Menaati Ulu al-Amr Perspektif Aswaja

Dalam doktrin Islam ketaatan rakyat pada ulu al amr pemimpin penguasa menjadi sorotan penting karena hal ini menyangkut stabilitas hidup berbangsa dan bernegara Stabilitas akan mengantarkan pada kesejahteraan dan ketenteraman bersama yang menjadi cita cita utama kehidupan berbangsa dan bernegara Terkait ketaatan pada ulu al amr ini baik al Qur an maupun Hadis memberikan porsi ulasan yang baik dan memadai Dalam al Qur an misalnya Allah Swt berfirman Wahai orang orang yang beriman taatilah Allah dan taatilah Rasul dan Ulil Amri pemegang kekuasaan diantara kamu Kemudian jika kamu berbeda pendapat tentang sesuatu maka kembalikanlah kepada Allah al Qur an dan Rasul sunnahnya jika kamu beriman kepada Allah dan Hari Kemudian Yang demikian itu lebih utama bagimu dan lebih baik akibatnya Qs al Nisa 4 59 Pertanyaannya kini siapa ulu al amr itu Tim Penafsir Kementerian Agama Republik Indonesia RI menuliskan uli artinya pemangku dan amr artinya urusan atau kepentingan Ulu al amr maknanya pemangku urusan atau kepentingan Para ulama ada yang memandang ulu al amr adalah penguasa imam atau pemuka agama Pemegang kekuasaan itu sendiri meliputi pemerintah penguasa alim ulama dan para pemimpin masyarakat al Qur an dan Tafsirnya II 196 Abdullah bin Abbas sebagaimana dikutip Ibn Jarir al Thabari menyatakan bahwa ulu al amr adalah para amir penguasa Tafsir al Thabari V 146 147 Dalam Tafsir al Jalalayn ulu al amr ditafsiri dengan al wulat para penguasa Tafsir al Jalalayn I 79 Ahmad al Shawi mengemukakan al wulat yang mengurus sesuatu adalah Khulafa al Rashidin imam imam mujtahidin dan para hakim al Shawi ala al Jalalayn I 197 Baca juga Tasawuf adalah Benteng Akhlak dan Moral Generasi MilenialKiai Bisyri Musthafa dari Rembang menjelaskan ulu al amr adalah wong wong kang pada nguwasani urusan ira kabeh orang orang yang mengurusi persoalan kalian semua al Ibriz li Ma rifah Tafsir al Qur an al Aziz I 220 Sedangkan Muhammad Rashid Rida menjelaskan ulu al amr adalah lembaga gabungan yang terdiri dari para amir al umara para hakim al hukkam ahli ilmu pengetahuan al ulama kepala pasukan militer seluruh ketua dan pemimpin masyarakat yang menjadi referensi atau rujukan dalam masalah kebutuhan dan kemaslahatan umum Lembaga ini acapkali dikenal dengan istilah ahl al hall wa al aqdi Tafsir al Manar V 181 Dan mereka inilah yang setiap saat mengurus dan berupata menyelesaikan segala problematika keumatan Ulu al amr yang memiliki perintah disebut sebagai pemegang kekuasaan menurut Abd Muin Salim karena siapapun yang berhak memberi perintah berarti ia juga mempunyai kekuasaan mengatur suatu urusan Menurutnya dalam pengertian yang lebih luas ulu al amr juga mencakup setiap pribadi yang memegang kendali urusan kehidupan besar ataupun kecil seperti negara atau keluarga Konsepsi Kekuasaan Politik dalam Islam 279 Pada Qs al Nisa 4 59 di atas Allah SWT menyandingkan ketaatan pada tiga pihak Allah SWT Rasul dan ulu al amr Ketaatan pada Allah SWT dan Rasul Nya bersifat mutlak karena keduanya pasti benar Sedangkan ketaatan pada ulu al amr bersifat relatif karena tidak ada jaminan kebenaran padanya Muhammad Ali al Sayis menyatakan ketaatan pada Allah Swt bermakna ketaatan pada al Qur an dan ketaatan pada Rasul Nya bermakna ketataan pada Sunnah Tafsir Ayat al Ahkam III 118 M Quraish Shihab menuliskan berbeda dengan ketaatan pada Allah Swt dan Rasul Nya tidak disebutkannya kata taat pada ulu al amr memberi isyarat bahwa ketaatan pada mereka tidak berdiri sendiri tetapi berkaitan dengan ketaatan pada Allah SWT dan Rasul Nya Bila perintahnya bertentangan dengan nilai nilai ajaran Allah SWT dan Rasul Nya maka tidak dibenarkan taat pada mereka Ini berdasarkan Hadis Rasulullah Saw Tidak ada ketaatan bagi makhluk dalam hal kemaksiatan pada Khaliq Wawasan al Qur an 427 Ibn Katsir ketika menjelaskan ketaatan pada ulu al amr mengutip Hadis Rasulullah Saw yang diriwayatkan oleh Yahya bin al Qaththan dari Abdullah bin Umar Rasulullah SAW bersabda Wajib atas orang muslim untuk mendengar dan taat dalam hal yang ia sukai atau tidak ia sukai selama tidak diperintah berbuat maksiat Apabila diperintahkan berbuat maksiat maka tidak boleh mendengar dan menaatinya Tafsir al Qur an al Adhim I 506 Suka tidak suka ketaatan wajib diberikan pada ulu al amr asalkan tidak untuk kemaksiatan pada Allah Swt dan Rasul Nya Ketentuan ketaatan pada ulu al amr yang tidak berdiri sendiri ini juga sejalan dengan Hadis Rasulullah Saw yang diriwayatkan Imam al Bukhari dari Abu Hurairah r a Siapa menaatiku maka ia menaati Allah dan siapa mendurhakaiku maka ia mendurhakai Allah Siapa menaati amirku maka ia menaatiku dan siapa mendurhakai amirku maka ia mendurhakaiku Shahih al Bukhari IX 77 Hadis ini menjelaskan ketaatan pada pemimpin penguasa berkorelasi ketaatan pada Rasul Nya yang juga menunjukkan ketaatan pada Allah SWT Kedurhakaan pada pemimpin penguasa menunjukkan kedurhakaan pada Rasul dan Allah SWT Namun jelas ketaatan pada ulu al amr itu harus dilandasi oleh ketaatannya pada Allah dan Rasul Nya Jika ulu al amr mengajak kedurhakaan pada kedua Nya maka tidak ada ketaatan padanya Ketaatan pada ulu al amr ini penting dalam sistem pemerintahan karena akan menentukan sukses tidaknya kebijakan maslahah penguasa Karena itu dalam pandangan Ahlus Sunnah wa al Jamaah Aswaja selama kebijakan pempimpin itu tidak keluar dari jalur al Qur an dan Sunnah tidak mengajak pada kedurhakaan pada Allah Swt dan Rasul Nya maka ketaatan wajib diberikan padanya tanpa memandang latar belakang keturunan sosial dan ekonominya Nurul H Maarif Pengelola Pondok Pesantren Qothrotul Falah Lebak

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Hukum dan Tata Cara Melakukan Nikah Mut’ah

About Islam Kaffah

Check Also

duduk di kuburan

Saat Ziarah, Bolehkah Duduk di Kuburan?

Meskipun arus puritanisasi  mengklaim ziarah kubur adalah ritual bid’ah, tapi tidak banyak muslim nusantara yang …

shalat ghaib korban bencana

Shalat Ghaib untuk Korban Bencana

Pada tanggal 4 Desember 2021 telah terjadi peningkatan aktifitas vulkanik di gunung semeru. Hal itu …