Masjid Al Nour Hamburg Jerman
Masjid Al Nour Hamburg Jerman

Masjid Al Nour Ini Dulunya Gereja, Kini Menaranya Bertuliskan Lafaz ‘Allah’

Jakarta – Agama Islam dan Kristen adalah dua agama dengan jumlah pemeluk terbesar di dunia. Tak salah bila perubahan yang terjadi antara bangunan gereja menjadi masjid ataupun sebaliknya menjadi sesuatu yang menarik.

Fenomena tersebut pun pernah terjadi di Jerman yang notabene Muslim agama minoritas di sana. Pada tahun 2012, untuk pertama kalinya sebuah gereja di Kota Hamburg, Jerman, diubah menjadi masjid.

Gereja tersebut bernama Kapernaum-Kirche yang telah dibangun untuk mengakomodasi kebutuhan umat Kristen di Distrik Horn yang berkembang pada tahun 1961. Namun seiring berjalannya waktu, Gereja Kapernaum mengalami kekurangan jemaat dan dana, sehingga para evangelis terpaksa menjual bangunan itu di tahun 2002.

Dikutip dari akun Facebook Cordova Media via laman okezone.com, Kamis (28/10/2021), pada 10 tahun kemudian, tepatnya tahun 2012, gereja tersebut telah dibeli oleh Komunitas Muslim Al-Nour yang makin berpengaruh di Jerman.  Pembelian ini sontak menghebohkan publik Negeri Panser.

Nikolaus Schneider, presiden dewan Gereja Injili di Jerman menyebut penjualan gedung itu kepada kaum Muslim sebagai tragedi. Sebuah foto yang menunjukkan salib Kapernaum diganti dengan kaligrafi bertuliskan ‘Allah’ di menaranya telah beredar di linimasa Twitter Jerman dan Polandia selama berminggu-minggu. Pro-kontra pun tidak dapat dihindarkan.

Bahkan, Kanselir Jerman Angela Merkel ikut angkat bicara dengan mengatakan, “Alih-alih salib, kata ‘Allah’ sekarang berdiri di atas menara gereja. Sebuah gereja di Hamburg telah diubah menjadi masjid. Mungkin sebagai bagian dari ‘nilai-nilai Eropa’.”

Namun sebagian dari para imam dan umat Kristen setempat mengklaim bahwa pembelian tersebut akan mempererat ikatan hubungan mereka dengan Komunitas Muslim Al-Nour. Bahkan salah satu mantan pendeta Kapernaum mengatakan menyambut Al-Nour ke gereja dengan tangan terbuka.

Baca Juga:  Pentingnya Menuntut Ilmu dengan Guru yang Memiliki Sanad yang Jelas

Sebagai informasi, biaya pembelian gereja dan rekonstruksi menjadi masjid berhasil didanai dari sumbangan. Pemerintah Kuwait juga ikut membayar beban rekonstruksi dengan menyumbangkan EUR1 juta atau sekira Rp16,5 miliar saat itu.

Dengan demikian saat peresmian Masjid Al-Nour tidak hanya dihadiri oleh pejabat pemerintah setempat, namun juga duta besar Kuwait turut ambil bagian dalam upacara pembukaan masjid.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

viral ustaz berdakwah sambil streaming mobile legends

Inovasi Keren, Ustaz Berdakwah Sambil Streaming Mobile Legends

Jakarta – Berdakwah atau mensyiarkan agama dan kebaikan dapat dilakukan dengan berbagai cara, yang paling …

MBS

Diangkat Jadi Perdana Menteri, MBS Penanggung Jawab Baru 2 Masjid Suci

Riyadh –Raja Salman telah mengangkat Putra Mahkota Muhammed Bin Salman (MBS) sebagai Perdana Menteri Arab …