Dalam Islam membela agama adalah bagian penting bahkan terpenting dalam prinsip tujuan syariah maqasyid as syari ah Membela agama adalah bagian menjaga kehormatan agama hifdz ad din Pertanyaannya bagaimana cara membela Islam Salah satu cara membela Islam adalah jihad Namun pengertian jihad tidaklah sempit Kata jihad dalam Qur an banyak ditemukan dengan makna yang beragam Seringkali kita umat Islam mendengar kata jihad hanya dengan pengertian perang qital Padahal perang hanya salah satu bentuk jihad Apabila dalam kondisi damai apa orang Islam tidak bisa melakukan jihad apakah pintu jihad sudah tertutup Apakah itu artinya juga membela Islam sudah selesai Kita masih bisa membela Islam dengan cara berjihad di tengah kondisi masyarakat dan Negara yang damai seperti Indonesia ini Jihad sekali lagi tidak hanya bermakna perang Justru menyempitkan jihad hanya makna perang itu sangat berbahaya Kenapa Karena umat Islam sudah berhenti berjihad di saat kondisi damai Secara bahasa jihad bersumber dari kata Jahada yang berarti kemampuan kesusahan Kata Ijtihad berasal dari kata jahada yang artinya mengerahkan upaya apakah melalui tangan lidah atau alat yang bisa membantu untuk mewujudkan upaya itu Oleh karena itu seorang mujtahid adalah orang yang telah berusaha untuk mengeluarkan tenaganya untuk mendapatkan sesuatu Baca juga Menolak Khilafah Menolak Ajaran Islam Di sinilah penting melihat makna jihad secara kaffah atau menyeluruh Ibnu Qayyim al Jauziyyah dalam Zaadul Ma ad memberi empat tingkatan dalam jihad 1 Jihad melawan hawa nafsu2 Jihad melawan syetan3 Jihad melawan orang kafir dan munafik4 Jihad melawan kemungkaran dan orang dzalim Empat tingkatan ini memberikan pelajaran bagi kita bahwa sejatinya ladang jihad itu sangat luas Karena itulah umat Islam mempunyai kesempatan yang besar untuk menjadi mujahid dan pembela agama sesuai dengan kadar kemampuan waktu dan tempat masing masing Membela Islam harus melihat kemampuan diri dan kondisi Sangat tidak tepat apabila umat Islam mengatakan membela Islam dengan perang di tengah kondisi damai dengan berdalih jihad Itulah salah satu kesalahan dalam diri umat dengan semangat membela Islam tetapi dengan pengetahuan yang dangkal Dalam prakteknya umat Islam seringkali diperdaya dengan kalimat kalimat membela Islam dalam konteks yang tidak tepat Menggiring umat dalam kepentingan tertentu menjadi sangat rentan dilakukan apabila umat Islam tidak memiliki pengetahuan keagamaan yang cukup Lalu apa dan di mana ladang jihad bagi umat saat ini Mempraktekkan Jihad untuk Bela IslamSetelah mengkategorikan empat tingkatan dalam jihad Ibnu Qoyyim memperinci tingkatan itu dalam bebrapa bentuk Pertama Jihad melawan nafsu ada empat bentuk tahapan 1 Berjihad untuk mempelajari ilmu ilmu agama 2 Berjihad untuk mengamalkannnya setelah ia mempelajarinya 3 Berjihad untuk mendakwahkannya secara benar dan mengajarkan kepada mereka yang tidak mengetahuinya 4 Berjihad dalam kesabaran berdakwah di jalan Allah dan sabar terhadap beban dan rintangan yang dihadapi Kedua Jihad melawan setan memiliki dua tingkatan 1 Berjihad untuk menghindari apa saja yang dapat menjerumuskan seseorang ke dalam kesyubhatan 2 Berjihad untuk melawan hawa nafsu dan keinginan keinginan yang dapat merusak dirinya Ketiga Jihad melawan orang kafir dan munafik memiliki empat tahapan sesuai kemampuan1 jihad dengan hati mengingkari dan tidak sepaham dengan orang kafir2 jihad dengan lisan melakukan hujjah dan argument untuk melawan orang kafir3 jihad dengan harta menafkahkan harta untuk melawan orang kafir4 jihad dengan tangan melakukan peperangan melawan orang kafirKeempat jihad melawan kedhaliman permusuhan dan kemunkaran memiliki tiga tingkatan 1 Jihad dengan tangan jika seseorang mampu 2 Jihad dengan lidah jika seseorang tidak mampu dan3 Jihad dengan hati jika tidak mampu dengan lisanItulah ladang jihad yang tersedia bagi umat Islam saat ini Jihad selalu disesuaikan dengan konteks kemampuan dan kondisi Dalam kondisi damai umat Islam bisa melakukan jihad dengan menuntut ilmu mengamalkan berdakwah dan terus tabah dan sabar dalam melakukan dakwah Tidak tepat dalam kondisi damai dipraktekkan jihad melawan kafir Semua level jihad selalu disesuaikan dengan kemampuan Jihad melawan kemungkaran juga tidak bisa serampangan Dalam konteks bernegara melihat kemungkaran tidak bisa melakukan tangan dengan main hakim sendiri Hal paling mungkin adalah dengan lisan dan hati Karena jihad dengan tangan justru akan menyebabkan kemudharatan Jihad yang sebenarnya harus selalu konstan dilakukan oleh umat Islam adalah jihad melawan hawa nafsu syetan Jihad ini sangat penting untuk menghindari kesyubhatan dan segala hawa nafsu yang merusak diri dan masyarakat Inilah ladang ladang jihad yang bisa dilakukan oleh umat Islam dalam rangka membela Islam Jihad tidak hanya sebatas perang dan pintu jihad tidak tertutup dalam kondisi damai karena banyak bentuk jihad yang bisa dilakukan umat Islam dalam membela Islam

Tinggalkan Balasan