MUI Sarankan Jamaah Tabligh Tunda Ijtima Di Gowa

0
500

JAKARTA – Jamaah tabligh akan menggelar ijtima di Gowa, menurut rencananya akan dihadiri oleh ribuan jamaah yang berdatangan dari berbagai daerah. Dengan pertimbangan kemaslahatan karena masih rentanya sebaran virus corona, MUI sarankan jamaah tabligh untuk menunda ijtima.
 
“Kita tidak boleh menganggap enteng bahaya dari virus corona ini karena kalau kita tidak mampu dan  tidak berhasil memutus mata rantai penularannya, maka korbannya tentu akan berjatuhan,” kata Sekretaris Jenderal MUI KH Anwar Abbas, melalui keterangan tertulisnya, Kamis (19/3).

Virus corona yang dapat menyebar dengan cepat dalam jarak dekat, harus diantisipasi dengan menjauhi keramaian atau tempat berkumpulnya orang banyak. Itulah yang menjadi penyebab MUI mengeluarkan fatwa untuk beribadah dirumah masing-masing.

Karena cepatnya penyebaran corona, banyak organisasi dan lembaga yang semula akan menyelenggarakan muktamar dan atau diskusi serta seminar membatalkan atau menundanya. “Hal ini agar tidak terjadi hal-hal yang tidak kita inginkan,” katanya.

KH Anwar mengatakan, kalau ada organisasi dan atau kelompok yang berencana akan menyelenggarakan acara dengan menghadirkan banyak orang, disarankan tidak menyelenggarakannya. Hal ini demi terhindarnya bangsa ini dari wabah corona.

“Oleh karena itu kaidah dar’ul mafasid muqoddam ‘ala jalbil mashalih atau menghindari dan menjauhi kemafsadatan harus kita dahulukan dari menarik kemashlahatan. Tentu dalam hal ini harus benar-benar kita kedepankan agar bencana dan malapetaka tidak mengenai diri dan bangsa ini,” katanya.