210508100524 626
210508100524 626

MUI Kecam Tindakan Keji Israel Terhadap Jamaah Masjidil Aqsha

JAKARTA – Aksi penyerangan secara brutal yang dilakukan oleh Polisi Israel menyebabkan ratusan warga Palestina mengalami luka-luka. Kekejaman yang dilakukan  oleh pihak Israel yang tidak menghormati hak-hak warga Palestina mendapatkan kecaman dari berbagai negara, termasuk juga dari Majelis Ulama Indonesia (MUI).

Tindakan pihak Israel dinilai telah menodai kesucian Masjid Al-Aqsa dan kesucian bulan Ramadhan sehingga penting bagi semua pihak untuk bereaksi atas segala tindakan keji yang dilakukan oleh Israel terhadap Palestina.

Ketua MUI Bidang Hubungan Luar Negeri dan kerjasama Internasional, Sudarnoto Abdul Hakim menegaskan peristiwa penyerangan yang dilakukan oleh militer dan esktremis kanan yahudi terhadap warga palestina yang melaksanakan ibadah di Masjidil Aqsha adalah tindakan biadab.

Tak hanya itu, penyerangan tersebut membuktikan dengan kasat mata bahwa otoritas Isreal memang tidak akan pernah dapat menghentikan spirit imperialistiknya.

“Tindakan brutal dan pengecut ini tidak saja bertentangan dengan prinsip prinsip kemanusiaan yang harus dijaga kedaulatannya, akan tetapi sekaligus merendahkan agama. Al-Quds adalah tempat suci dan terhormat bagi tiga agama besat Islam, Kristen dan Yahudi. Itu artinya, tiga agama ini telah dihinakan oleh sikap militer Israel,” kata Sudarnoto dalam rilisnya seperti dikutip dari laman Republika.co.id Sabtu siang, (8/5). 

Menurutnya, militer Israel benar benar melakukan kebodohan dan kesalahan fatal telah merusak suasana ibadah Siyam umat islam di bulan Ramadhan ini.

“Selama bulan suci ramadhan ini, tindakan militer dan kelompok yahudi ekstrim Israel yang tidak manusiawi. Ini semakin memperkeruh suasana politik di Palestina. Pemilu legislatif palestina terancam batal diselenggarakan. Karena itu, mereka sebetulnya telah menunjukkan keengganannya untuk membangun demokrasi yang sehat, dan ini tidak akan produktif bagi upaya menciptakan perdamaian,” ujar Sudarnoto lagi.

Baca Juga:  Takut Tersangkut Kasus HAM Muslim Uighur, Jaringan Toko Kain Australia Stop Impor Katun dari Xinjiang

Sehubungan dengan itu, MUI mengecam keras tindakan tindakan brutal ini. Sudah waktunya negara-negara besar seperti Amerika untuk segera mengambil inisiatif mengingatkan dengan keras Israel agar menghentikan tindakan tindakan biadab itu. “Di bawah kepeminpin Joe Biden, Amerika berpeluang besar untuk menekan Israel. Ini kesempatan Amerika.”

Selain itu, langkah empati dan konstruktif ini juga bisa dilakukan oleh negata negara Uni Eropa dan lain lain. “Secara bersama-sama negara negara ini bisa melakukan tekanan internasional twrhadap Israel melalui PBB. Jika diperlukan, Israel diberi sanksi internasional,” kata Sudarnoto.

Kepada OKI, MUI mengharapkan agar segera melakukan konsolidasi secara efektif guna menghentikan pertentagan dan membangun perdamaian sejati. Persatuan negara-negara anggota OKI sangat penting.  “Kepada pemerintah Indonesia, apresiasi disampaikan atas upaya-upaya kongkrit dalan membantu rakyat dan bangsa palestina selana ini. Upaya-upaya ini harus terus ditingkatkan sehingga benar-benar efektif menekan Israel. MUI dan umat Islam serta seluruh masyarakat yang mencintai agama, perdamaian dan kemanusiaan akan senantiasa membersamai perjuangan ini,” tandas Sudarnoto.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Hubungan suami istri

Heboh Anal Seks, KH Cholil Nafis: Haram Hukumnya!

Jakarta – Akhir-akhir ini heboh pemberitaan seorang wanita dan istri yang melaporkan suaminya yang juga …

umat muslim melaksanakan ibadah shalat idul fitri hijriah

Ini Alasan Aceh Disebut Serambi Makkah

JAKARTA – Orang-orang Indonesia sejak zaman Belanda telah melaksanakan ibadah haji, dahulu kala menggunakan kapal …