakin hidupnya akan terus larut dalam kesedihan.

Baca Juga:  Nathalie Holscher Mualaf Setelah Mimpi Dibisiki Dua Kalimat Syahadat

“Islam telah memberi semua keinginan saya yang berkenaan dengan perkara hati. Saya sangat bersyukur sekali pada Allah Subhanahu wa ta’ala telah memberikan hidayah kepada saya. Sebab, tanpa Islam saya pasti masih bersedih. Hidup saya pasti masih menderita,” pungkasnya.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

akhlak rasulullah

Khutbah Jumat – Pentingnya Akhlaq Dalam Bermasyarakat

Khutbah I اْلحَمْدُ للهِ اْلحَمْدُ للهِ الّذي هَدَانَا سُبُلَ السّلاَمِ، وَأَفْهَمَنَا بِشَرِيْعَةِ النَّبِيّ الكَريمِ، أَشْهَدُ …

Ars Vita Alamsyah

Hebat, Muslimah Indonesia Ini Menjadi Salah Satu Ilmuwan di Space-X Milik Elon Musk

Jakarta – Space-X adalah perusahaan multi raksasa milik orang terkaya di dunia, Elon Musk, yang …