wna yang diklaim dari kedubes jerman mendatangi markas fpi dok istimewfpi 169
wna yang diklaim dari kedubes jerman mendatangi markas fpi dok istimewfpi 169

Kemlu Minta Klarifikasi Kedubes Jerman Terkait Kunjungan Stafnya Ke Markas FPI

Jakarta – Staf Kedutaan Jerman, tiba-tiba mendatangi markas Front Pembela Islam (FPI) di Petamburan, dari penuturan Munarman yang merupakan salah seorang petinggi FPI kedatangan keduanya untuk menyampaiakan bela sungkawa dan perhatian ke Habib Rizieq Shihab.

Perilaku Staf Kedutaan Jerman yang mendatangi markas FPI kontak menjadi sorotan publik dan menjadikan hubungan dengan pihak Jerman rentan terganggu karena mencampuri urusan dalam negeri Indonesia.

Indonesia melalui Kemenlu merespon tindakan Staf Kedutaan Jerman dengan memanggil Kepala Perwakilan Kedubes Jerman dan secara langsung meminta klarifikasi. Dalam keterangan yang didapat, pihak Kedubes Jerman mengakui bahwa staf nya datang ke markas FPI, namun atas inisiatif sendiri dan bukan merupakan refresentasi negara Jerman. Selain itu staf tersebut telah diminta untuk pulang untuk menyampaikan keterangan di Jerman.

“Kedubes Jerman menyampaikan bahwa staf diplomatik tersebut telah diminta kembali segera untuk mempertanggungjawabkan tindakannya dan memberikan klarifikasi kepada pemerintahnya,” tulis Kemlu dalam laman resmi mereka, seperti dikutip dari laman detikcom. Senin (21/12/2020).

Meminta klarifikasi dan menyampaikan protes atas kegiatan Staf Kedutaan Jerman di Jakarta yang mendatangi markas FPI di Petamburan. Dalam pertemuan tersebut, Kepala Perwakilan Kedutaan Besar Jerman membenarkan keberadaan staf mereka di sekretariat organisasi tersebut.

“Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan bahwa keberadaan staf Kedubes Jerman di tempat tersebut dan pertemuan yang dilakukan adalah atas inisiatif pribadi tanpa mendapatkan perintah atau sepengetahuan pimpinan Kedutaan Besar Jerman,” ucap Kemlu.

Atas kejadian ini, Kemlu menyatakan Kepala Perwakilan Kedubes Jerman menyampaikan permintaan maaf dan penyesalannya. Kemlu menyebut Kepala Perwakilan Kedubes Jerman juga menyangkal isi berbagai pernyataan yang disampaikan salah satu pimpinan FPI.

“Kepala Perwakilan Kedubes Jerman memastikan bahwa insiden tersebut tidak mencerminkan kebijakan pemerintah dan Kedutaan Besar Jerman serta menolak tegas kesan bahwa kedatangan staf kedutaan tersebut sebagai bentuk dukungan Jerman kepada organisasi tersebut,” kata Kemlu.

“Kedutaan Jerman juga secara tegas menyampaikan dukungan dan komitmen pemerintah Jerman untuk melanjutkan kerja sama bilateral dengan Indonesia untuk melawan intoleransi, radikalisme, dan ujaran kebencian,” jelas Kemlu.

Baca Juga:  Viral Adzan Gaya Baru, Ini Sejarah Adzan dan Hukum Merubahnya?

Selanjutnya Kemlu menuntut Kedutaan Besar Jerman menjelaskan polemik staf mereka menyambangi markas FPI kepada publik Indonesia.

“Kementerian Luar Negeri menuntut agar Kedutaan Besar Jerman memberikan pernyataan resmi kepada publik sebagaimana yang dijelaskan kepada Kementerian Luar Negeri,” sebut Kemlu.

FPI mengaku telah didatangi pihak Kedutaan Besar Jerman untuk Republik Indonesia. FPI menyatakan pihak Jerman turut berbelasungkawa atas tewasnya enam anggota FPI pengawal Habib Rizieq.

“Dari Kedutaan Jerman sudah datang ke Sekretariat FPI,” kata Sekretaris Umum FPI Munarman dalam keterangannya kepada wartawan, Sabtu (19/12).

Munarman menjelaskan pihak staf Kedutaan Besar Jerman yang datang ada dua orang. Mereka berkunjung ke Sekretariat DPP FPI, Petamburan, Jakarta Pusat. Mereka datang pada Kamis (17/12) siang hari.

“Dari pihak Kedubes Jerman menyampaikan turut berdukacita dan belasungkawa atas kejadian dibunuhnya enam syuhada,” kata Munarman.

Enam anggota FPI itu bakal mengawali perhatian global atas kasus ini. Munarman menyebut tewasnya enam anggota FPI itu sebagai pembunuhan di luar hukum.

“Perhatian internasional terhadap kasus extrajudicial killing enam syuhada akan berdampak pada reputasi Indonesia di dunia internasional,” ujar Munarman.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Kepala BNPT Komjen Pol Dr Boy Rafli Amar MH saat RDP dengan Komisi III DPR RI Rabu September

Anggota MIT Tambah Jadi 12 Orang, Kepala BNPT: Ada 17 Desa di Poso Penceramahnya Dukung Ali Kalora

Jakarta – Jumlah anggota kelompok teroris Mujahidin Indonesia Timur (MIT) yang semua tinggal 6 orang, …

Komjen Boy Rafli Amar

BNPT Tanggapi Positif Peringatan Jepang Terkait Potensi Aksi Terorisme di Tempat Ibadah

Jakarta – Jepang mengeluarkan peringatan potensi ancaman terorisme di Indonesia dan lima negara ASEAN yaitu …