Serangan ISIS di Al Rashad Baghdad menewaskan orang penduduk desa
Serangan ISIS di Al Rashad Baghdad menewaskan orang penduduk desa

Diserang Teroris Islamic State, 11 Penduduk Desa di Irak Tewas

Baghdad – Islamic State of Iraq and Syria (ISIS)  memang telah hancur di Irak dan Suriah. Namun sel-sel mereka masih bergerilya dan menebar teror di mana-mana. Irak, Suriah, Afghanistan, Pakistan, Indonesia, Thailand, Filipina, Mesir, Sudan, Mali, Nigeria, Niger, dan beberapa negara lain, teror ISIS masih menjadi hantu.

Terbaru, sejumlah kelompok bersenjata yang diduga dari kelompok teroris ISIS menyerang penduduk desa di timur laut Baghdad, pada Selasa (26/10/2021). Akibat insiden itu, sebanyak 11 orang tewas dalam serangan di sebuah desa di Irak timur.

Dikutip dari AFP, Rabu (27/10/2021), sumber keamanan menuduh serangan di Al-Rashad Provinsi Diyala itu dilakukan oleh ISIS. 11 penduduk desa tewas dan 13 terluka.

Sumber keamanan lainnya mengatakan bahwa warga sipil termasuk di antara mereka yang terbunuh oleh tembakan senjata ringan di desa itu. Daerah itu kini telah ditutup dan bala bantuan dikirim untuk memburu para penyerang.

Kedua sumber tersebut mengatakan sebagian besar penduduk desa berasal dari suku Bani Tamim yang sama dengan gubernur provinsi Diyala.

ISIS meningkatkan serangan untuk mengendalikan sebagian besar Irak dan Suriah pada tahun 2014. Akan tetapi ‘kekhalifahan’ mereka kemudian runtuh di bawah serangan berturut-turut.

Irak menyatakan kalah pada 2017 dan kelompok itu dihancurkan di negara tetangga Suriah pada 2019. Namun ancaman jihadis tetap ada dan kelompok itu terus melakukan serangan.

Sebuah laporan PBB yang diterbitkan awal tahun ini memperkirakan bahwa sekitar 10.000 pejuang ISIS tetap aktif di Irak dan Suriah. Pada awal September, 13 petugas polisi federal Irak tewas dalam serangan ISIS di pos pemeriksaan mereka di dekat kota utara Kirkuk.

Sementara pada bulan Juli, kelompok tersebut mengaku bertanggung jawab atas serangan di sebuah pasar di distrik Syiah Baghdad, Kota Sadr. Dalam serangan itu sekitar 30 orang tewas.

Baca Juga:  Masjid Al Nour Ini Dulunya Gereja, Kini Menaranya Bertuliskan Lafaz ‘Allah’

Awal bulan ini, pihak berwenang mengumumkan dua penangkapan signifikan di luar Irak. Penangkapan itu mengenai perencana serangan yang diklaim ISIS tahun 2016 yang menewaskan 320 orang di Baghdad, dan tersangka kepala keuangan ISIS, Sami Jasim al-Jaburi.

Di Afghanistan, pasca berkuasanya Taliban, telah empat kali ISIS Khorasan (ISIS-K) melakukan teror bom bunuh diri. Bahkan teror itu dilakukan di masjid.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

tanggal januari hari apa ini sejarah lahirnya kemenag

Tentukan Awal Idul Adha 1443 H Kemenag Gelar Sidang Isbat

Jakarta – Pelaksanaan Hari Raya Idul Adha akan ditentukan pada hari ini, sidang akan digelar …

viral ibu di cfd memperjuangkan pelegalan ganja medis

PBNU Akan Segera Kaji Penggunaan Ganja untuk Medis dari Sisi Kesehatan dan Hukum Agama

PBNU Akan Segera Kaji Penggunaan Ganja untuk Medis dari Sisi Kesehatan dan Hukum Agama Jakarta …