joe biden
joe biden

Murka dan Duka Presiden Biden atas Tewasnya 4 Pria Muslim di AS

Jakarta – Intimidasi hingga penghilangan nyawa masih menjadi salah satu ancaman serius muslim di Amerika Serikat (US). Berbagai upaya dihadirkan oleh komunitas muslim dan pemerintah untuk memberikan kesadaran bahwa semua agama dan manusia mempunyai kesamaan di Amerika, namun demikian ancaman masih terus terjadi seperti yang menimpa empat muslim terbunuh di Albuqueque.

Presiden Joe Biden menumpahkan amarah dan kesedihannya setelah empat warga Muslim di Amerika Serikat dilaporkan tewas dibunuh dalam serangkaian kejadian yang diduga berkaitan.
“Saya marah dan sedih atas pembunuhan mengerikan empat pria Muslim di Albuquerque,” ujar Biden melalui Twitter, seperti dilansir dari laman cnnindonesia.com Minggu (7/8).

“Sementara menunggu penyelidikan menyeluruh, doa saya untuk keluarga korban. Pemerintahan saya mendukung penuh komunitas Muslim. Serangan kebencian ini tak punya tempat di Amerika.”

Amarah Biden tercurah sehari setelah kepolisian Albuquerque mengumumkan bahwa mereka tengah menyelidiki pembunuhan empat pria Muslim. Insiden ini diduga terkait dengan pembunuhan satu pria Muslim lainnya tahun lalu.

Kepolisian menyatakan bahwa mereka menemukan korban terakhir pada Jumat malam di dekat kantor Layanan Keluarga Lutheran, yang memberikan bantuan untuk pengungsi.

Mereka tak mengungkap lebih lanjut identitas korban itu. Kepolisian hanya mengungkap bahwa pria itu berusia sekitar 20-an tahun dan “berasal dari Asia Selatan.”

“Penyelidik meyakini pembunuhan pada Jumat itu terkait dengan tiga pembunuhan pria Muslim lainnya yang juga dari Asia Selatan,” demikian pernyataan Kepolisian Albuquerque yang dikutip AFP.

Dua korban lainnya merupakan Muslim Pakistan. Satu korban berusia 41 tahun ditemukan pada 26 Juli, sementara yang lainnya berumur 27 tahun ditemukan pada 1 Agustus.

Para penyelidik saat ini sedang mendalami kemungkinan pembunuhan ketiga orang itu berkaitan dengan kematian seorang pria Muslim lainnya dari Afghanistan yang tewas pada 7 November 2021.

Untuk membantu pencarian, kepolisian mendesak siapa pun yang memiliki informasi mengenai pembunuhan ini untuk menelepon mereka.

Kelompok pemerhati hak asasi manusia Muslim AS, Dewan Hubungan Amerika-Islam (CAIR), juga menawarkan imbalan US$10 ribu bagi pihak yang memiliki informasi terkait pembunuh para pria Islam tersebut.

Sementara pencarian masih berlangsung, ketegangan di komunitas-komunitas Muslim di AS mulai meningkat.

“Sekarang, orang mulai panik,” kata direktur hubungan masyarakat Pusat Islam New Mexico.

 

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Check Also

malam nisfu sya'ban

Sya’ban: Bulan yang Dilupakan, Padahal Penentu Kualitas Ramadan

anpa banyak disadari, kita kembali berjumpa dengan bulan Sya’ban—bulan kedelapan dalam kalender Hijriah—yang menandai bahwa …

alissa wahid 1768960248350

Alissa Wahid : Petugas Haji Indonesia Salah Satu yang Terbaik

Jakarta – Direktur Jaringan Gusdurian Indonesia, Alissa Wahid menilai petugas haji Indonesia selama ini dikenal …