Masya Allah Kalbar Canangkan Program Lima Ribu Hafiz dalam Lima Tahun

0
1236
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (PDTT) Abdul Halim Iskandar (kanan) berjalan bersama Gubernur Kalimantan Barat Sutarmidji (kiri) saat menghadiri Rapat Koordinasi Program Inovasi Daerah ke-III di Pontianak, Kalbar, Senin (4/11/2019). Menteri Desa PDTT mengapresiasi kebijakan Gubernur Kalbar yang membuat Peraturan Gubernur (Pergub) tentang percepatan pembentukan desa mandiri serta bersinergi dengan TNI/Polri sehingga berhasil membangun 87 Desa Mandiri di Kalimantan Barat. ANTARA FOTO/Jessica Helena Wuysang/ama.

JAKARTA – Kalimantan Barat (Kalbar) ingin mencetak genarasi yang Qur’ani oleh karena itulah Kalbar mencanangkan program lima ribu Hafiz dalam lima tahun kedepan.

Gubenur Kalbar Sutarmidji mengatakan program lima ribu hafiz menjadi program unggulan untuk meningkatkan kualitas kehidupan keagamaan.

“Kita baru membebaskan biaya pendidikan SMP dan SMA Negeri. Nanti akan kita lihat Madrasah Aliyah Negeri bisa (dibebaskan biaya) atau tidak,” ujar Sutarmidji dikutip dari laman resmi Kemenag dan dari laman republika.co.id, Ahad (9/2).

Tak hanya bagi umat muslim, pengembangan kehidupan keagamaan juga akan dilakukan bagi umat agama lain. Ia menyebut perayaan Pesparawi, Pesparani, serta yang lainnya akan terus diperhatikan oleh pemerintah. Selain itu, ia menyampaikan pembangunan- pembangunan rumah ibadah, seperti Gereja atau Vihara juga akan diakomodir dengan baik.

“Termasuk kita baru-baru ini membangun altar untuk saudara-saudara kita yang Konghucu,” ucap Sutarmidji.

Kerukunan dan toleransi umat beragama di Kalimantan Barat menurut Sutarmidji berjalan dengan baik. Ia menambahkan, salah satu acara rutin tahunan yang mewujudkan kerukunan umat beragama di wilayah Kalimantan Barat adalah Perayaan Cap Go Meh yang akan berlangsung di Kota Singkawang. “Kami mengucapkan terimakasih atas kehadiran Bapak Menteri Agama yang akan melihat Perayaan Cap Go Meh tingkat nasional, di Singkawang,” katanya.