Maulid: Wujud Cinta Tak Terbantahkan kepada Rasulullah

Usia Perayaan Maulid Nabi sejatinya sebaya dengan Islam itu sendiri Benihnya mulai muncul pada masa Rasulullah Dalam sebuah hadits riwayat Imam Muslim disebutkan bahwa ketika Nabi ditanya mengapa Beliau berpuasa pada hari Senin beliau menjawab Pada hari itu Aku dilahirkan dan Wahyu diturunkan kepadaku Nabi ditanya soal Puasa pada hari Senin beliau menjawab Pada hari itu Aku dilahirkan dan Wahyu diturunkan kepadaku Shahih Muslim 3 169Puasa adalah cara Rasulullah Merayakan maulidnya Dan itu berarti Rasulullah merayakan Maulidnya setiap pekan sekali Beranjak dari Hadits ini Imam Nawawi dalam kitab Majmu nya berpendapat bahwa puasa di Hari Senin hukumnya adalah sunnah bahkan Syaikh al Dimyathi dalam kitab I anah al Thalibin mengatakan bukan sunnah biasa namun Sunnah muakkad karena Rasulullah rutin melakukannya Al Majmu 6 385 I anah al Tahlibin 2 305 Baca juga Maulid Nabi Muhammad Saw sebagai Spirit Perbaikan Diri Sesungguhnya hakikat perayaan Maulid Nabi adalah ungkapan syukur dan letupan rasa senang atas risalah Nabi Muhammad Rasa senang Ekspresinya beragam ada yang mengadakan acara silaturahmi antar Teman handai tolan Fuqara dan segenap elemen masyarakat yang memiliki visi cinta Rasul yang sama Ada juga yang mengenang sirah Nabi yang begitu heroik dalam mensyiarkan Islam dengan membaca kitab qasidah biasanya kitab barzanji dan lain lain harapannya agar muncul spirit semangat motivasi untuk meneladani perjuangan Nabi Muhammad saw Apakah ada dalil yang menyuruh kita bersyukur atas lahirnya Nabi Muhammad Ada Allah berfirman dalam surah Yunus ayat 58 katakanlah wahai Muhaimmad Sebab karunia dan Rahmat Allah kepada kalian maka bergembiralah kalian Ayat ini dengan tegas dan jelas menyuruh kita untuk bergembira tatkala datang karunia dan rahmat Allah Sedangkan Datangnya atau lahirnya Nabi Muhammad adalah karunia dan rahmat terbesar pada umat melebihi karunia dan rahmat apapun yang pernah ada Allah sendiri yang menyatakan bahwa Nabi Muhammad adalah Rahmat bagi semesta Dan Kami tidak mengutusmu Muhammad kecuali sebagai rahmat bagi alam semesta al Anbiya 107Dalam surat al Nisa ayat 83 Allah juga menegaskan bahwa Rasul adalah karunia terbesar bagi umat kalau tidaklah karena Karunia dan Rahmat Allah kepadamu tentulah kamu mengikuti Syaithan kecuali sebagian kecil saja diantara kamu Imam Ismail al Haqqi menafsirkan karunia dan rahmat itu dengan terutusnya Nabi Muhammad saw Tafsir Ruh al Bayan Ismail al Haqqi 3 33 Baca juga Bid ah Membawa Manfaat Maka tidak bisa dibantah lagi bahwa bergembira dengan segala bentuknya dan bersenang dengan segala dimensi ekspresinya atas kelahiran dan terutusnya Nabi Muhammad merupakan titah Al Qur an dari Allah Adakah fatwa Ulama salaf soal merayakan maulid Nabi tentu banyak jawabannya Diantaranya adalah Ibnu Taimiyyah ulama yang selama ini dicitrakan sebagi Imamnya orang Wahabi kelompk anti Maulid justru mendukung perayaan Maulid Nabi Beliau mengatakan sebagian orang sedang gencar gencarnya melaksanakan perayaan Maulid Hal yang demikian juga kita temukan dikalangan Nasrani yang membesar besarkan kelahiran dan wafatnya Nabi Isa Apa yang dilakukan kaum muslimin itu karena dilandasi rasa dan sikap cinta dan ta dhim hormat Kepada Nabi Muhammad Demi Allah mereka mendapatkan pahala atas perayaan itu bukan dosa atas bid ah yang mereka lakukan Haul al Ihtifal 37 Merayakan Maulid adalah wujud cinta kepada Rasulullah semata Pertanyaannya adalah masihkan kita butuh dalil untuk mencintai Rasulullah sementara Rasulullah tidak pernah meminta syarat untuk mencintai kita sebagai umatnya Cinta tak bersyarat Rasulullah kepada umatnya cukuplah menjadi landasan untuk mencintaiNya mikir Kata Cak Lontong Selamat Memperingati Maulid Nabi 12 Rabi al Awal 1441 H ABDUL WALID Alumni Ma had Aly Pondok Pesantren Salafiyah Syafiiyah Sukorejo Situbondo Dan Dewan Asatidz di Pondok Pesantren Nurut Taqwa Cemoro Banyuwangi

Bagikan Artikel
Baca Juga:  Adakah Nilai-nilai yang Bisa Dipetik dari Kunjungan Paus di Irak?
Best Automated Bot Traffic

About Islam Kaffah

Islam Kaffah