polisi israel menyerang jamaah muslim dengan granat setrum dan 210508130544 879
polisi israel menyerang jamaah muslim dengan granat setrum dan 210508130544 879

Aksi Brutal Polisi Israel Serbu Al-Aqsa, Sebabkan 170 Warga Palestina Terluka

YERUSALEM – Aksi brutal polisi Israel yang menyerbu jamaah di Masjid Al-Aqsa menyebabkan 170 warga Palestina terluka. Ketegangan selama sepekan ini meningkat antara pihak Israel dan Palestina, warga palestina memprotes pendudukan yang dilakukan oleh Israel ditanah Palestina.

Dilansir dari laman republika.co.id seperti yang dilaporkan Kantor berita Reuters, bahwa 178 warga Palestina dan enam petugas polisi terluka setelah polisi Israel menyerbu kompleks Masjid Al-Aqsa dan membubarkan jamaah di Yerusalem Timur. Layanan ambulans Bulan Sabit Merah Palestina mengatakan 88 orang Palestina yang terluka dibawa ke rumah sakit setelah terkena peluru logam berlapis karet.

Pekan ini, puluhan ribu jamaah Palestina memadati masjid pada Jumat (7/5) terakhir di bulan Ramadhan. Banyak dari warga Palestina itu melakukan protes untuk mendukung warga Palestina yang menghadapi penggusuran dari rumah mereka di tanah yang diduduki Israel.

Selama sepekan terakhir, warga dari wilayah Sheikh Jarrah, serta aktivis solidaritas Palestina dan internasional, menghadiri acara malam untuk mendukung keluarga Palestina di bawah ancaman pengungsian paksa. Polisi perbatasan dan pasukan Israel telah menyerang aksi duduk menggunakan air sigung, gas air mata, peluru berlapis karet dan granat kejut selama beberapa hari terakhir. Puluhan warga Palestina juga dilaporkan telah ditangkap.

Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniya mengingatkan bahwa konsekuensi atas agresi di Masjid Al-Aqsa akan terjadi. Haniya dilaporkan menghubungi sejumlah pejabat di wilayah tersebut, meminta dukungan mereka untuk menghadapi serangan terhadap jamaah Palestina di Al-Aqsa.

“Saya mengutuk para pemimpin Arab karena tetap diam saat mereka menyaksikan serangan terhadap Masjid Al-Aqsa,” ujar Mahmoud al-Zahhar, anggota lain dari biro politik Hamas dikutip laman Aljazirah, Sabtu.

Dia mengatakan satu-satunya solusi untuk situasi di Yerusalem adalah melalui “perlawanan bersenjata”.

Bagikan Artikel ini:
Baca Juga:  Jumat Berjilbab Bentuk Simpati Warga Selandia Baru Terhadap Umat Muslim

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

20210923170611

Taliban Akan Kembali Berlakukan Hukum Potong Tangan

KABUL – Pasca berhasil menguasai Afganistan, Taliban selalu menjadi perbincangan, berbagai spekulasi dan analisis diutarakan oleh …

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan berbicara di depan Majelis Umum PBB

Turki di Garis Terdepan Perang Melawan Islamofobia

New York – Turki siap mengambil peran utama dalam berperang melawan Islamofobia di komunitas internasional. …