Pemerintah Jangan Lengah Tangani WNI Eks ISIS

0
35

Jakarta – Pemerintah diminta tidak lengah dalam menangani eks anggota ISIS. Mereka harus disaring sebelum benar-benar kembali.

“Menurut saya, lihat dulu, mereka sudah betul-betul menyesali, betul-betul kalau kembali pulang berjiwa nasionalis, silakan. Mereka kan meninggalkan Indonesia dalam rangka membangun khilafah di sana,” kata etua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siradj di Jakarta, Sabtu (11/1/2020).

Ia tidak menampik pernyataan Menko Polhukam Mahfud MD yang menyatakan bahwa 187 WNI diduga terlibat jaringan teroris internasional. Dia menjelaskan terdapat 1.000 lebih WNI yang tergabung dan menjadi simpatisan ISIS.

“Iya, kalau saya katakan 1.000 lebih yang bergabung ISIS,” imbuh Said Aqil.

Said pun mengingatkan pemerintah untuk mengurus hal tersebut. Pemerintah juga harus terus tegas terkait program deradikalisasi. Jangan sampai para WNI terkontaminasi kembali.

“Harus betul-betul serius menanganinya. Jangan cuma abal-abal. Nanti kecolongan,” cetusnya.

Baca Juga:  Beda Tafsir Khilafah : Dari ISIS, HTI, FPI Hingga Ahmadiyah

Tinggalkan Balasan