khofifah tutup mtq pamekasan
khofifah tutup mtq pamekasan

Pelaksanaan MTQ XXIX di Pamekasan Berjalan Sukses, Khofifah Harapkan Pererat Ukhuwah Islamiyah

Surabaya –Musabaqoh Tilawatil Qur’an (MTQ) bukan sekedar ajang unjuk para peserta atau yang disebut kafilah, namun merupakan momentum untuk membumikan dan mengimplementasikan Al-Quran ditengah masyarakat. Hal ini disampaikan oleh Gubenur Jawa Timur, Hj. Khofifah Indar Parawansa pada acara penutupan Musabaqoh Tilawatil Qur’an XXIX di Pamekasan, Madura, Jawa Timur.

Gubenur Jatim juga sangat bersyukur bahwa pelaksanaan MTQ Jatim berjalan dengan lancar, aman, tertib dan sukses. Baik dalam penyelenggaraan, penerapan protokol kesehatan, pemberdayaan ekonomi, hingga membangun atmosfer nilai-nilai Qur’ani.

“Terima kasih seluruh kafilah, terimakasih juga kepada seluruh masyarakat Pamekasan khususnya Bupati Pamekasan yang telah mendukung suksesnya penyelenggaraan MTQ kali ini. Bagaimana suasana MTQ ini begitu terasa di Pamekasan ini. Semoga MTQ ini menjadi penguatan kebersatuan kita, mempererat ukhuwah Islamiyah kita, dan bahwa dari spirit MTQ ini akan mendorong bangkitnya Jatim yang kita cintai ini,” kata Khofifah, seperti dikutip dari laman republika.co.id Rabu (10/11/2021).

Menurut Khofifah, pelaksanaan musabaqah ini memiliki makna penting dan sarat dengan nilai-nilai yang diimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Khofifah menyebut kegiatan ini bisa menumbuhkan kesadaran spiritual tentang pentingnya ajaran Al-Qur’an sebagai pedoman membangun kepribadian umat Islam.

“Mari kita jadikan MTQ ini tidak hanya sekedar ajang untuk mengukir prestasi semata, melainkan lebih dari pada itu sebagai sarana perekat rasa kebersamaan, sarana membangun kekuatan berdasarkan nilai-nilai Islami dalam rangka menyukseskan pembangunan untuk Jatim yang aman dan sejahtera,” tambahnya.

Tak hanya itu, Khofifah menyebut makna-makna Qur’ani yang telah dibangun pada kegiatan MTQ ini, hendaknya menjadi kekuatan untuk Jatim Bangkit.

Selain itu, pemahaman dan pengetahuan terhadap Al-Qur’an akan menjadi satu kekuatan yang luar biasa dalam membangun akhlaqul karimah dalam diri, keluarga, kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara.

Baca Juga:  Aljazair Terjemahkan Al-Quran Dalam Bahasa Prancis Untuk Jembatani Muslim Eropa

“Saya berharap nilai-nilai Qur’ani ini akan menjadi kekuatan kita untuk membangun masyarakat Jatim yang lebih baik, sejahtera lahir dan batin,” ungkapnya.

Khofifah ingin MTQ ini tidak hanya dipahami sebagai kompetisi. Namun merupakan salah satu momentum dakwah untuk memasyarakatkan budaya baca, tulis dan pemahaman Al-Quran. Agar kandungan nilai-nilainya dapat teraktualisasikan dalam kehidupan sehari-hari.

“Apabila hal tersebut sungguh-sungguh kita upayakan, Insya Allah suasana religius yang sangat terasa pada saat penyelenggaraan MTQ ini, tidak berlalu ketika kegiatan ini selesai, namun tetap menjiwai seluruh dinamika kehidupan masyarakat baik di Pamekasan, maupun seluruh masyarakat Jatim,” tambahnya.
Sementara kepada Juara Umum MTQ yang diraih Lamongan, Khofifah menyampaikan selamat atas prestasi yang diraih.

Ia berharap, para juara tidak berpuas diri, terus mengasah kemampuan dengan berlatih, dan terus mempersiapkan diri untuk MTQ tingkat nasional ke-28 tahun 2022 yang akan digelar di Kalimantan Selatan.

“Tentu kami berharap bisa membawa hasil terbaik bagi Provinsi Jawa Timur. Jika Jatim bisa juara umum pada MTQ nasional nanti, maka para bupati dan wali kota ikut andil juga, karena yang dikirim ke Pamekasan ini adalah yang terbaik dari yang paling baik, dan telah melalui pembinaan, penguatan, pengayaan serta pelatihan, tentunya dengan doa dan dukungan dari semua,” pesan Khofifah.

Sementara Bupati Pamekasan Badrut Taman menyampaikan terima kasih kepada seluruh kafilah dan seluruh pihak yang terus ikut mengawal empat pokok tujuan pelaksanaan atau komitmen MTQ kali ini.

“Alhamdulillah berkat pertolongan Allah pelaksanaan MTQ ini berjalan lancar. Kemudian protokol kesehatan juga terus kami kawal dan terus mendampingi kafilah baik di venue, penginapan, rutin kami swab termasuk saat akan penutupan ini. Sekali lagi, bagi kita juara bukan yang utama namun yang utama meletakkan Al Quran di hati kita semua,” pungkasnya.

Baca Juga:  Viral Pernikahan Massal di Pesantren Sidoarjo Rahasiakan Calon Pengantin

Penutupan ini ditandai dengan penyerahan Piala Gubernur Jawa Timur kepada Juara Umum MTQ XXIX Jatim yakni Lamongan. Penyerahan langsung Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa ke Bupati Lamongan Yuhronur Efendi di Lapangan Nagara Bhakti Pendopo Ronggosukowati Pamekasan.

Selain Lamongan, yang meraih peringkat kedua yakni Sidoarjo, ketiga Tuban, keempat Gresik dan peringkat kelima diraih Lumajang.

Selain itu, dalam penutupan kali ini, diserahkan Bendera MTQ XXIX Jatim 2021 kepada tuan rumah penyelenggara MTQ XXIX Jatim Tahun 2023 yakni Kota Pasuruan, yang diterima langsung oleh Wali Kota Pasuruan Saifullah Yusuf.

Hadir pula Kapolda Jatim Irjen Nico Afinta, Pangdam V/Brawijaya Mayjen TNI Suharyanto, Wakil Ketua DPRD Provinsi Jatim Sahat Tua Simanjuntak, Kepala Perwakilan BI Jatim Budi Hanoto, Plh Sekdaprov Jatim Heru Tjahjono, hingga sejumlah Bupati/Wali Kota se-Jatim.

Bagikan Artikel ini:

About redaksi

Avatar of redaksi

Check Also

Akhirussanah PPUM

Ponpes Ummil Mu’minin Simbaringin Gelar Akhirus Sanah: Mencetak Generasi Qur’ani Berwawasan Global

PPUM – Pondok Pesantren Ummil Mu’minin Simbaringin, Mojokerto, Jawa Timur menggelar Haflah dan Akhirus Sanah …

Wanita Arab Saudi dengan model rambut baru

Tak Lagi Wajib Pakai Jilbab, Wanita Arab Saudi Eforia Rambut Bondol

Riyadh – Para wanita di Arab Saudi kini tak lagi wajib memakai jilbab. Kerajaan Arab …