Menantu Kesayangan Rasulullah

Sayyidina Ali Bin Abi Thalib dikenal sebagai menantu Rasulullah yang paling dicintai Ia menikahi Fatimah az Zahra yang merupakan putri ke 4 Rasulullah dengan istri pertamanya Khodijah Pernikahan Ali dan Fatimah menurut para sejarawan dilangsungkan pada awal bulan Muharram tahun ke 2 Hijriyyah yang kemudian dari pernikahan mereka berdua melahirkan Sayyidina Hasan dan Sayyidina Husain Sebagaimana terjadi pada umumnya rumah tangga Ali bin Abi Thalib dengan putri Rasulullah itu juga pernah mengalami problem Diceritakan dalam salah satu hadis yang diriwayatkan Imam Al Bukhori dalam Shahih nya suatu ketika Rasulullah pernah berkunjung ke rumah putri tercintanya itu Namun ketika berada di rumah Rasulullah tidak mendapati Ali lalu bertanya kepada Fatimah Di mana anak pamanmu wahai Fatimah Mendengar pertanyaan itu Fatimah justru diam seolah mengisyaratkan jika dirinya tidak mengetahui keberadaan suaminya Dan seolah olah ada yang ditutup tutupi Akhirnya dengan sedikit bingung Fatimah berkata Sedang ada masalah sedikit antara aku dan dia Dia telah membuatku marah lalu pergi tidak mau tidur bersamaku Mendengar aduan itu dari putrinya lalu Rasulullah meminta seseorang untuk mencari keberadaan menantunya Suruhan Rasulullah langsung bergegas pergi dan dengan cepat kembali lagi sembari memberikan kabar kalau Ali sedang tidur pulas di dalam masjid Tanpa berpikir panjang Rasulullah kemudian segera menyusul Setelah mendapati Ali memang benar sedang tertidur di Masjid dengan keadaan miring hingga bajunya tersingkap lalu Rasulullah mengusapkan debu yang mengotori badan Ali sembari membangunkannya Wahai Aba Turab bangunlah Wahai Aba Turab bagunlah Mendengar itu Ali pun bangun Dalam salah satu hadis yang lain diceritakan jika selanjutnya Rasulullah menyuruh Ali untuk duduk Baca Juga Sahabat Abu Hurairah Gudangnya Hadist Nabi Tidak hanya dengan problem itu yang disaksikan Rasulullah Dalam salah satu hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas juga menceritakan peristiwa yang hampir sama Dikisahkan bahwa suatu saat Rasulullah berkunjung ke rumah putrinya itu tetapi Rasulullah justru heran melihat putri dan menantunya tiba tiba diam saat melihat kedatangannya Penasaran atas hal itu Rasul pun bertanya Tadi saya mendengar kalian berdua sedang tertawa tetapi tiba tiba sejenak kalian diam Ada masalah apa Karena Rasul terlihat ingin mengetahui yang sebenarnya Fatimah pun menjawab Ya Rasul demi ayah dan ibuku tadi suamiku berkata kalau dirinya lebih engkau cintai daripada aku Maka aku pun tidak setuju dan mengungatnya kalau itu tidak benar Karena aku lah yang lebih engkau cintai Atas pernyataan putrinya Rasulullah merasa tertegun dan memberikan penjelasan yang sebenarnya sembari mengatakan Wahai putriku kamu aku sayangi sebagai putriku Sedangkan Ali dia lebih mulia di sisiku Sanjungan Rasulullah terhadap Ali bin Abi Thalib sering disampaikan oleh Rasulullah Selain dikenal sebagai sahabat yang paling berjasa atas perkembangan Islam pertama kali Ali juga diakui Rasulullah sebagai orang yang dianugerahi banyak ilmu yang dari kecil sudah mendapat didikan langsung darinya Kemudian Ali tumbuh besar dikenal sebagai seorang sahabat terdekat Rasul yang memiliki pemikiran pemikiran kritis intelektual dan dikenal sebagai ahli Fiqh pada masanya Kepintaran Ali semakin lengkap karena diimbangi dengan moral yang baik rendah hati dan santun Bahkan saat terjadi kekosongan Khalifah Usman bin Affan selama kurang lebih tiga hari Ali tidak langsung menyodorkan diri menjadi pemimpin Sebab ia merasa memiliki tanggung jawab moral yang besar dan mengetahui dengan jelas syarat syarat menjadi seorang pimpin yang pantas Khoirul Anwar Afa Penulis adalah Dosen Fakultas Ushuluddin PTIQ Jakarta

Bagikan Artikel
Baca Juga:  Cerita Nabi Idris untuk Anak (2) : Nabi yang Cerdas yang Mewariskan Tradisi Menulis
Best Automated Bot Traffic

About Islam Kaffah

Islam Kaffah